Dianggap vulgar, spanduk foto kecelakaan diprotes warga


Dianggap vulgar, spanduk foto kecelakaan diprotes warga
Ilustrasi Kecelakaan Bus. Ilustrasi shutterstock.com

2012-08-16 18:50:30

Niat Polres Trenggalek, Jawa Timur memperingatkan kepada para pemudik supaya hati-hati dalam berkendara, berbuah protes. Sebab spanduk bergambarkan 15 foto kecelakaan, justru menjadikan warga yang melintas merasa jijik dan mual.

"Secara psikologis foto-foto itu memang sangat mengganggu. Jangankan anak-anak, saya saja serasa mau muntah melihat gambar-gambar itu. Sungguh menjijikkan," kata Ermiko, pemuda Desa Karangan Kecamatan Karangan kepada Antara, Kamis (16/8).

Semua foto yang dipasang merupakan korban kecelakaan semua, sebagian foto justru diperbesar ukurannya. Banyak warga menilai foto-foto yang di pasang terlalu vulgar, ada yang korban dengan kepala pecah dan oraknya berceceran, hingga korban kecelakaan dengan usus terburai keluar.

Spanduk itu berada di posko pemantauan arus mudik lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah, di depan masjid Baiturrahman Trenggalek. Karena lokasinya strategis, tidak hanya pengendara yang bisa melihatnya, warga sekitar juga dengan mudah bisa melihat gambar yang dinilai vulgar itu setiap waktu.

Meski mendapat protes dari warga sekitar atau pengguna jalan yang melintas, Polres Trenggalek mengelak jika pemasangan foto-foto itu terlalu vulgar dan melanggar norma masyarakat.

"Ya itu tujuannya untuk shok terapi agar masyarakat berhati-hati," kata Kassubag Humas Polres Trenggalek, AKP Siti Munawaroh.



   



Komentar