Kapanlagi.com - Trio Fahri, Sakhi, dan Nana tampil sebagai pembuka Top 42 Dangdut Academy 8 yang tayang Sabtu (18/7/2026). Ketiganya, yang berada di bawah asuhan coach Melly Lee, membawakan lagu Hikayat Cinta dengan kemasan penuh energi dan koreografi kompak.
Sejak lagu pertama selesai, Soimah langsung menyoroti keputusan artistik yang disiapkan Melly Lee. Menurutnya, pemilihan konsep dan pengarahan membuat ketiga peserta tampil berbeda dari biasanya.
"Melly kamu memang suka bikin gebrakan. Dan malam ini kamu membuktikan gebrakan itu buat anak-anakmu," ujar Soimah.
Potret Kenangan Melly Lee Bersama Almarhum Bapak AdeAdvertisement
Pujian juga hadir dari Lesti Kejora dan Wika Salim. Keduanya menilai aksi pembuka tersebut berkelas, dengan penampilan individu yang menonjol tanpa saling menutupi.
Perhatian juri tertuju pada konsep panggung yang rapi sejak pembuka. Soimah menilai pengarahan dari coach berdampak pada performa yang terasa segar dibanding penampilan mereka sebelumnya.
Sementara itu, Wika Salim memberi apresiasi terhadap aransemen musik yang mengiringi aksi ketiganya. Ia menilai sentuhan Melly Lee selaras dengan karakter lagu Hikayat Cinta sehingga tiap bagian tampil sesuai porsinya.
Lesti Kejora menekankan kesan elegan dari nomor pembuka tersebut. "Pembuka yang mahal banget. Mahal, mahal, mahalnya luar biasa," ujar Lesti.
Potret Kenangan Melly Lee Bersama Almarhum Bapak AdeNana menjadi salah satu sorotan utama. Selama ini dikenal kalem, ia tampil lebih ekspresif dan percaya diri ketika membawakan lagu.
"Aku nggak nyangka Nana bisa menampilkan yang beda dari dirinya. Ini pasti gara-gara kamu (Melly Lee)," kata Soimah.
Melly Lee menjelaskan, ia terus mendorong Nana untuk berani tampil dan tidak takut bersaing dengan peserta lain. Dorongan konsisten itu disebutnya membuat rasa percaya diri Nana tumbuh dari waktu ke waktu.
Jadwal Dangdut Academy 8: Grup 3 Tim Melly Lee, Jumat 17 JuliLesti menambahkan, bukan hanya ekspresi yang mengalami peningkatan. Menurutnya, attitude panggung Nana juga tertata dengan baik dan memiliki nilai seni.
Fahri mendapatkan banyak apresiasi atas keluwesan gerak dan gestur panggungnya. Bagi Soimah, aspek tersebut menjadi nilai tambah yang memperkaya keseluruhan penampilan.
Meski demikian, ia memberikan catatan agar Fahri lebih berhati-hati saat mengeksekusi nada-nada tinggi dan mampu mengontrol emosi ketika bernyanyi.
Melly Lee sejalan dengan evaluasi itu. Ia menyebut tantangan terbesar Fahri ada pada sektor vokal; karakter suaranya yang bertenaga perlu diarahkan agar tetap terkontrol saat tampil.
Melly Lee Curhat Perasaan ke Arbil, Lesti Kejora Ikut GemasSakhi tampil meyakinkan dengan rasa percaya diri yang kuat. Soimah menilai setiap gerakan dan ekspresinya terlihat alami dari awal hingga akhir.
Menariknya, Melly Lee mengakui tidak banyak memberi arahan kepada Sakhi untuk nomor ini. Menurutnya, Sakhi sudah memahami konsep sejak awal dan mampu mengeksekusinya tanpa banyak koreksi.
Menanggapi hal itu, Soimah menyimpulkan bahwa Sakhi memiliki insting panggung yang baik dan cepat menangkap arahan.
Duet Azzio-Rama Raih 3 SO di D'Academy 8 Meski Melly Lee AbsenDi akhir sesi komentar, Soimah meminta ketiganya memperagakan kembali koreografi dari awal. Ia menilai perkembangan Fahri, Sakhi, dan terutama Nana dari babak audisi hingga Top 42 menjadi bukti nyata bahwa proses latihan bersama Melly Lee membuahkan hasil yang signifikan.
(kpl/rsp)