

"Yang menikahkan memang orang tua perempuan. Secara siri karena yang saya lihat dia jaga fitnah, dan sudah ada izin dari istri pertama untuk poligami," ujar Haji Naim, Selasa (7/8/2012) dikediamannya di Ciputat, Tangerang Selatan.
Haji Naim pun menjelaskan sulitnya birokrasi untuk menerapkan poligami di daerah itu. Untuk menghindari persepsi negatif, keputusan nikah siri pun diambil Dik Doank.
"Mengurus poligami prosesnya panjang dan agak lama, tinggal di sana kan di kampung. Jadi lebih baik siri dahulu. jaga hal seperti itu," tandasnya.
Hingga kini belum ada komentar dari Dik Doank mengenai keputusannya untuk berpoligami. Ketka didatangi di kediamannya di Tangerang, enurut penjaga rumahnya Dik pergi beserta anak dan istrinya.
(kpl/hen/faj)