

"Sebenarnya aku sehari-hari biasa pakai sepatu kets dan celana biasa, sesuatu yang kayak gitu-gitu. Dan menurut aku itu hal yang biasa," terangnya usai mengisi acara MFUJC di Fairground, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (13/7) malam lalu.
"Menariknya ketika aku tampil di atas panggung, aku harus bisa menjiwai, aku harus bisa nge-blend sama seluruh suasana yang ada. Apalagi aku dapat energi dari penonton," terangnya lagi.
Dari kelima kota yang di sambangi oleh MFUJC, Menurut Andien kota Medan (kota pertama) menjadi tempat yang paling mendebarkan.
"Setiap kota punya kesan sendiri, budayanya juga beda. Tapi yang paling deg-degan itu di kota pertama, di Medan. Karena kami semua belum tahu di atas panggung akan seperti apa, jadi begitu surprising," katanya yang semakin solid.
"Kalau makin ke sini semakin solid, karena kami sudah tahu dari gambaran kota sebelumnya," imbuhnya. (kpl/gum/dew)