Kronologis Kasus Ayu Azhari Dengan Anaknya!

Kapanlagi.com - Kasus artis Ayu Azhari dengan anak-anaknya sudah melewati banyak tahap penyelesaian namun masih belum bisa secara tuntas berakhir. Berdasar UU RI No. 23 tahun 2002, UU tentang perlindungan anak, Pasal 59, 69, 13 maka KPAI bakal turun tangan dalam masalah ini.

Berikut ini kronologis kasus Ayu dengan anak-anaknya hingga sampai di KPAI:

•6 Desember 2010 -- Somasi dilayangkan kepada Siti Khadijah Azhari alias Ayu Azhari.

•10 Desember 2010 -- Ayu Azhari menitipkan anak-anak (Axel, Sean dan Atiq) secara lisan kepada Dwi Ria Latifah dan disaksikan beberapa orang. (Anak-anak tinggal di kediaman Ria sementara untuk mencari solusi dan jalan keluar secara kekeluargaan).

•15-24 Desember 2010 -- Ayu Azhari menyanyi di Surabaya, jadi tidak memberi perhatian kepada anak-anak secara fisik maupun materil.

•21 Desember 2010 -- Ayu Azhari menelpon Kak Seto untuk meminta bantuan. Pada tanggal ini pukul 19 - 20, Kak Seto datang ke kediaman Ria Latifah bertemu secara langsung dengan anak-anak Ayu Azhari dengan harapan mencari jalan keluar yang baik antara ibu dan anak.

•22 - 27 Desember 2010 -- Pengacara Ayu, Fachmi Bachmid menelepon menyatakan mengizinkan Sean & Atiq pergi ke Finlandia dan tinggal dengan Teemu Yusuf Ibrahim atau Teemu Hyytia dengan catatan seluruh biaya tiket, penghidupan dan pendidikannya semua di tanggung oleh ayahnya, Teemu Hyytia.

•Ayu Azhari menyatakan sudah menyerahkan paspor Atiq ke Fachmi Bachmid, dan Fachmi membenarkan jika paspor ada padanya. Anak-anak diizinkan ke Finlandia.

•28 Desember 2010 -- Fachmi Bachmid mengirimkan copy paspor atas nama Atiq dan menyatakan bahwa anak-anak boleh berangkat dan paspor asli akan diberikan apabila kami sudah memiliki tiket ke Finlandia.

•28 Desember 2010 -- Teemu Hyytia langsung memesan tiket untuk Atiq dan mengirim kode booking tiket kepada anak-anak dan kepada kami tertanggal 4 Januari 2011 agar anak-anak berangkat ke Finlandia

•29 Desember 2010 -- Ria menghubungi Ayu Azhari menyampaikan bahwa anak-anak sudah memesan tiket ke Finlandia, tapi ternyata Ayu Azhari membatalkan secara sepihak dan tidak mengizinkan anak-anak pergi dan tinggal dengan Teemu. Dan menyatakan jika ingin pergi harus mengajukan gugatan hak perwalian terlebih dahulu.

•29 Desember 2010 -- Fachmi Bachmid datang ke rumah Ria jam 22.30 - 24.00 menyatakan pernyataan jika Ayu Azhari telah menghubungi beliau agar tidak memberikan paspor asli Atiq hal tersebut langsung disampaikan kepada anak-anak, dan anak-anak emosi atas pembatalan itu.

•31 Desember 2010 -- Ayu sekali datang ke rumah tapi hanya di luar pagar tanpa menghentikan mesin mobil, dia hanya memberikan nasi kebuli ke anak-anak. Saat diminta masuk dengan alasan ada kesibukan lain.

•2 Januari 2011 -- Jam 19.00 Ria dan Ayu ke Pesantren Bpk. Kyai Nur M. Iskandar ke Kedoya.

•4 Januari 2011 -- Bpk. Kyai datang ke rumah Ria jam 23 - 02 pagi bertemu anak-anak, pada saat itu kami (Ria) dan Bapak Kyai meminta Ayu datang tapi Ayu menolak dengan alasan sibuk. (Bapak Kyai tidak mungkin memaksa dan membawa anak-anak masuk pesantren malam itu karena akumulasi masalah yang kompleks jadi rasa trauma yang dalam buat anak-anak).

•Ayu Azhari membujuk dengan alasan:

~ Axel tidak berangkat karena ada tawaran dengan produser musik

~Sean ada tawaran untuk main sinetron

~Atiq ada tawaran produser film bola (anak-anak menjawab ingin ke Finlandia).

•10 Januari 2011 -- Ria menghubungi Kyai M. Nur memohon saran masalah tempat tinggal anak-anak ke depan selama proses mediasi agar anak-anak di lindungan KPAI.

•13 Januari 2011 -- Pukul 10.28 WIB Ayu sms menyatakan kapan anak-anak beliau akan diserahkan kepada KPAI.     (kpl/gum/sjw)

©2003-2013 KapanLagi.com