

Menurut Mintarsih, seorang psikiater dari Universitas Indonesia, Novi memang telah mengalami sakit atau guncangan jiwa. Sehingga dirinya rela melakukan hal yang kurang beradab seperti itu.
Katanya, perempuan maupun laki-laki sama saat mengalami stress atau depresi. Oleh karenanya Mintarsih menyatakan bahwa model asal Medan tersebut seharusnya dibantu dengan psikolog atau psikiater.
"Jadi harus diteliti dulu. Dia butuh psikiater atau psikolog saja. Kalau tarafnya ringan, bisa psikolog atau psikiater, tapi kalau sudah berat ya harus ke psikiater," ujarnya saat dihubungi KapanLagi.com® melalui telepon, Senin (15/10).
Ditambahkan Mintarsih, untuk tingkat stres yang tidak terkontrol, seorang pasien harus mendapatkan bantuan medis, dengan mengonsumsi obat yang disarankan oleh dokter atau psikiater.
"Tingkat stressnya masih terkontrol atau udah tidak terkontrol. Karena kalau sudah tidak terkontrol itu ada zat kimia dalam otak yang perlu dinetralisir. Tentu harus mendapatkan obat," tandasnya. (kpl/ato/abs/faj)