
"Cukup saya sendiri saja. Nanti pas hari H juga akan ketahuan. Mungkin karena latar belakang kami yang berbeda. Dia Jawa dan Madura," ujar Keket, panggilannya, saat ditemui di Taman Radio Dalam, Jakarta Selatan, Rabu (16/5) malam.
Meski terkesan mendadak, Keket mengaku telah lama mempersiapkan pernikahannya ini. Wanita yang telah dilamar sebulan yang lalu ini telah berunding bersama keluarga untuk memilih waktu yang tepat, yakni bulan depan. "Bulannya bagus, Rajab. Dari segi agama itu lebih bagus. Kebetulan juga ada tempatnya, ya akhirnya nikah deh," jelasnya santai.
Keket tampaknya sudah mantap dengan pernikahannya ini. Setelah banyak menemui kegagalan dalam membina hubungan, Keket sreg dengan calon suaminya kini yang usianya tiga tahun lebih tua. "Aku memutuskan nikah bukan karena teman-teman udah nikah juga," tegasnya.
Sampai saat ini, Keket belum tahu mas kawin apa yang akan diterimanya nanti. Persiapan pernikahannya sendiri telah 70 persen rampung. Ratusan undangan telah disiapkan untuk resepsinya nanti.
"Saat resepsi paling 300 undangan dan hanya akan dihadiri orang-orang terdekat saja," pungkasnya.
(kpl/adt/dka)