Kapanlagi.com - Sempat muncul dugaan bahwa pelaku penguploadan video mesum dengan para pelaku mirip artis
Ariel,
Luna Maya dan
Cut Tari adalah seorang pengusaha. Saat dikonfirmasikan ke Mabes Polri yang tengah menangani kasus asusila ini, polisi mengaku tidak tahu menahu.
Kepala Divisi Humas (Kadiv Humas) Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri Jakarta, Senin (14/6) siang meminta masyarakat untuk tidak menduga-duga terkait pelaku penyebaran video tersebut.
"Jangan menduga-duga, kita jangan menduga-duga yang nggak bisa dipertanggungjawabkan. Fitnah nanti," tegas Edward Aritonang kepada wartawan.
Melalui Edward Aritonang juga diperoleh keterangan bahwa tempat upload video tersebut diperkirakan dari dua kota besar di Indonesia, yaitu di Sulawesi dan Jawa Barat. Ini sekaligus membantah kalau upload dilakukan dari luar negeri. Penyidik sudah menemukan lokasinya, dan pelakunya sedang dalam proses pengejaran. (kpl/adt/dar)
Indriyani (Jum'at, 18 Juni 2010 16:44)yang sabar ya.........semua itu cobaan dari tuhan.....klw mmg bnr mas Ariel,Mbak Luna dan Mbak cut tari ngelakuin itu,ya ngaku ajah.insya semuanya akan selesai.....n jgn lupa berdoa
Nana (Jum'at, 18 Juni 2010 08:50)seharusnya yg upload lah yg dihukum, luna sm ariel kan ... udah kecurian , dipermalukan, malah disalahkan. Namanya juga koleksi sendiri.... itu kan urusan yg koleksi...
Irwan (Kamis, 17 Juni 2010 21:07)Semoga aj, cepat terungkap kebenaran atau kebohongan dari kasus ini
Andrianosa (Kamis, 17 Juni 2010 14:34)arieel luna dan mba cut tari...yg sabar ya klian yg sedang mendapatkan cobaan ini....cba hadapi saja smua ini pasti ad jalan keluarnya...habis gelap terbitlah terang...diblakang ini ad orang yg sirik sam kalian yg ingin menjatuhkan nama baik kalian....
Nana (Kamis, 17 Juni 2010 14:32)ya sudah diam sajalah kau. ngga usa komen dan tunjukkan kalo memang bener ada yg menyebarkan dg sengaja
Human (Kamis, 17 Juni 2010 13:03)males bgt tiap hari beritanya itu2 aja.udah gak mendidik gak ada gunanya di ceritaiin........ganti yang lebih menghibur dan berguna dong
- ▪ Tampilkan Komentar Terbaru ▪ Baca Komentar Lengkap ▪