Sitti Nurbaya Versi Baru akan di Tayangkan di Trans TV

Kapanlagi.com - Kisah cinta tragis Sitti Nurbaya sudah sangat lekat dengan masyarakat Indonesia. Cerita yang berlatar-belakang kawin paksa di ranah Minang ini sempat pula dibuat miniseri propduksi TVRI besutan Deddi Setiadi. Kini, cerita romantis yang berakhir tragis karangan Marah Roesli tersebut diadaptasi untuk diangkat ke layar kaca TransTV dengan tetap berjudul Sitti Nurbaya (diproduksi MD Entertainment).

Para pemerannya dipasang artis-artis pendatang baru yang masih fresh yakni; Ser Yozha Reza (sebagai Samsul Bahri), Nia Ramadhani (Sitti Nurbaya), dan antagonis Anwar Fuady (Datuk Maringgih). Akankah pendatang baru Nia Ramadhani menyamai atau bahkan mengungguli kepopuleran Novia Kolopaking?

Sinetron yang digarap sebanyak 26 episode ini menampilkan pula wajah-wajah baru lain seperti, Meidian, Carrisa Puteri, Helsi Herlinda, Ivanka Suwandi, Arinza, Eva Anindita,dan Terry Colla.

Menurut Direktur Utama TransTV, Ishadi SK, kekuatan sinetron Sitti Nurbaya sama seperti Romeo dan Juliet, Sam-pek dan Eng-thay, Roro Mendut dan Prono Citro dan merupakan Cinta Abadi (Everlasting of Love). "Cerita-cerita itu sudah dibuat dalam banyak versi," katanya, saat launching Sitti Nurbaya di Rumah Produksi MD Entertainment, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/12) petang.

Ishadi menyebut bahwa TransTV punya keberanian membuat cerita ini menjadi modern. "Sah-sah saja bila terjadi berbagai versi. Kalau kita tidak angkat, salah-salah justru cerita ini akan dilupakan orang," imbuhnya.

Untuk menggarap cerita yang telah melegenda ini, pihak MD Entertainment terlebih dahulu berkonsultasi dengan pihak-pihak yang berkompeten dengan cerita roman ini. Orang-orang yang dimintai pendapatnya antara lain Harry Roesli Walikota Padang, dan juga pihak Balai Pustaka selaku penerbit yang mewakili ahli waris.

Sitti Nurbaya digarap sutradara Encep Masduki (ketika miniserinya dibuat TVRI, ia menjabat astrada). Skenarionya ditulis kawakan Deddy Armand. Ditayangkan setiap Sabtu, dimulai dari tanggal 18 Desember 2004, dari pukul 20.00 wib. Dalam sinetron ini, ceritanya diadaptasi murni dari buku roman Sitti Nurbaya tanpa perubahan drastis. Nama-nama tokohnya tetap dibuat sama, namun setting mengarah ke masakini yang modern. Alkisah, Sitti Nurbaya menaruh hati kepada Samsul Bahri. Kemelut terjadi ketika cowok tampan ini lebih memilih Ria, siswi baru di sekolah mereka.

Di sisi lain, Datuk Maringgih berusaha menghancurkan perekonomian keluarga Sitti Nurbaya untuk mendapatkan Sitti. Hal tersebut mendapat perlawanan dari Samsul. lelaki ini dengan segala cara merebut kembali Sitti. (*/erl)

©2003-2013 KapanLagi.com