Kapanlagi.com - Tanaman hidroponik tidak hanya terbatas pada sayuran seperti selada dan kangkung. Sejumlah tanaman hias juga dapat tumbuh menggunakan media air atau sistem semi-hidroponik, sehingga cocok menjadi dekorasi rumah tanpa harus selalu menggunakan tanah. Pilihannya beragam, mulai dari tanaman berdaun hijau hingga jenis dengan corak warna mencolok.
Menanam tanaman hias menggunakan air menawarkan cara berbeda untuk menghadirkan suasana hijau di dalam rumah. Akar yang terlihat melalui wadah transparan memberikan nilai estetika tersendiri, sedangkan bentuk daun dan pertumbuhannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dekorasi. Metode ini juga bisa diterapkan pada ruangan terbatas, seperti meja kerja, rak, dan sudut dekat jendela.
Meski terlihat sederhana, pemilihan tanaman hidroponik perlu mempertimbangkan kemampuan tanaman beradaptasi dengan air, kebutuhan cahaya, serta ketersediaan nutrisi. Tidak semua tanaman hias dapat tumbuh optimal jika akarnya terus-menerus terendam. Berikut adalah sepuluh pilihan tanaman yang bisa dipertimbangkan, dirangkum KapanLagi.com dari berbagai sumber (12/10/2026).
Advertisement
Sirih gading menjadi salah satu pilihan tanaman hidroponik hias yang mudah dirawat, terutama bagi pemula. Tanaman ini memiliki daun berbentuk hati dengan corak hijau dan kuning yang bervariasi. Batangnya dapat tumbuh menjuntai, sehingga sirih gading cocok ditempatkan dalam vas kaca, botol bekas, atau wadah dekoratif di atas meja.
Perbanyakan sirih gading dapat dilakukan menggunakan stek batang yang memiliki buku tempat akar tumbuh. Masukkan bagian batang tersebut ke dalam air bersih, lalu letakkan di area dengan cahaya terang tidak langsung. Ganti air secara berkala dan bersihkan wadah jika muncul lendir. Untuk pertumbuhan jangka panjang, tambahkan nutrisi sesuai kebutuhan tanaman.
Bambu hoki atau Dracaena sanderiana sering digunakan sebagai tanaman dekorasi interior karena bentuk batangnya tegak dan daunnya memanjang. Tanaman ini dapat dipelihara dalam wadah berisi air tanpa menggunakan tanah. Susunan beberapa batang dalam vas transparan juga memberikan tampilan rapi, terutama untuk meja kerja, ruang tamu, atau meja dekat jendela.
Perawatan bambu hoki relatif sederhana, tetapi kualitas air tetap perlu diperhatikan. Gunakan air bersih dan ganti secara berkala agar wadah tidak menjadi tempat penumpukan kotoran. Letakkan tanaman di lokasi dengan pencahayaan tidak langsung karena paparan matahari yang terlalu terik dapat merusak daun. Pastikan bagian batang yang terendam tidak berlebihan untuk mengurangi risiko pembusukan.
Philodendron heartleaf memiliki daun berbentuk hati dengan warna hijau yang membuatnya cocok untuk dekorasi rumah minimalis. Batangnya tumbuh menjuntai sehingga tanaman ini dapat ditempatkan di rak, pot gantung, atau vas kecil. Jenis ini juga relatif mudah diperbanyak melalui stek batang, termasuk untuk ditumbuhkan menggunakan metode hidroponik sederhana.
Pilih stek yang memiliki setidaknya satu buku batang, kemudian masukkan bagian tersebut ke dalam air. Pastikan daun tidak ikut terendam agar tidak cepat membusuk. Tempatkan wadah di area bercahaya tidak langsung dan periksa kondisi akar secara rutin. Jika dipelihara dalam air untuk waktu lama, tanaman membutuhkan nutrisi yang sesuai agar pertumbuhannya tidak terhambat.
