SELEBRITIA

Choky Sitohang, Lebih Kuat Setelah Menikah

Sabtu, 31 Juli 2010 12:42  | 

Choky Sitohang






KapanLagi.com -
Oleh: Aditia Saputra

Siapakah presenter laki-laki yang paling booming saat ini? Jawabannya tak lain adalah Choky Sitohang. Pria bernama lengkap Binsar Choky Victory Sitohang, yang mengawali karirnya sebagai pembaca berita (sekaligus reporter/jurnalis) di sebuah stasiun televisi swasta di tahun 2002 ini, memang sudah tidak asing lagi. Apalagi sejak didapuk membawakan acara pencarian jodoh, TAKE ME OUT INDONESIA dan TAKE HIM OUT INDONESIA membuat namanya semakin dikenal.

Wajah tampan, badan tegap, karir mulus dan tak pernah digosipkan yang negatif, membuat Choky jadi idola cewek-cewek. Sampai akhirnya Choky memutuskan untuk menikahi pacarnya, Melissa Ariani (Chacha) pada 18 Juni 2010. Lalu apakah ada yang berubah dari kehidupannya setelah menikah? Simak wawancara eksklusif KapanLagi.com di sela-sela pembuatan iklan layanan premium di Jalan Tebet Timur Dalam Raya, Jakarta, Sabtu (24/07) lalu.


Choky Sitohang

  • Kayaknya makin hari tambah sibuk aja nih?
    Jadi biasanya kalau bangun tergantung kerjaan kita di malam sebelumnya. Apa yang sudah direncanakan dalam schedule saya sebelumnya, maka itu yang saya lakukan. Jadi kalau besoknya biasanya ada program TV di atas tengah hari, maka saya bisa tidur jam 4 subuh, karena nyampe rumah jam 3-an. Saya pada dasarnya mengejar kuota selama enam jam untuk kualitas yang baik, bangun sudah fresh lagi, tentu saja dengan makan dan siap-siap menuju studio, begitu terus sampai selesai.
    Terkadang ada 2 program TV malah, ada yang live, taping, dan yang lainnya. Jadi Senin-Jumat kebiasaanya sudah seperti itu. Kalau di weekend bukan berarti saya bisa berleha-leha, karena di saat itu banyak pekerjaan menanti, seperti produk iklan, meet and greet, MC nikahan.
  • Semuanya kan sudah dijalani, kalau boleh memilih mana yang lebih enak, jadi orang biasa atau artis?
    Kalau saya dengan apa yang sudah saya cita-citakan selama ini, saya lebih ingin menjadi saya yang sekarang. Kenapa? Karena setiap pekerjaan yang saya ambil, itu ada komitmen, ada konsekuensi yang harus saya ambil. Saya memang kurang tidur, mungkin saya tidak bisa tidur seperti kebanyakan orang, tapi saya dapat kebahagian. Saya juga dapat materi. Pekerjaan adalah suka cita yang saya diberkahi. Jadi saya pilih pekerjaan ini.
  • Mencoba hal yang berbeda, main sinetron atau main film misalnya?
    Kalau main film saya pernah melakukannya di tahun 2007. Kalau sinetron sepertinya sulit meski sudah ditawari berbagai kontrak. Saya kan terikat banyak kontrak harian atau akhir pekan. Tentu saja saya menolak dengan halus. Saya cuma ada waktu 24 jam. Saya juga harus memikirkan kesehatan saya.
  • Meski sangat sibuk, Choky punya tim manajemen sendiri. Bisa diceritakan?
    Manajer saya Pak Sonny Salim, beliau yang selalu membantu saya, mengatur schedule saya sampai administratif, pasal hukum, semua kontrak. Beliau lah yang mengatur sampai soal keuangan. Beliau juga punya anak buah.
    Saya punya banyak pekerjaan yang complicated sehingga membutuhkan back-up. Saya juga punya 3 orang asisten yang rolling membantu saya. Karena saya punya 5 program TV. Dan ini juga sekaligus membuka lapangan pekerjaan, anak-anak muda yang berpotensi. Jadi mereka dihadirkan untuk mendukung penampilan saya di lapangan. Jadi kehadiran mereka mungkin membantu saya untuk membawa barang. Saya juga harus tampil prima. Jadi saya nggak bisa memikirkan lainnya ketika saya harus memikirkan konten.
    Di beberapa daerah, saya juga harus menepati waktu saya. Karena ada beberapa klien saya yang memiliki keinginan macam-macam. Saya juga akan mengakomodir keinginan para fans untuk berfoto selama saya bisa akan saya lakukan. Kalau nggak bisa akan saya tinggalkan, tentunya dengan cara yang halus. Ada juga para fans yang maunya ingin ngerusak, ada juga kan ya, saya merasa aman sih makanya saya nggak perlu bodyguard, tapi saya punya asisten yang akan membantu saya. Intinya itu.
  • Apa kiat Choky jadi presenter yang enggak membosankan? Apa ada kiat untuk belajar agar pemirsa tidak bosan?
    Ya tentu saya terus berinovasi ya. Saya tonton tayangan orang kalau saya ada waktu. Saya pelajari mereka punya bahan. Saya juga baca koran, majalah, media online, saya kuatkan network saya. Jadi kalau saya nantinya punya tantangan bikin program, semua itu akan terekam dalam benak saya.
  • Rasanya punya banyak penggemar wanita bagaimana sih Choky?
    Menyenangkan, pasti bangga, senang. Kalau godaan sih pasti ada karena kita bertemu dengan banyak orang. Karena kita seorang public figure, tentunya kita menjadi sorotan. Kalau orang biasa tentunya tidak akan seperti ini. Tapi kita memilih bagaimana menjaga hidup yang baik. Ketika kita punya masalah maka kita harus bisa menyelesaikan dengan baik, ketika kita mendapatkan masalah fatal, saya akan berpikir agar semua ini sia-sia.
  • Gimana dengan kehidupan setelah menikah?
    Setelah menikah saya jadi lebih kuat. Karena saya dijaga oleh janji setia di depan Tuhan. Saya merasa lebih lengkap dengan kehadiran penolong. Istri adalah penolong bagi saya. Hidup saya lebih seimbang setelah menikah. Saya juga percaya bahwa saya akan selalu mendapat dorongan.
  • Seperti apa detilnya?
    Saya punya teman untuk berdoa. Ketika pagi kami berdoa. Dalam nasrani kami berdoa bersama. Menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Saya yakin kalau kita klop kita akan diberikan bantuan-Nya.
  • Istri selalu ikut dalam kegiatan Choky?
    Kadang ikut kadang nggak. Saya kan sudah pacaran 4 tahun. Semuanya hanya mengulangi saja.
(kpl/adt/nat)

Lihat Galeri Photo Choky Sitohang:

Choky SitohangChoky Sitohang
Choky SitohangChoky Sitohang
Choky SitohangChoky Sitohang