Campuran Bumbu Musik Yang Sedap Dalam 'TABULA RASA'
dok. Lifelike Pictures
Kapanlagi.com - TABULA RASA hadir sebagai film bergenre drama keluarga yang mengangkat budaya dan masakan Minang. Di dalamnya penonton bisa menikmati cerita tentang Hans, seorang pemuda dari Serui, Papua, yang mempunyai mimpi menjadi pemain bola profesional. Namun nasib berkata lain, dan ketika Hans hampir kehilangan harapannya untuk hidup, ia bertemu dengan Mak, pemilik rumah makan Padang (lapau).
Di tengah perbedaan Hans dan Mak, mereka menemukan persamaan. Makanan merupakan iktikad baik untuk bertemu, dan lewat makanan dan masakan, Hans kembali menemukan mimpi dan semangat hidup.
Tak hanya dua kuliner barat dan timur yang dipadukan dalam TABULA RASA, musik yang akan mengisi film juga perpaduan dari dua budaya yang berbeda. Memasukkan alat musik klasik yang dipadukan dengan alat musik kontemporer. Irama khas dari triton, tifa, talempong, saluang, bansi, serunai dipadukan bersama melodi dari biola, cello, guitarlele, akordion serta sebuah grand piano yang berumur lebih dari 50 tahun.
Versi digital original soundtrack dari Tabula Rasa berisikan 24 track akan dirilis pada 23 September mendatang dan sudah dapat dipesan di iTunes https://itunes.apple.com/id/album/tabula-rasa-original-motion/id907650994. Nantinya soundtrack ini tidak hanya akan dirilis dalam bentuk CD, namun juga dalam versi piringan hitam (vinyl). "Ini cara kita menyambut masa kini sambil tetap menghargai, menghormati dan belajar dari masa lalu." Ungkap Indra mengenai pembuatan piringan hitam soundtrack Tabula Rasa.
Proses di balik pembuatan scoring oleh Indra Perkasa selaku music director dituangkan dalam sebuah video dalam channel Youtube TabulaRasaFilm. Dalam behind the scene Tabula Rasa yang dibuat oleh Yandy Laurens, sutradara muda berbakat pemenang XXI Short Film Festival 2013 dengan karyanya Wan An, Indra bercerita "Di setiap prosesnya TABULA RASA seperti menuntun saya untuk keluar dari zona nyaman saya. Untuk terus belajar menemukan hal-hal baru yang inspiratif.”
Film ketiga dari LifeLike Pictures yang disutradarai Adriyanto Dewo dan diproduseri oleh Sheila Timothy akan mulai tayang di bioskop pada 25 September 2014. Tagline Tabula Rasa adalah "Makanan adalah itikad baik untuk bertemu". Lewat masakan dan makanan keempat karakter ini bertemu, berusaha saling memberikan harapan dan semangat. Lewat masakan dan makanan, mereka berusaha saling memahami dan meleburkan perbedaan-perbedaan yang ada.
Lewat masakan dan makanan pula, Hans mendapatkan sebuah pelajaran yang berharga tentang hidup. Mungkinkah Hans mendapat kesempatan yang baru untuk memulai kembali hidupnya tanpa adanya sebuah prasangka yang buruk?
Terbaru dari TABULA RASA
(Di luar nurul, Inara Rusli dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dan Perzinaan!)
Berita Foto
(prl/dka)
Mahardi Eka Putra
Advertisement
-
Teen - Lifestyle Gadget Mau Foto Astetik? Kamera Mini Andalan Anak Skena yang Lagi Viral Ini Patut Dicoba