Monstera adansonii dikenal melalui bentuk daunnya yang memiliki lubang alami. Ciri tersebut membuatnya berbeda dari tanaman hias berdaun lebar pada umumnya. Tanaman ini dapat diperbanyak menggunakan stek batang dan ditumbuhkan di air setelah membentuk akar. Penampilannya cocok untuk menghadirkan sentuhan tropis pada meja, rak, maupun sudut ruangan yang mendapatkan cahaya cukup.
Untuk memulai penanaman, pilih batang sehat yang memiliki buku dan, jika tersedia, akar udara. Masukkan bagian buku ke dalam air tanpa merendam seluruh daun. Ganti air secara berkala dan hindari meletakkan wadah di bawah sinar matahari langsung yang terik. Apabila tanaman akan dipelihara dalam sistem hidroponik jangka panjang, berikan nutrisi sesuai kebutuhan pertumbuhannya.
Syngonium menawarkan variasi bentuk dan warna daun yang menarik untuk tanaman hidroponik hias. Daunnya berbentuk menyerupai mata panah, dengan pilihan warna hijau, putih, merah muda, hingga kombinasi beberapa warna. Penampilan tersebut membuatnya cocok untuk dekorasi ruangan yang membutuhkan aksen warna alami tanpa harus menambahkan banyak ornamen.
Syngonium dapat diperbanyak menggunakan stek batang yang memiliki buku, kemudian ditumbuhkan di dalam air. Tempatkan wadah di area bercahaya terang tidak langsung agar warna daun tetap menarik. Periksa akar secara berkala dan segera buang bagian yang lunak atau membusuk. Untuk pemeliharaan jangka panjang, tanaman ini dapat dipindahkan ke sistem semi-hidroponik dengan media seperti LECA.
Peace Lily atau Spathiphyllum memiliki daun hijau mengilap dan bunga putih yang menjadi daya tarik utamanya. Tanaman ini dapat digunakan sebagai dekorasi ruang tamu, ruang kerja, atau sudut ruangan yang tidak terkena matahari langsung. Penampilannya memberikan variasi di antara tanaman hidroponik hias yang lebih banyak mengandalkan bentuk dan warna daun.
Peace lily membutuhkan perhatian lebih saat dipelihara menggunakan sistem air. Tanaman yang sebelumnya tumbuh di tanah perlu beradaptasi agar akarnya dapat berfungsi dengan baik dalam lingkungan baru. Metode semi-hidroponik dengan media inert juga dapat dipertimbangkan. Jaga ketersediaan oksigen di sekitar akar, gunakan nutrisi yang sesuai, dan hindari kondisi akar terendam tanpa sirkulasi yang memadai.
Aglaonema dikenal sebagai tanaman hias berdaun dekoratif dengan corak hijau, merah, perak, atau merah muda. Kombinasi warna tersebut membuatnya menarik ditempatkan sebagai aksen di dalam rumah. Meski sering ditanam menggunakan media tanah, aglaonema juga dapat dipelihara dengan metode semi-hidroponik jika kondisi akar dan kebutuhan nutrisinya diperhatikan.
Untuk metode ini, gunakan media inert seperti LECA atau batu apung yang membantu menopang tanaman. Bersihkan sisa tanah dari akar secara hati-hati jika tanaman dipindahkan dari pot konvensional, lalu lakukan adaptasi secara bertahap. Atur larutan nutrisi dan kelembapan media agar akar tidak mengalami stres. Hindari langsung merendam seluruh akar tanpa mempertimbangkan kebutuhan oksigen tanaman.
Lili paris atau Chlorophytum comosum mempunyai daun panjang yang melengkung dengan kombinasi warna hijau dan putih pada sejumlah varietas. Tanaman ini juga menghasilkan anakan kecil yang menggantung dari tangkai panjang. Bentuknya cocok untuk vas, rak tanaman, maupun dekorasi dekat jendela yang mendapatkan cahaya tidak langsung.
