

Namun, di luar adegan tersebut, Maudy mengalir bebas. Ia memang sudah membaca novelnya di usia 14 tahun. "Sebenarnya film ini menantang banget buat aku, karena sutradaranya dah wow banget. Ditambah lagi main bersama Reza Rahadian dan Adipati Dolken," ungkapnya.
Maudy juga mengatakan bahwa Adipati Dolken juga sudah ngefans pada novel Perahu Kertas sebelumnya. "Jadi buat aku ini beban yang blessing banget. Umur 14 sudah baca bukunya," Ujar Maudy Ayunda dalam preskon film PERAHU KERTAS, di Epicentrum, Kuningan, Jaksel, Rabu (8/8).
Jika tertantang, lantas mengapa Maudy menghindari adegan berciuman? "Aku masih 17 tahun, jadi mikirnya masih nggak mau atau takut," ujarnya polos.
Peran utama Kugy yang diperankan oleh Maudy digambarkan sebagai cewek tomboy yang punya imajinasi liar. Impiannya sebagai penulis dongeng membuat dirinya selalu semangat.
"Cukup menantang yang perankan Kugy. Karena akan ada ekspektasi dari pembaca novel jadi banyak–banyak baca novelnya lagi sebelum syuting. Yang jelas saya sudah berusaha sebaik mungkin. Dan biarkan penilaian mengalir aja," terangnya.
Untuk bagian pertama, Maudy mengaku bisa menjalani dengan baik. "Yang paling sulit itu justru ada di bagian kedua nanti karena akan lebih banyak adegan nangis gara-gara konflik Remi, Keenan," katanya. (kpl/uji/dew)