TELEVISI

'SENTILAN SENTILUN' Mampu Wakili 'Grundelan' Masyarakat

Kamis, 19 April 2012 10:31 | 

Slamet Rahardjo


'SENTILAN SENTILUN' Mampu Wakili 'Grundelan' Masyarakat




Kapanlagi.com - Tanpa terasa program SENTILAN SENTILUN yang tayang di Metro TV setiap Senin pukul 21.30 Wib telah memasuki tahun ke-2. Dalam merayakan hari jadinya tersebut beberapa waktu lalu, SENTILAN SENTILUN mengundang dua tamu istimewa, yakni ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Dengan tema unik, Iwak Peyek Semua Tuwek, kedua pejabat tersebut larut dalam parodi serta banyolan yang sedang marak di masyarakat. Guyonan tersebut dengan pas dibawakan Slamet Raharjo serta Butet Kertaradjasa. Kehadiran tamu lainnya seperti Arswendo Atmowiloto, Johnson Panjaitan, Soimah, Sujiwo Tedjo dan Happy Salma kian menambah semarak suasana kritik yang dibalut banyolan itu.

Menurut Dahlan Iskan, banyaknya kritikan dalam parodi banyolan tak menjadi masalah. Sebab dia yakin masyarakat sudah pintar menyaring informasi. "Saya kira gak masalah soal kritikan di acara ini. Karena masyarakat sudah tahu dan pintar. Ada yang benar dan ada yang tidak sehingga mereka dapat memilih sesuai kepentingan," katanya di studio Metro TV, di bilangan Kedoya, Jakarta Barat.

Sementara Mahfud menilai acara tersebut dapat mewakili masyarakat yang tak dapat menyuarakan pendapat mereka ketika melihat persoalan yang terjadi di tingkat atas. "Ini bisa mewakili grundelan masyarakat selama ini. Jadi acara ini bisa mewakili. Sebab tak sedikit pejabat yang banyak omong tetapi gak ngerti apa yang diomongkan. Ini cara kritik yang bagus dan tak menggurui secara gambar. Saya kira sapa sependapat dengan pak Dahlan, apa yang benar atau gak dapat dinilai masyarakat," tuturnya.

SENTILAN SENTILUN merupakan perbincangan 2 orang tokoh utama yaitu Pak Sentilan (Slamet Rahardjo), tuan yang lebih tahu banyak tentang berbagai hal. Sedangkan pembantunya (batur) Mas Sentilun (Butet Kertaradjasa) yang sedikit ceriwis dan kritis serta selalu ingin tahu. Kedua tokoh yang membincangkan dengan gaya yang renyah, bersahaja dan umumnya berlogat Jawa. Terkadang dibantu dengan kehadiran tokoh lainnya seperti Markonah Janda Sebelah yang sumringah, diperankan oleh Happy Salma. (kpl/dis/dka)




Lihat Arsip Televisi

- - -