

Seperti dilansir dari Dailymail, masalah bermula dari wawancara yang dilakukan reporter Channel Seven, Edwina Bartholmew. Dengan polosnya, reporter tersebut menanyakan soal apa yang akan dilakukan Paris jika tidak lagi terkenal.
"Bagaimana kalau sudah tak terkenal lagi? Apa yang akan kau lakukan?" tanya reporter tersebut.
Dengan sopan, Paris pun menjawab pertanyaan reporter tersebut dengan mengatakan bahwa mungkin dia akan menjalani hidup normal bersama anak-anaknya. Namun pertanyaan tersebut ternyata membawa masalah di kemudian hari.
Pasca wawancara, juru bicara Paris melarang Channel Seven untuk menyiarkan bagian itu pada publik. Jika permintaan itu tidak dipenuhi, maka stasiun tersebut tidak akan diijinkan untuk melakukan wawancara lagi dengan Paris di waktu mendatang.
Namun permintaan tersebut rupanya tidak diindahkan oleh Channel Seven. Mereka pun tetap menyiarkan keseluruhan sesi wawancara dari awal hingga akhir. Akhirnya, mereka pun dibatasi melakukan peliputan kegiatan Paris selama sosialita 31 tahun tersebut beraktivitas di Australia.
Rupanya Paris Hilton takut tidak terkenal lagi, ya! (dym/ris)