Anakan lili paris dapat dipisahkan dari induknya dan ditumbuhkan dalam air sampai akarnya berkembang. Pastikan hanya bagian akar yang terendam, sedangkan pangkal daun tetap berada di atas permukaan air. Periksa kondisi akar secara berkala dan ganti air jika terlihat keruh. Untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, tanaman membutuhkan unsur hara tambahan dalam jumlah sesuai.
Dracaena memiliki beragam jenis dengan karakter daun yang berbeda, mulai dari bentuk ramping memanjang hingga susunan daun yang tumbuh di bagian atas batang. Beberapa jenisnya cocok dijadikan dekorasi sudut ruangan karena tumbuh tegak dan tidak memerlukan banyak ruang ke samping. Tanaman ini dapat dipelihara dengan metode semi-hidroponik setelah melalui proses adaptasi yang sesuai.
Dalam sistem semi-hidroponik, gunakan media seperti LECA untuk menyangga batang dan memberi ruang bagi akar. Atur pemberian air serta larutan nutrisi agar akar tidak terus-menerus berada dalam kondisi kekurangan oksigen. Pilih lokasi dengan cahaya terang tidak langsung dan hindari perubahan lingkungan secara mendadak. Periksa kondisi akar secara rutin untuk mendeteksi tanda pembusukan lebih awal.
Miana atau Coleus memiliki daun berwarna mencolok, seperti merah, ungu, hijau, dan merah muda. Perpaduan warna tersebut menjadikannya pilihan menarik bagi orang yang ingin menghadirkan dekorasi tanaman tanpa hanya mengandalkan warna hijau. Miana dapat diperbanyak melalui stek batang yang relatif mudah membentuk akar ketika ditempatkan dalam wadah berisi air.
Pilih batang sehat, lalu masukkan bagian bawahnya ke dalam air dan pastikan daun tidak terendam. Letakkan wadah di tempat dengan cahaya yang cukup karena pencahayaan memengaruhi tampilan warna daun. Jika dipelihara dalam air untuk jangka panjang, tambahkan nutrisi yang sesuai. Miana juga dapat dipindahkan ke sistem semi-hidroponik setelah akar berkembang dengan baik.
Beberapa tanaman hias yang dapat ditumbuhkan menggunakan air antara lain sirih gading, bambu hoki, philodendron heartleaf, monstera adansonii, syngonium, lili paris, dan miana. Aglaonema serta sejumlah jenis dracaena lebih cocok dipelihara dengan metode semi-hidroponik yang menggunakan media inert.
Ya. Tanaman hias tertentu dapat tumbuh tanpa tanah selama memperoleh air, oksigen, dan unsur hara yang dibutuhkan. Dalam sistem hidroponik, nutrisi diberikan melalui larutan, sedangkan metode semi-hidroponik dapat menggunakan media seperti LECA untuk menyangga akar.
Perawatan meliputi penggantian atau pengelolaan larutan air, pembersihan wadah, pemantauan kondisi akar, serta pemberian nutrisi sesuai kebutuhan tanaman. Pencahayaan juga perlu disesuaikan dengan jenis tanaman. Akar yang berubah menjadi lunak, berbau, atau menghitam perlu segera diperiksa.
Ya. Air biasa umumnya tidak menyediakan seluruh unsur hara yang diperlukan untuk pertumbuhan jangka panjang. Gunakan nutrisi hidroponik yang sesuai dengan jenis tanaman dan ikuti dosis pada petunjuk produk. Pemberian pupuk berlebihan justru dapat merusak akar.
Sirih gading, bambu hoki, dan philodendron heartleaf merupakan pilihan yang relatif mudah bagi pemula. Ketiganya dapat diperbanyak melalui stek atau dipelihara dalam air dengan perawatan dasar. Pastikan wadah bersih, pencahayaan sesuai, dan akar mendapatkan kondisi yang mendukung pertumbuhan.
(kpl/bim)