

Dilihat dari pola penyebarannya, kedua video itu memiliki pola berbeda. Jika video yang pertama disebar di situs download seperti Rapidshare, maka video yang kedua ini disebar melalui situs multimedia, Youtube. Saking hebohnya, video ini kabarnya telah diremove oleh admin situs Youtube tersebut, namun tetap ada saja yang menampilkannya kembali di situs tersebut. "Tadi siang saya sempat tidak bisa mendownload karena sudah terlalu banyak yang mendownload karena sudah mencapai 50 Megabyte, dan kapasitas 50 megabyte bisa diperkirakan ribuan yang mendownload. Angka ini bisa mencapai lebih kalau ini di-share di situs lainnya," ujar pakar telematika, Abimanyu Wachjoewidajat saat ditemui di Cilandak Town Square, Jakarta, Selasa (8/6) sore.
Abi pun menduga jika banyaknya masyarakat yang penasaran karena tingkat kemiripan dan kejernihan dalam video tersebut memang begitu jelas. "Kalau dilihat dari pelaku perempuan, terlihat tidak sengaja, terlihat karena terjadi sepersekian detik, dan bukti cincin dari perempuannya. Tapi dilihat dari profil mata, hidung dan saya bisa bilang 99 persen kemiripan karena ini terlalu jelas. Ini yang membuat kontennya menarik buat didownload," ujar Abi.
Namun, dengan kemiripan dari segi rambut dan jam tangan yang digunakan oleh pelaku pria, Abi tak mau memastikan begitu saja soal si pelaku. Seperti diketahui, gaya rambut dan jam tangan yang dikenakan si pria yang diduga Ariel tersebut memang bisa diubah. "Yang menguatkan, itu dari wajah, nggak pernah gaya rambutnya tapi dilihat dari wajah itu 70%, kalau di situs miripnya besar, ada sempet wajahnya lebih besar yang lebih jelas dari yang kemarin, tapi kalau menilai dari jam tangan si pria, terlalu menuduh kalau dengan jam tangan," ujarnya. (kpl/adt/dka)
Rahes (Senin, 13 Februari 2012 11:34)
Fast (Jum'at, 06 Januari 2012 14:20)
Diinzduank (Rabu, 28 Desember 2011 10:47)
Dika (Minggu, 20 November 2011 13:20)
Huda (Minggu, 01 Mei 2011 11:12)
Jhon (Senin, 28 Maret 2011 02:57)