FILM INTERNASIONAL

Film 'JOHN CARTER' Flop, Petinggi Disney Undur

Senin, 23 April 2012 10:01

Film 'JOHN CARTER' Flop, Petinggi Disney Undur

Kapanlagi.com - Petinggi Walt Disney Pictures, Rich Ross, memutuskan undur dari posisinya setelah tiga tahun menjabat sebagai chairman. Ia mengumumkan pengunduran dirinya Jumat (20/04) tepat sebulan setelah Mouse House mengumumkan bahwa film JOHN CARTER merugi sebanyak 200 juta Dollar.

"Selama 15 tahun, aku berkesempatan untuk bekerja dengan orang-orang hebat yang mewakili merek paling dicintai (Disney). Tapi orang hebat perlu berada dalam pekerjaan yang tepat, dalam peran yang mereka hayati sehingga mereka bisa mengembangkan kemampuan mereka secara maksimal," tutur Ross dalam sebuah kesempatan.

Ross merasa bahwa dirinya tak lagi tepat menempati posisi chairman Disney. Oleh karenanya ia dengan berat memutuskan untuk turun dari jabatannya tersebut setelah sejak Oktober 2009 menempati posisi tersebut. Di awal karirnya sebagai chairman, ia sukses membesut serial tv HIGH SCHOOL MUSICAL dan HANNAH MONTANA.

Menanggapi pengunduran diri Ross tersebut, CEO Disney Bob Iger mengatakan bahwa selama kurang lebih satu dekade, insting kreatif Ross telah banyak membantu Disney. "Insting kreatifnya, kemudian ketajaman nalurinya dalam bisnis serta integritas pribadinya telah berujung pada kesuksesan Disney," pujinya.

Iger pun menambahkan bahwa visi dan kepemimpinan Ross telah memberikan Disney banyak peluang. "Ia membuat Disney menjadi kehidupan sehari-hari bagi jutaan orang. Aku berterima kasih atas jasanya selama berkarir di Disney, dan mengharapkan ia akan meraih sukses dengan apa yang akan ia lanjutkan selanjutnya," ujarnya.

Dengan prestasi yang telah ia peroleh, blundernya dengan JOHN CARTER lah yang menjadi titik balik karirnya di Disney. Ia menyetujui pengucuran dana sebesar 250 juta Dollar dari yang awalnya 200 juta. Sayangnya, keputusannya tersebut tak diikuti sukses filmnya yang hanya mengumpulkan 269 juta Dollar dari peredarannya di seluruh dunia, menjadikannya film paling merugi dalam sejarah Hollywood. (ace/dka)


KOMENTAR

Lihat Arsip Film Internasional

- - -