
"Karena itu harus dijaga populasinya. Nanti takutnya lama-lama punah dan nggak ada yang harus melestarikan lagi. Ini juga bagus untuk anak saya dan untuk anak Indonesia yang lain, agar nanti kalau sudah besar bisa benar-benar nyata melihat badak itu seperti apa," ungkap Desy Ratnasari dalam penandatanganan nota kesepakatan antara PT Sinde Budi Sentosa dan WWF Indonesia di Bunga Rampai, Menteng, Jakarta, Selasa (19/6).
Desy sendiri sebagai brand ambassador larutan penyegar Cap Badak, dan memutuskan ikut kegiatan konservasi badak, namun dirinya sebelumnya tidak pernah melihat dari dekat atau memegang hewan bercula tersebut.
"Ha...ha... Baru kemarin tuh pas syuting iklannya aku pegang badak. Kalau lihat dari kecil sudah di Kebun Binatang," sambungnya.
Lantas apa yang membuatnya tertarik pada badak? "Badannya gede tapi kekar. Wow keren banget deh," imbuh Desy sambil tertawa lepas. (kpl/dis/dar)