Perjalanan Karier Mendiang Hamdan ATT, 'Termiskin di Dunia' yang Melegenda Hingga Dipanggil Ayah Oleh Junior
Dunia dangdut Indonesia tengah berduka. Salah satu penyanyi senior dan legenda di musik dangdut, Hamdan ATT, menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Selasa (1/7/2025).
Hamdan ATT bukan cuma seorang penyanyi, ia adalah senior yang dikagumi oleh para juniornya. Berikut ini sedikit perjalanan karier mendiang!
Hamdan ATT, yang punya nama lengkapnya Hamdan Attamimi, lahir pada 27 Januari 1950 di Ambon dengan darah keturunan Arab-Ambon. Namanya mulai melambung setelah merilis single perdana berjudul 'Termiskin Di Dunia' pada tahun 1980, sebuah lagu yang langsung mendapat sambutan hangat dari penggemar dangdut di seluruh Indonesia.
Sejak saat itu, ia konsisten menelurkan deretan lagu hits lain seperti 'Dingin', 'Bekas Pacar', 'Sakit Hati', dan 'Mabuk Judi', yang kerap mengangkat nuansa melankolis namun mudah diingat.
Seiring kariernya yang terus menanjak, Hamdan ATT juga terlibat sebagai pelatih vokal untuk ajang pencarian bakat Dangdut Academy sejak pertama kali tayang di Indosiar pada 2014. Perannya sebagai mentor di program tersebut membantu membentuk generasi baru penyanyi dangdut, sekaligus menunjukkan komitmennya memajukan industri musik tanah air.
Penghargaan tertinggi dalam kariernya datang pada Desember 2021, ketika Hamdan ATT menerima Lifetime Achievement Award di Indonesian Dangdut Awards. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kontribusinya lebih dari empat dekade di musik dangdut
Di balik gemerlap panggung, perjalanan Hamdan ATT tidak lepas dari tantangan kesehatan. Ia pertama kali terserang pecah pembuluh darah dan stroke pada tahun 2017, kemudian mengalami serangan kedua di masa pandemi pada 2021.
Kondisi ini memaksa Hamdan lebih banyak beristirahat dan menjalani terapi intensif, bahkan sempat menggunakan kursi roda untuk mobilitas sehari-hari.
Hamdan ATT adalah sosok yang dihormati di kalangan penyanyi dangdut, baik senior maupun generasi baru. Banyak rekan-rekan musisi muda yang memanggilnya Ayah sebagai ungkapan penghormatan, menandakan betapa besar pengaruh ia tinggalkan dalam industri musik dangdut Indonesia. Rest in love, Hamdan ATT!