

"Ya keberatan juga ada, tapi ya akhirnya saya berpikir kalau ini pemberitaan sudah jadi bagian cerita dari publik figur. Yang penting itu masih hal positif lah," ucapnya enteng.
Bahkan Saipul sendiri menganggap sebutan tersebut masih dalam tahap sewajarnya. "Saya rasa wajarlah. Misalkan saya harus memilih-milih, ya wajar dong kita, namanya memilih untuk mencari yang terbaik," katanya saat di temui usai bermain dengan anak-anak yatim di Kawasan Meruya, Minggu (5/8) kemarin.
Ada hal yang paling penting menurut duda umur 32 tahun itu. Dia mengingatkan agar dalam masa penjajakan harus serius, pasalnya menyangkut harga diri wanita yang harus dihormati.
"Yang penting jangan banyak mencicipi lalu dibuang. Itu yang tidak boleh. Kalau dicobain dulu terus baru dilepeh nah itu namanya pelecehan, dosa," paparnya.
Menurut Ipul, memilih adalah hal yang wajar untuk menyesuaikan kehidupan yang akan dibinanya di kemudian hari.
"Kalo ini kan namanya penyesuaian hidup, menyesuaikan. Saya gak ngapa-ngapain dia. Kita jalan, kita lihat dari sifat luarnya aja dulu. Kalo seandainya ga cocok, kok dipaksain," ungkapnya. (kpl/gum/faj)