WHAZZ UP!

SELEBRITI

D Masiv Sukses Hibur Kota Medan

Senin, 20 Februari 2012 15:03 | 

d Masiv


D Masiv Sukses Hibur Kota Medan
d Masiv @foto: Romulo



Kapanlagi.com - Setelah sekian tahun tak hadir menyinggahi kota Medan, akhirnya d Masiv yang digawangi Ryan (vokal), Kiki (gitar), Rama (gitar), Ray (bass), dan Wahyu (drum), Minggu (19/2) di area Convention Hall Hotel Santika Medan menyapa para Masivers (sebutan fans d Masiv) Medan di ajang penutupan Pameran Otomotif Medan 2012.

Tampil pada pukul 14.00 Wib, Ryan yang tampil mengenakan balutan jas layaknya seorang eksekutif saat itu langsung mendapat applause meriah dari penonton dengan langsung menghentak panggung dengan hits Diam Tanpa Kata.

Tak hanya itu beberapa hits pun turut dilantunkan Ryan dan kawan-kawan, di antaranya Aku Percaya Kamu, Begitu Sempurna, Diam Tanpa Kata, serta hits lainnya. Para penonton yang hadir saat itu benar-benar hafal akan tiap lirik yang dibawakan Ryan, sehingga setiap alunan musik dimainkan, para fans langsung bernyanyi serentak tanpa ada yang memberikan komando.

Dalam penampilannya kali ini Ryan mengakui adanya perbedaan penampilan di kota Medan. ”Sekarang ada tampilan baru. Biasanya rambutku gondrong, sekarang lebih pendek tampil di hadapan kalian. Memang sudah lama tidak hadir,” ucap Ryan yang juga turut menghadirkan Dilema serta Di Antara Kalian.

Tak kala turun dari panggung Ryan mengajak para penonton melantunkan hits Cinta Ini Membunuhku, para penonton menyambut dengan hangat hits ini. Ryan dan kawan-kawan juga tak melupakan single pada album terbaru yang langsung diperkenalkan dengan sepenggal reff. ”Ada yang tahu lagu milik d Masiv sekarang sudah ada di radio-radio kesayangan kalian. Tapi reff saja ya,” ucap Ryan memperkenalkan hits terbarunya Tak Bisa Hidup Tanpamu.

Akhirnya para personil d Masiv menutup aksi panggung ini dengan beberapa hits lainnya dan sukses memberikan kepuasan penonton. Sayangnya, konser ini membuat kalangan wartawan tidak bisa bebas berekspresi mengabadikan momen di depan stage karena beberapa alasan, akhirnya kalangan wartawan hanya bisa mengambil foto dari area penonton.  (kpl/romulo/adb)