SELEBRITIA

Sheila, Habis Gelap Terbitlah Terang

Selasa, 20 April 2010 09:04  | 

Sheila Marcia Joseph






KapanLagi.com -

Oleh: Muhammad Rasyad

"Manusia jatuh ke dalam dosa itu hal biasa, tapi manusia yang bangkit dari kegagalan, dari dosanya, itu hal yang luar biasa."

Baca Sebelumnya: Leticia, Jadi Salah Satu Kekuatan Sheila

Sheila, Habis Gelap Terbitlah Terang

  • Bulan April mengingatkan kita akan sosok Ibu Kartini. Kalau melihat sosok Kartini yang kayaknya udah mulai banyak dilupakan, menurut kamu gimana?

    Mungkin kalau sosok Kartini kan masa zaman dulu, perjuangan. Seperti gini, kayak film misalnya pahlawan siapa gitu, buat mereka itu boring, mereka butuh pahlawan dalam versi baru yang membuat mereka interesting, karena lebih menyentuh dalam kehidupan mereka dan aku rasa kita butuh sosok seperti itu untuk sekarang. Tapi back again, untuk sosok seperti itu enggak gampang dan butuh perjuangan dan tergantung si sosok itu seperti apa.


  • Sosok Mama buat Sheila seperti apa sih?

    Wah, luar biasa. Apalagi sekarang aku udah menjadi seorang ibu ya. Ngerawat anak aku yang baru satu setengah bulan aja enggak gampang, apalagi nanti kalau anakku sudah seumur aku sekarang. Dan aku baru merasakan, gila ya ternyata menjadi seorang ibu sangat-sangat gak gampang dan apa yang sudah Mama lakukan ke aku, luar biasa dan belum tentu aku bisa melakukan.

    Yang pasti aku tidak bisa membayar, aku tidak bisa balas budi ke Mama, aku disekolahin, dibesarin, dengan cinta kasih, itu aku gak bisa bales. Balikin duit juga gak mungkin, ya kan? Sudah bertahun-tahun Mama bayarin aku, gak mungkin gitu. Yang aku bisa lakukan sekarang adalah membayar ke Leticia dan menjadi anak yang baik buat Mama, udah itu aja. Dengan Mama mendidik aku dengan baik akan aku turunkan ke Leticia, dengan itu Mama juga seneng, bahagia punya cucu yang nanti hebat.

    Yah, aku ga nyangka aja, ngurus anak segitunya. Dan kalau aku mikir bandel-bandel, aku merasa 'Oh jadi perasaan Mama kayak gini yah'. Kadang-kadang aku suka evaluasi sendiri, dulu nih aku suka bandel, waktu ABG udah mau keluar-keluar rumah, udah mikirin pacaran, ih nanti kalau Leticia udah ABG gimana yah, aku jadi berangan-angan ke depannya seperti apa Leticia.


  • Tante Maria - Sheila - Leticia


  • Dengan sosok Kartini, ada salah satu bukunya, HABISLAH GELAP TERBITLAH TERANG, apa kamu merasa seperti itu kalau flashback kehidupan kamu?

    Yah, bagaimana kita menghadapi masalah, itu aja. Mungkin yang itu, dengan jalan pintas bunuh diri atau segala macam, aku rasa enggak bakal bisa lihat terang lagi. Manusia jatuh ke dalam dosa itu hal biasa, tapi manusia yang bangkit dari kegagalan, dari dosanya, itu hal yang luar biasa. Jadi di sini, bagaimana manusia yang luar biasa adalah kita harus bangkit, jangan terus pointing people, 'Oh kamu salah, oh kamu busuk, oh kamu jahat', no, lihat diri kita sendiri. Kita sudah bangkit gak dari kesalahan kita? Jangan bisanya cuma nunjuk orang doang.


  • So, sekarang planning Sheila apa nih? Mau balik ke presenter, nyanyi lagi atau malah film?

    Enggak tahu... Bocoran dikit nih, aku mau rekaman, dengan siapa dan apa dan bagaimananya masih dirahasiakan dulu. Film, Puji Tuhan ada beberapa tawaran, dan sepertinya tampak positif dan tinggal nego harga hehehehe. Terus untuk presenter juga ditawarin, tapi aku lagi kangen sama acting, lagi pengen nyanyi juga, jadi entar dulu deh.


  • Enggak pengen buku diary tentang Leticia dibuat buku sekalian?

    Aku pengen banget sebenernya, bikin buku cerita, tentang kehidupan aku, atau mungkin film, tapi menjadi angan-angan, masih belum ditumpahkan, jadi doain aja, (karena) aku pengen banget.


  • Bukunya bisa jadi kenang-kenangan buat Leticia juga?

    Yah, aku juga pengennya bikin sejujur-jujurnya supaya dia juga tahu bagaimana, yah pasti Leticia juga tahu bagaimana kehidupan aku, cuman aku enggak mau dia sampai salah berpikir 'Kok mamaku pernah masuk penjara', kok ini, itu. Dari situ aku pengen adanya buku dan film itu, Leticia bisa melihat side positifnya, karena aku juga terus terang enggak mau sampai Leticia malu lah dengan masa lalu aku. Yah, namanya juga anak-anak, kita gak pernah tahu.

Memang tak ada manusia yang sempurna, setiap orang pernah melakukan kesalahan di masa lalu. Tak perlu melihat ke belakang dan terus-menerus menangis menyesalinya, tapi yang paling penting bagaimana kita bangkit dan meneruskan perjalanan hidup kita, karena masih banyak hal-hal indah yang menanti kita di depan sana. Semoga ini jadi cahaya terang untuk melanjutkan perjalanan dan meninggalkan kegelapan di belakang.

Thank you Sheila, Tante Maria dan Leticia yang sudah berbagi kisah arti pengorbanan, cinta, kekuatan dan ketegaran!

Lihat Foto Curahan Hati Sheila Marcia Joseph

(kpl/gum/riz)