10 Potret Lavcaca Laverda Salsabila Pedangdut Metahuman, Karakter Digital Dangdut Pertama di Dunia
Ditulis oleh: Sonia Hallycia Della Jenica
Laverda Salsabila atau yang lebih dikenal dengan Lav Caca seorang pedangdut metahuman pertama di dunia yang resmi telah diluncurkan pada bulan Agustus 2022. Metahuman adalah sebuah teknologi yang digunakan untuk membuat manusia virtual.
Yang menjadi unik dari pedangdut ini, walaupun berwujud metahuman, Ia memiliki suara yang merdu dalam menyanyi. Outfit yang digunakan pun tak kalah kece dengan yang digunakan oleh manusia pada umumnya. KLovers penasaran dengan rupanya seperti apa? Yuk, simak berita fotonya berikut ya!
Lav Caca merupakan metahuman, virtual influencer, atau karakter digital dangdut pertama di dunia yang dikembangkan melalui efek visual komputer untuk dapat meniru influencer yang biasanya ada di media sosial. Dilansir dari situs uud.asia, Denny Caknan adalah salah satu inisiator dari PT Ujung - Ujungnya Dangdut (UUD) yang memiliki motto “Be very local, stay humble, and approachable character” dan “staying true to Indonesian roots”.
UUD adalah sebuah platform musik dangdut yang menghadirkan inovasi pada musik dangdut dengan kecanggihan teknologi. Menjadi salah satu platform musik digital yang menghadirkan musik pop dangdut menghadirkan sosok virtual influencer CGI berbasis teknologi metahuman dengan misi memperkenalkan platform musik pop dangdut secara luas hingga mancanegara melalui kegiatan menarik dan kolaborasi unik berbagai industri kreatif.
\"Kami selalu memiliki keinginan untuk memperkenalkan musik dangdut secara luas sehingga dapat diterima oleh masyarakat dunia. Dengan menghadirkan Lav Caca, penyanyi dangdut metahuman pertama dari Indonesia, kami berharap dapat menjadi salah satu ikon dangdut baru yang relevan di mata masyarakat, khususnya generasi muda”, ungkap Denny Caknan memperkenalkan platform UUD.
Segala kegiatan sedang dipersiapkan untuk memperkenalkan platform UUD secara luas, salah satunya mega tur ke beberapa kota di Indonesia. “Harapannya, di tahun ini kami mampu menjangkau masyarakat Indonesia secara menyeluruh dan mengajak setiap orang untuk mengenal platform ini dengan baik. Selanjutnya, di tahun depan kami juga akan mempersiapkan diri dalam hal memperkenalkan Ujung-Ujungnya Dangdut ini ke beberapa negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina,” harapan Denny Caknan
Lav Caca ini telah dipersiapkan untuk aktif di berbagai platform media sosial dan memiliki kegiatan seperti selebriti pada umumnya. Yang sudah dapat terlihat di media sosial, Lav Caca sudah aktif di Instagram dengan membagikan kegiatan yang telah dilakukannya ke Instagram pribadinya agar dapat dinikmati publik.
Dalam penggarapan project UUD sebagai platform musik dangdut yang dimodernisasi, Denny Caknan bekerja sama dengan perusahaan kreatif lokal, seperti Scale Up Indonesia, Future Creative Network, dan Genexyz.
Walaupun Lav Caca hanya selebriti virtual, dalam pengembangannya pun Lav Caca terlihat seperti manusia yang memiliki usia, karakter realistis, fitur, daerah asal, dan kepribadian layaknya manusia.
Salah satu project metahuman ini, Lav Caca digambarkan berusia 21 tahun. Dengan memiliki kesukaan di bidang fashion, berdandan, makan, dan musik.
Lav Caca diciptakan dengan memiliki latar belakang seorang penyanyi dangdut yang berasal dari Ngawi, Jawa Timur yang sekarang sudah tinggal di Jakarta.
Lav Caca terkonsep memiliki pribadi yang menyenangkan dan ramah. Keren banget ternyata konsep project yang dikembangkan oleh Denny Caknan ini, semoga harapan yang ingin dicapai dari adanya metahuman penyanyi dangdut ini dapat terealisasikan dengan sukses ya, KLovers!