Kapanlagi.com - Rumor yang beredar semakin kuat dan disebut hampir terkonfirmasi. Chen Feiyu atau yang juga dikenal sebagai Arthur Chen dikabarkan akan kembali dipasangkan dengan Wang Yinglu dalam film China terbaru berjudul Jian Chun Tian.
Sebelumnya, keduanya pernah dipertemukan dalam drama China When Destiny Brings the Demon dan berhasil mencuri perhatian penonton berkat chemistry yang dinilai kuat dan emosional. Tak heran jika kabar reuni mereka di proyek layar lebar langsung membuat penggemar antusias.
Film Jian Chun Tian diadaptasi dari web novel berjudul See Spring atau dalam bahasa China tetap menggunakan judul Jian Chun Tian. Novel ini ditulis oleh Zong Hu Xiu dan cukup populer di kalangan pembaca.
Cerita dalam novel dikenal menyentuh, penuh nostalgia, dan sarat emosi, sehingga banyak yang menilai kisahnya sangat cocok diangkat ke layar lebar dengan dua aktor muda berbakat sebagai pemeran utama.
Kisahnya berpusat pada Wei Qingyue yang menyimpan obsesi mendalam untuk menemukan Jiang Du, gadis yang pernah menulis surat kepadanya saat mereka masih SMA. Namun selama delapan belas tahun, Jiang Du menghilang tanpa jejak.
Harapan itu kembali muncul ketika Wei Qingyue menemukan informasi tentang Jiang Du melalui sebuah majalah yang dahulu mempertemukan mereka. Pertemuan kembali ini membuka kenangan masa muda yang penuh gairah, ketulusan, dan saling menguatkan. Namun di balik itu semua, tersimpan pula penyesalan yang belum sempat terucap.
Dengan alur yang berfokus pada cinta masa remaja, kehilangan, dan kesempatan kedua, film ini diprediksi akan mengusung nuansa emosional yang dalam.
Film ini kabarnya akan memulai proses syuting pada awal Maret 2026 dengan durasi sekitar 90 hari.
Informasi lain menyebutkan bahwa pada 1 Maret 2026, Wang Yinglu telah berangkat ke Liaoning untuk bergabung dengan tim produksi. Chen Feiyu juga dikabarkan segera menyusul ke Liaoning untuk memulai proses pengambilan gambar bersama kru dan pemain lainnya.
Meski belum ada pengumuman resmi secara lengkap, berbagai bocoran ini membuat proyek Jian Chun Tian semakin dinanti.
Reuni di proyek kedua tentu menimbulkan ekspektasi tinggi. Berikut lima alasan mengapa keduanya dinilai cocok kembali dipasangkan:
Karena pernah bekerja sama sebelumnya, Chen Feiyu dan Wang Yinglu sudah memiliki dasar koneksi emosional. Hal ini membuat interaksi mereka terasa lebih natural, tidak kaku, dan mampu membangun dinamika karakter dengan lebih mendalam.
Keduanya dikenal memiliki gaya akting yang tidak berlebihan. Chen Feiyu sering menampilkan karakter dengan emosi yang ditahan namun kuat, sementara Wang Yinglu piawai mengekspresikan perasaan lewat tatapan dan gestur halus. Kombinasi ini sangat cocok untuk cerita yang penuh nostalgia dan penyesalan seperti Jian Chun Tian.
Secara visual, mereka memiliki aura yang selaras. Chen Feiyu dengan kesan kalem dan elegan berpadu dengan Wang Yinglu yang memiliki pesona lembut namun tegas. Chemistry visual seperti ini penting dalam film romantis yang mengandalkan kedalaman emosi.
Dalam proyek sebelumnya, banyak penonton menilai interaksi mereka mampu membangun ketegangan romantis yang kuat tanpa dialog berlebihan. Jika formula ini dipertahankan, Jian Chun Tian berpotensi menghadirkan kisah cinta yang lebih matang dan emosional.
Sejak proyek terakhir mereka, keduanya telah berkembang secara profesional. Pengalaman baru di berbagai proyek diyakini membuat akting mereka semakin matang. Reuni kali ini bisa menghadirkan versi chemistry yang lebih dewasa dan kompleks dibanding sebelumnya.
Jika rumor ini benar dan proses produksi berjalan lancar, Jian Chun Tian berpotensi menjadi salah satu film China paling dinanti pada periode mendatang. Reuni Chen Feiyu dan Wang Yinglu bukan hanya soal nostalgia, tetapi juga peluang menghadirkan kisah cinta yang lebih dalam dan menyentuh hati penonton.