SELEBRITIA

Astri Nurdin, Langganan Peran Protagonis

Jum'at, 02 Juli 2010 14:31  | 

Astri Nurdin







KapanLagi.com -

Oleh: Puput Puji Lestari

Dikaruniai wajah cantik dan menawan adalah karunia yang menyenangkan. Tapi, ada kalanya kecantikan itu menjadi penghambat untuk mencapai keinginan. Hal itulah yang dirasakan Astri Nurdin. Pemain film ini sebenarnya ingin sekali mendapatkan peran antagonis yang belum pernah dilakoninya.

Pengalamannnya bermain di film MERAH PUTIH, SEHIDUP TAK SEMATI, dan DARAH GARUDA selalu menjadikannya sebagai tokoh protagonis. Memilih dunia peran sebagai garis hidupnya, mantan mahasiswa Hukum UI ini tak mau setengah-setengah. Kelas akting bersama Slamet Rahardjo diambil sebagai modal dasar.

Lagi-lagi karena wajah ayunya, Astri merasa tidak bisa leluasa memilih peran. Banyak orang bilang wajah ayunya sangat mewakili kecantikan orang Indonesia, di tengah banyaknya pemain berwajah indo. Karena itu, Astri merasa mendapat tugas membawa nama Indonesia yang baik. Film berbau porno sudah pasti ditolaknya. Saat berbicang di Plasa Senayan dengan KapanLagi.com, Rabu (30/6), Astri yang sedang menemani buah hatinya jalan-jalan mencurahkan pengalaman hidupnya.



Astri Nurdin

FILM DAN ASTRI...

  • Film adalah?
    Film adalah sebuah karya seni yang untuk menghibur masyarakat. Kalau misal genrenya drama ada hikmah yang bisa kita ambil. Kalau komedi yang bisa bikin ketawa.
  • Perannya kok protagonis terus? Pilih-pilih peran ya?
    Sebenarnya nggak juga, aku pingin peran antagonis juga. Tapi sayangnya peran yang ditawarkan selalu protagonis. Face aku, katanya itu face orang baik-baik teduh jadi cocoknya tokoh protagonis. Padahal pingin nyoba peran yang antagonis. Ya sudahlah, mau gimana lagi.
  • Pengalaman syuting paling mengesankan?
    Syuting di Ungaran pelosok banget. Di situ benar-benar klosetnya pakai kayu. Yang kalau kita BAB bisa nyiprat naik deh tinjanya. Aku nyoba pipis aja, kalau buat BAB aku kembali ke hotel. Semuanya berkesan dalam hidup aku. Titik balik saat ikut membuat film yang sangat serius. Menurut aku kalau sebuah pekerjaan sesuatu maksimal hasilnya bagus. Jangan setengah-setengah.
  • Tawaran peran yang menarik?
    Kalau dapat info casting, yang aku tanya sutradaranya siapa. Kalau Deddy, Joko Anwar, Yadi langsung ikut. Rata-rata sutradara kita itu potensial lho. Selain sutradara genrenya apa, terus sinopsisnya. Terakhir pemainnya siapa aja. Kalau barengan Slamet Rahardjo aku pasti langsung mau. Karena dia pemain senior yang menurut aku mau di film maupun di teater bisa all out. Mau main apa aku mau ikut asal nggak esek-esek.
  • Emang belajar akting?
    Dulu ikut sekolah akting di tempat om Slamet Rahardjo tapi belum kesampaian main bareng beliau.
  • Kalau orang bilang wajah kamu Indonesia banget?
    Mbak orang yang kesekian kali bilang begitu. Makanya aku menjaga image aku sebaik-baiknya. Sekarang jarang kan ada pemain yang wajahnya benar-benar Indonesia. Sinema kita dipenuhi oleh wajah kebule-bulean. Aku pilih pilih peran juga karena hal itu. Pokoknya kalau ada esek-esek no way.
  • Tips jaga kecantikan?
    Rutin cream pagi, malam, dan cuci muka. Itu wajib menurut aku, nggak ada tambahan-tambahan lain. Buat aku kalau sudah merawat diri sejak awal, nggak perlu pakai tambahan ekstrem. Cuma olahraga dan makan teratur.


PERSONAL

  • Bahagia jika?
    Yang membuat aku bahagia saat melihat keluargaku bahagia terutama anakku.
  • Pengalaman paling mengharukan?
    Pengalaman mengharukan waktu aku keterima di UI. Ambil jurusan hukum. Tapi sebenarnya nggak mau ambil hukum, maunya ambil komunikasi UI tapi nggak dapat izin dari orang tua. Terharunya karena berhasil menyisihkan seluruh peserta dari satu Indonesia. Kalo bisa masuk komunikasi, terharunya double.
  • Pilihan karir antara dunia entertain dan memanfaatkan ilmu hukumnya pilih mana?
    Jelas dunia entertainment, karena masuk fakultas hukum itu paksaan orang tua, bukan maunya aku.
  • Hadiah terindah yang pernah diterima?
    Hadiah terindah untuk aku adalah anak yang Tuhan titipkan.
  • Film favorit?
    ANALIZE THIS, PRETTY WOMAN, JANJI JONI, VIRGIN SUICIDE, TRANSFORMER. PRETTY WOMAN nggak kehitung nonton berapa kali, yang paling aku suka saat Richard Gere datang bawa bunga naik limo putihnya.


ASTRI DAN KELUARGA

  • Bagi waktu?
    Tips membagi waktu adalah melihat skala prioritas, karena nggak mungkin kita bisa mengerjakan dua hal sekaligus, apalagi jika berbeda tempat.
  • Anaknya Astri sekarang berapa?
    Anakku 1. Namanya Indira. Artinya cantik dalam bahasa sansekerta. Panggilannya Indie kependekan dari independen artinya mandiri. Semoga jadinya anak cantik yang mandiri. Amien.
  • Btw, film apa yang dikerjakan sekarang?
    Menunggu sekuel MERAH PUTIH, DARAH GARUDA keluar. Saat ini lagi nggak ambil kerjaan dulu. Konsen sama anak karena lagi liburan sekolah.
  • Harapan pada anak?
    Mbak tau nggak, ini pengalaman sama anakku. Kan pernah suatu sore aku izin sama anakku, aku bilang, "Mama pergi bentar ya sore ini mau ketemu orang." Terus tau-tau dia langsung mojok dan berdoa, "ya Allah, semoga mama nggak jadi pergi." Terus tau nggak apa yang terjadi mbak? Teman aku telpon dan batalin pergi dengan aku. Doanya terkabul. Aku selalu ngajarin ke dia, kita harus selalu berusaha dan berdoa itu saja.
  • Tabung gas banyak meledak dan menelan korban?
    Asal penggunaannya benar, dan masa kadaluarsanya masih baik, kita bisa mencegah dari meledaknya gas. Aku di rumah juga masak pakai gas, nggak masalah.
  • Emansipasi?
    Emansipasi itu bukan berarti semua yang dikerjakan laki-laki harus bisa dikerjakan perempuan. Setiap wanita harus bisa menempatkan dirinya sesuai kemampuannya. Memanfaatkan talenta yang dimiliki secara maksimal.

(kpl/uji/nat)

Lihat Galeri Photo Astri Nurdin:

Astri NurdinAstri Nurdin
Astri NurdinAstri Nurdin
Astri NurdinAstri Nurdin