

"Ini adalah skenario terakhir yang ditulis almarhum Misbach. Saya tahu beliau sebagai seorang dosen kepenulisan skenario yang handal. Untuk memberikan apresiasi, saya ingin karya saya ditulis beliau," ujar Habiburrahman El Shirazy penulis novel CINTA SUCI ZAHRANA, saat perskon film CINTA SUCI ZAHRANA, di Gandaria City, Jakarta, Selasa (7/8).
Penulis yang akrab dipanggil Kang Abik ini mengungkapkan, keinginannya untuk meminta Misbach sebagai penulis skenario, sempat diragukan oleh tim lain. Faktor usia saat itu menjadi pertimbangan, namun kenyataanya hasilnya luar biasa.
"Sempat ada sedikit keraguan karena usianya, beliau kehilangan sentuhan popnya. Hasilnya malah bagus sekali. Saya memang ikut mendampingi selama penulisan. Nuansa cinta ini mengajak kebaikan semoga menjadi kebaikan untuk beliau," harapnya.
Sayang setelah melalui tujuh kali revisi dan mencari lokasi syuting, almarhum meninggal dunia. Dia tidak sempat menyaksikan skenarionya menjadi film layar lebar.
"Jadi setelah lokasi lock, Pak Misbach meninggalkan kita semua. Itu kejadiannya awal-awal syuting di Semarang. Makanya bisa dibilang ini karya terakhir beliau," tegasnya. (kpl/uji/dar)