WHAZZ UP!




    FILM INDONESIA

    Dinilai Tidak Layak Tayang, Film ‘BAD WOLVES’ Disensor LSF

    Kamis, 22 September 2005 08:35 | 

    Sultan Djorghi




    Kapanlagi.com - Film BAD WOLVES besutan sutradara Richard Buntario nampaknya belum bisa dirilis secara serentak di bioskop kota-kota besar Indonesia. Pasalnya pihak Mabes Polri mendadak melayangkan sebuah surat kepada Lembaga Sensor Film (LSF), yang isinya menyebutkan bahwa film tersebut tidak layak tayang.

    Ada beberapa alasan yang dikemukakan dalam surat bernomor B/412/IX/2005/Sahli itu yang memberatkan pihak distributornya untuk memutar film BAD WOLVES sesuai jadwal tayangnya semula. Di antaranya, dalam film tersebut ada tanda salib yang dipakai pimpinan gank narkoba sehingga bisa menimbulkan kerawanan SARA, kemudian terdapat adegan mengisap shabu-shabu yang terkesan memberikan pelajaran bagaimana cara mengisap shabu-shabu, selain beberapa adegan vulgar dan kekerasan yang kerap kali ditampilkan dalam jalan ceritanya.

    Rencananya film yang dibintangi aktor Sultan Djorghi, Baim, dan Indra Bekti itu akan diputar serentak di 15 bioskop di beberapa kota di Indonesia, mulai Kamis (22/9). Namun Richard selaku pemilik rumah produksi Broadcast Design Indonesia mengaku belum menerima tembusan surat tersebut, walaupun sebenarnya dia sudah mengantongi surat ijin dari LSF untuk memutar filmnya sesuai jadwal.

    Richard juga memberikan komentar agar semua pihak mulai dari LSF, pemerintah, dan masyarakat harus bisa memberikan kebebasan berekspresi kepada para sineas. Sebab menurutnya, tidak menutup kemungkinan akan lahir generasi selanjutnya yang lebih bebas berekspresi ketimbang sineas-sineas yang ada sekarang ini. "LSF harus lebih modern dan siap menghadapi gempuran-gempuran sineas muda yang lebih liberal," kata Richard sebagaimana dikutip Kompas Cyber Media dalam situsnya.

    Menanggapi surat perintah Mabes Polri tersebut, Ketua LSF Titie Said mengatakan bahwa pihaknya sudah menyensor beberapa bagian film yang dirasa tidak layak ditampilkan untuk publik itu. Di sisi lain, Richard mengaku sangat kecewa, karena menurutnya pemotongan-pemotongan yang dilakukan oleh LSF justru akan mengganggu substansi cerita. "Tapi mau apa lagi. Kita sering kali berada di pihak yang kalah," ujarnya. (kcm/dni)

    Nama :
    Email :
    Komentar :
    Komentar yang tidak sopan akan dihapus.

    Komentar Pembaca (6)

    • Sulaiman (Senin, 14 Juli 2014 20:11)
      film tersebut pertama kali sya tonton di indosiar skitar jam 1 malam tp waktu mau download ga bisa film xjQuery17100012734805827562257_14053
      43287401 ada yang tw gak dimana ngedownload film bad wolves tersebut

    • Ikfan (Selasa, 01 Juli 2014 10:42)
      putar lagi film nya bad wolves

    • Asep (Kamis, 21 Maret 2013 14:01)
      padahal filmnya bagus.. kenapa pake di cekal segala sih

    • Rendy (Sabtu, 02 Juni 2012 00:36)
      Ini baru namanya Film...Kalau diluar negri gak mungkin film ini bakal di cekal...ckckckckckckck...Gimana mau maju negri ini kalau film nya kebanyakan sinetron terus...

    • Rendy (Sabtu, 02 Juni 2012 00:33)
      Sayang banget ya...Padahal film ini adalah film yg paling bagus yg pernah gw liat produksi Indonesia...

    • Adrian (Kamis, 25 Februari 2010 19:27)
      yah udah ngakk ada deh film bad wolves padahal bagus ada dj buddy santoso lagi tp adakan dj buddy santoso ???