SELEBRITIA

Agnes Monica, 'Not A Girl, Not Yet A Woman'

Sabtu, 17 Desember 2005 15:00  | 

Agnes Monica






KapanLagi.com - Oleh: Rita Sugihardiyah

Agnes Monica memang sosok artis kontroversial sekaligus fenomenal yang kerap menimbulkan pendapat publik tentang figure dirinya, meskipun demikian semua sepakat memandang Agnes sebagai artis muda multi-talented.

Sosok

Energik, cantik, kreatif, dan penuh inisiatif, itulah Agnes Monica. Mantan penyanyi cilik yang tengah beranjak dewasa ini dikenal sebagai artis yang tak bisa diam. Mulai menyanyi, akting sampai presenter pernah dicobanya, walhasil kemampuan dan sifat tak mau diamnya ini memberi banyak berkah bagi putri pasangan Ricky Muljoto dan Jenny Siswono.

Sejak kecil memang Agnes pandai mengatur waktu, terbukti dengan seabregnya kegiatan yang dilakoninya, Agnes tak pernah tinggal kelas, bahkan selalu mendapat ranking di kelasnya. Padahal jadwal yang harus dijalani Agnes begitu padat, mulai dari les piano, bahasa inggris, ice-skating dan badminton. Selain itu show nyanyi setiap beberapa kali dalam sebulan juga di jalaninya, bahkan Agnes sempat show di Los Angeles selama 10 hari di saat kenaikan kelasnya.

Kegiatan Agnes pun makin padat saat lulus dari SD Tarakanita Jakarta dan melanjutkan ke SLTP Pelita Harapan. Tak hanya dunia nyanyi yang digelutinya, Agnes mulai menjajal dunia ackting, jadi presenter TV dan juga bintang iklan.

Jerih payahnya tak sia-sia, pada tahun 1999 Agnes meraih penghargaan Panasonic Award versi pembaca acara anak-anak terbaik, Agnes juga menempati urutan pertama polling artis beranjak remaja terbaik versi artiscilik.com.

Beranjak remaja Agnes pun mulai mencicipi dunia seni peran dengan mulai membintangi serial pertamnya Lupus Milenia di Indosiar yang diikuti memerankan beberapa sinetron seperti MR HOLOGRAM dan FTV di SCTV, PERNIKAHAN DINI, FIRST KISS dan beberaoa sintreon terbarunya yang masih kejar tayang sampai saat ini.

Prestasi

Tahun 2003 dan 2004 silam bisa dibilang menjadi tahun penuh kejayaan Agnes, pasalnya di tahun tersebut Agnes menyabet hampir semua penghargaan bergengsi. Mulai penghargaan Penyanyi Pop Wanita Terbaik (AMI), Duo Terbaik (bareng Ahmad Dhani), dan lagu Dance Terbaik untuk lagunya 'Bilang Saja'.

Tak hanya berhenti disitu gadis yang terlahir di Jakarta, 1 Juli 1986 silam ini juga ditahbiskan sebagai Penyanyi Pendatang baru Terbaik di Anugerah Planet Muzik (APM) Singapura tahun 2004. Sementara debut albumnya sendiri, "...AND THE STORY GOES..." yang dirilis tahun 2003, meraih double platinum.

Meski tahun ini Agnes harus rela terdepak dari ajang Panasonic Award yang jatuh ke tangan artis cantik Tamara Blezinsky, tak menyurutkan langkah Agnes untuk terus berkiprah dan menelorkan album baru.

Penghujung tahun 2005 ini dipilih Agnes sebagai tahun yang tepat untuk merilis album gress nya. Album bertajuk WHADDUP A'?! yang terdenfar cukup aneh di telinga ini dipilih Agnes sebagai sebuah penafsiran dirinya terhadap eksploitasi musik yang dijalaninya. Bagi Agnes sendiri 'WHADDUP A' merupakan plesetan dari 'Ada Apa lagi dengan Agnes'.

