

Salah satu dari film ini diharapkan mampu mematahkan jumlah penonton yang terus merosot dari hari ke hari. Karena selain berjuang dengan segala promosi, film tersebut juga mendapat saingan dari blockbuster Hollywood yang jelas akan mendapat tempat berbeda.
Menanggapi hal tersebut, Ichwan Persada sangat mengharap campur tangan dari pemerintah. "Sebenarnya sangat diperlukan campur tangan pemerintah. Malaysia saja yang masih tertinggal kualitasnya dari film kita sudah memulainya. Pemerintah memproteksi film nasional-nya dengan menetapkan jatah tayang wajib 2 minggu. Dengan demikian film nasional bisa punya waktu cukup untuk mengumpulkan penonton."
Kemudian produser film dokumenter CERITA DARI TAPAL BATAS ini melanjutkan: "Dan hasilnya memang terlihat di Malaysia. Sekarang jadi hal wajar jika film di sana bisa dapat 1 - 2 juta penonton. Pertumbuhan penonton film nasional-nya pun sangat mengagumkan, sangat berbeda dengan kita yang cenderung merosot."
Seperti yang diketahui, dirilisnya 3 judul di atas akan mendapat saingan dari THE EXPENDABLES 2 dan STEP UP: REVOLUTION yang akan tayang pada Kamis (16/8). Padahal di hari yang sama juga rilis PERAHU KERTAS besutan Hanung Bramantyo.
(kpl/abs)