SELEBRITI

Eva Rosdiana Dewi: PARFI Ingin Bisa Jadi Pelangi Budaya

Senin, 27 Maret 2006 16:45 | 

Eva Rosdiana






Kapanlagi.com - Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Eva Rosdiana Dewi mengatakan organisasi yang dipimpinnya sangat ingin menjadikan perfilman nasional dapat mengangkat nilai-nilai budaya di tanah air.

"Kalau bisa menjadi semacam pelangi budaya," katanya, dalam jumpa pers Kongres PARFI XIII di Jakarta, Minggu.

Menurut Eva, sejak dibentuk di Jakarta tanggal 10 Maret 1956, anggota PARFI tercatat 1.700 orang, tersebar di seluruh Indonesia. Selain pengurus besar yang berkantor di Jakarta, kini sudah ada pengurus cabang di 18 Propinsi dan llima Kabupaten.

"PARFI sudah punya 18 cabang di Dati I dan lima di Dati II," katanya. Eva, yang kepemimpinannya dinyatakan sah secara hukum melalui Keputusan Pengadilan Tinggi tertanggal 11 Maret 2002, menyusul kasus dualisme kepemimpinan dengan Sys NS tahun 1999, PARFI dalam kegiatannya mengemban banyak misi, di antaranya mendorong tumbuhnya film nasional dari seluruh daerah di Indonesia.

Ia menyatakan pula bahwa industri film nasional selama ini terpusat di Jakarta, belum di seluruh daerah. "Sampai sekarang kan bahasa dalam film yang kita kenal hanya gue, elu. Kita sebenarnya ingin semua daerah memroduksi film dengan mengangkat budaya masing-masing. Kalau itu bisa terlaksana, nantinya perfilman nasional akan sangat beragam nilai budayanya," katanya.

Keinginan PARFI menjadikan perfilman nasional sebuah pelangi budaya, menurut Eva, semakin terbuka setelah diberlakukannya UU Otonomi Daerah.

"Selain sudah ada pengurus cabang, Otda diharapkan dapat memperbanyak jenis film nasional. Apalagi sekarang sudah banyak daerah yang punya televisi lokal," ujarnya menjelaskan.

Kongres PARFI XIII direncanakan berlangsung di Hotel Shangrila, Jakarta, tanggal 21-23 April 2006. Panitia Pelaksana yang diketuai aktris senior Yenny Rachman, memperkirakan jumlah peserta yang ikut 1.000 orang, berasal dari kalangan artis, seniman, budayawan, pemerhati film dan pengusaha. (*/erl)


Nama :
Email :
Komentar :
Komentar yang tidak sopan akan dihapus.

Komentar Pembaca (0)


Lihat Arsip Selebriti

- - -