SELEBRITI

Setelah Jadi Tukang Bubur, Mat Solar Jadi Tukang Jual Buku

Selasa, 14 Maret 2006 23:32 | 

Mat Solar






Kapanlagi.com - Lepas dari sinetron BAJAJ BAJURI, Mat Solar kini membintangi sinetron religius. Mau lihat aksinya? Dalam sinetron terbaru RCTI berjudul BANG JAGUR, pemilik nama lengkap Nasrullah ini berperan sebagai seorang tukang buku-buku agama. Uniknya, karena sering membaca buku ketika sedang istirahat berjualan sehingga dirinya mempunyai banyak ilmu dan banyak membantu orang-orang di kampungnya yang sedang kesusahan.

Sinetron yang akan ditayangkan setiap Kamis, mulai 16 Maret 2006, pukul 19:00 20:00 WIB itu dibintangi oleh beberapa pesinetron seperti Irfan Hakim, Ririn Dwi Aryanti, Syarmi Amanda, TB Maulana, Amak Baldjun, Yadi Timo, H Nirin Kumpul, Dudun Arjuna serta yang lainnya.

Menurut penulis skenario, Imam Tantowi keberadaan sinetron BANG JAGUR ini berbeda dengan sinetron Mat Solar yang terdahulu seperti MAHA KASIH, apalagi BAJAJ BAJURI. Pasalnya, jalan cerita sinetron ini diambil dari cerita khayalan. "Jalan ceritanya memang komedi religius. Memang bukan diambil dari kisah nyata. Tapi, ini banyak terjadi di kalangan masyarakat kita," kata Imam Tantowi saat preskon sinetron BANG JAGUR di Front Row Cafe, Jakarta, Selasa (14/3).

Seperti episode pertama yang berjudul MELAMAR BUATI, Mat Solar menjadi penengah dalam sebuah keluarga yang anggotanya (seorang pria) ingin melamar seorang wanita keluarga seorang Bupati. Sang pria yang diperankan Irfan dan orangtuanya minder datang ke rumah keluarga sang wanita yang diperankan Ririn ini. Padahal keluarga Ririn tak seperti sangkaan keluarga Irfan. Mereka justru berharap keluarga Irfan datang untuk melamar Ririn Engkong Baldjun akhirnya menyarankan agar keluarga Irfan meminta bantuan Bang Jagur. Awalnya mereka tak yakin, namun Bang Jagur meyakinkan bahwa ia mampu mengatasi masalah kebuntuan soal lamaran.

Salah paham, salah komunikasi, juga salah persepsi pun tak terelakkan. Ternyata melamar anak bupati menjadi hiburan tersendiri bagi warga. Mereka berbondong-bondong mendaftarkan diri kepada Engkong Baljun. Mereka tak keberatan meski harus membayar. Ini memang ulah keterlaluan Engkong Baljun.

Karena yang dihadapi warga kebanyakan Pak Bupati pun meminta acara lamaran tidak usah terlalu formal. Mereka harus menyesuaikan diri dengan status tamu. Nyatanya, Bang Jagur malah menyarankan menggunakan kebaya seragam ala Betawi. Begitu juga urusan makan di meja makan. Bang Jagur sejak awal sudah wanti-wanti, kalau makan mereka harus mengikuti aturan dari tuan rumah. Apa yang dilakukan tuan rumah bisa dicontoh. Jadinya, semua tingkah Pak Bupati selalu diikuti oleh rombongan Bang Jagur. Acara makan pun jadi ger-geran. (kl/zee/dar)

Lihat foto: 'BANG JAGUR'


Nama :
Email :
Komentar :
Komentar yang tidak sopan akan dihapus.

Komentar Pembaca (0)


Lihat Arsip Selebriti

- - -