
"Itu kejadian yang unik dan gak bisa dilupain. Gue berperan sebagai copet yang bernama Gubeng. Karena memang berasal dari Gubeng. Datang ke Jakarta mencari ayahnya. Eh gak dapat, malah jadi copet," tuturnya saat ditemui di preskon film, di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Kamis (21/6).
Ramon pun lebih lanjut menceritakan pengalaman yang hampir mencelakai dirinya itu. "Lagi syuting di Pasar Senen dan lagi adegan lari karena ketahuan nyopet. Tapi saking ramainya kameranya gak kelihatan, udah gitu orang yang lagi main bilyard di situ keluar semua karena ngira gue copet beneran. Tapi gue lari terus soalnya dikejar, karena disangkain copet beneran," kisahnya.
Dikejar dan hampir dikeroyok kalau misalkan Ramon tidak ketemu dengan salah satu kru film. "Terus gue mau dikeroyok, gue bilang kalau lagi syuting, tapi gak ada yang bantuin, kru gue gak ada sama sekali karena udah jauh banget. Dan untungnya gue ketemu juga ama salah satu kru, terus akhirnya orang-orang itu percaya kalau gue emang lagi syuting beneran. Itu tuh pengalaman yang gak enak banget deh," paparnya.
Berkali-kali berperan dengan karakter beda, ternyata Ramon pun masih menyimpan keinginan untuk memerankan tokoh nyata seperti dalam biopik "Ya seperti memerankan tokoh nyata, biografi gitu," pungkasnya. (kpl/ato/dka)