
Sebagai seorang bapak, tentunya Iyek tidak ingin mencampuri urusan sang anak. Dia hanya mengharapkan anaknya mendapatkan pasangan sehidup-semati. “Enggak tapi banyak bercerita, sering kasih liat foto kalo jalan. Dari dulu juga mengharapkan ya jadi sama siapa pun, sebagai bapak selalu mendoakan,” ucapnya yang baru bertemu beberapa kali dengan pacar baru Fachri.
“Ketemu sudah satu, dua kali, tapi belum dekat, saya harapkan pilihan yang tepat,” ujar Iyek bijak.
Melihat tingkah laku sang anak yang sering putus tidak lantas membuat Iyek merasa harus memberikan ‘wejangan’. “Itu ga perlu, Ai (panggilan Fachri) sendiri mengharapkan seperti itu (tidak diberi nasihat). Dia bukan Don Juan, playboy yang berganti-ganti pacar, jadi nggak perlu dikasih wejangan,” tandasnya. (kpl/gum/rea)