Dalam album tersebut, mantan penyanyi cilik yang hobi berskating ria ini terlihat memang ingin memberi warna dan brand image baru bagi dirinya secara pribadi. Vocal Agnes juga terlihat semakin matang dalam album ini, hampir semua lagu yang diciptakan Ari Bias, Melly Goeslaw, Yudis, Andi Rianto, Dewiq, Valent dilahap dengan mudah. Baik jenis musik hip hop, rock, ballad, folk, dance, R&B maupun pop.

Keterlibatan musisi besar semacam Erwin Gutawa, Andi Rianto, dan Addie MS dengan Victorian Philharmonic Orchestra-nya merupakan sesuatu yang sangat menarik. Bisa dibilang WHADDUP A'?! adalah salah satu bentuk pengakuan akan sebuah kualitas dan esksistensi seorang Agnes.

Go International is My Dream

Bisa dibilang Agnes kerja total dalam pembuatan album ini, mulai menulis lirik yang diklaimnya sebagai bentuk eksplorasi pribadi, sampai menggandeng Keith Martin, musisi yang tenar dengan tembang BECAUSE OF YOU ini untuk ikut terlibat rela dilakoni Agnes. Semunya dilakukan Agnes untuk membuat album bernuansa 'Pink And Gold' ini makin greget.

Keterlibatan Keith sendiri ini dikaitkan dengan ambisi Agnes untuk go internasional, benarkah demikian? apapun itu usaha yang dilakukan Agnes patut diacungi jempol, karena Agnes memang bukan tipe gadis yang mudah menyerah dengan keadaan pasar lokal yang dirasanya sulit untuk diketahui 'keinginanya'.

Ambisi untuk go internbasional memang sangat kentara, sebelum menggandeng Keith untuk proyek albumnya, Agnes juga pernah beradu akting dengan Jerry Yan, aktor yang melambung dalam serial laris METEROR GARDEN untuk sebuah serial televisi berjudul THE HOSPITAL.

Tekad artis yang masih menimba ilmu di Universitas Pelita Harapan ini untuk mengembangkan karier internasionalnya memang tidak main-main. Agnes mengaku usai merampungkan album barunya dia siap menerima tawaran kembali bermain di serial televisi luar negeri.

Popularitas

Meskipun tak tergeser dari ajang Panasonic Award 2005 lalu, bukan berarti popularitas Agnes menurun, Agnes selalu tahu bagaimana menjaga popularitasnya. Bagi Agnes popularitas adalah dampak dari sebuah kerja keras dan itu terasa lebih jujur.

Seronok

Sebagai seorang artis yang masih berjiwa muda Agnes terkadang kontrovesial. Terlihat dari gaya busana yang dipakai, yang terkadang cap seronok nempel di badannya. Agnes sendiri menyatakan bahwa seronok atau tidak seronok datangnya dari pikiran orang itu sendiri. Baginya berpakaian seronok belum tentu mengundang hal yang negatif, karena ada orang yang berpakaian komplit tapi bisa juga mengundang hal yang seronok. Semua tergantung pada orangnya.

Natal Bagi Agnes

Sebagai seorang Kristiani tentu merayakan natal dan berkumpul dengan keluarga dan orang terkasih adalah sebuah momen yang indah, namun bagi Agnes Natal baginya adalah tetap show. Agnes sendiri tidak takut untuk dikatakan penganut agama yang tidak baik.

Bagi Agnes orang yang berdoa hanya pada Natal dan Paskah saja adalah orang yang berpikiran picik. Masalah agama adalah masalah person, dengan melakukan show pada saat Natal tidak menjadikan dirinya lebih jelek daripada orang lain.

Itulah Agnes Monica terkadang sangat kontroversi, namun disaat yang sama dia menunjukan sesuatu yang lain. Penampilanya diusia 19 tahun ini menandai sebuah perubahan yang dapat disebut 'not a girl, not yet a woman.' (ww/rit)

Lihat foto: [url=http://kapanlagi.com/g/agnes_monica20.html]Agn (ww/rit)