Kapanlagi.com - Tahi lalat di tulang dada telah lama menjadi subjek interpretasi dalam berbagai kepercayaan tradisional. Banyak orang percaya bahwa lokasi tahi lalat dapat mengungkap karakter dan nasib seseorang.
Secara medis, tahi lalat atau nevus adalah pertumbuhan sel pigmen kulit yang umumnya tidak berbahaya. Namun dalam konteks budaya, arti tahi lalat di tulang dada sering dikaitkan dengan berbagai makna khusus.
Mengutip dari Kitab Primbon Jawa Serbaguna Tetap Relevan Sepanjang Masa karya R. Gunasasmita, letak tahi lalat dipercaya dapat menunjukkan sifat-sifat seseorang yang sesungguhnya. Kepercayaan ini masih dipegang teguh oleh sebagian masyarakat hingga saat ini.
Tahi lalat, dalam istilah medis disebut nevus, merupakan pertumbuhan sel-sel pigmen (melanosit) yang terkonsentrasi pada area tertentu di kulit. Pertumbuhan ini umumnya terjadi sejak lahir atau berkembang selama masa kanak-kanak hingga dewasa muda. Tahi lalat dapat muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk area tulang dada, dan memiliki beragam ukuran, bentuk, serta warna.
Secara umum, tahi lalat dianggap sebagai variasi normal pada kulit manusia. Mayoritas tahi lalat bersifat jinak dan tidak memerlukan perawatan khusus. Tahi lalat terbentuk ketika sel-sel melanosit, yang bertanggung jawab atas produksi pigmen melanin, tumbuh dalam kelompok atau gumpalan alih-alih tersebar merata di permukaan kulit.
Menurut Nagarathinam, S., & Baalann, K. P. (2021) yang dikutip dari Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Volume 4 Nomor 1 April 2025, nevus pigmentosus adalah tumor jinak melanositik yang terjadi akibat proliferasi melanosit pada kulit. Etiologi perkembangan nevus pigmentosus masih belum diketahui secara pasti, tetapi diduga bersifat turun-temurun pada beberapa keluarga.
Faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya tahi lalat antara lain genetik, paparan sinar ultraviolet, perubahan hormonal, dan usia. Paparan sinar matahari, penurunan fungsi kekebalan tubuh, dan penggunaan kemoterapi merupakan faktor utama yang memengaruhi jumlah nevus pigmentosus yang berkembang pada seseorang.
Dalam kepercayaan tradisional, arti tahi lalat di tulang dada memiliki makna yang cukup signifikan. Area tulang dada dianggap sebagai pusat emosi dan vitalitas, sehingga tahi lalat di lokasi ini sering dikaitkan dengan karakteristik kepribadian yang kuat.
Mengutip dari buku Who Are You 2 karya Psiko POP (2015), arti tahi lalat di dada dapat merepresentasikan kepribadian orang yang keras hati dan memiliki prinsip. Dalam kesehariannya, orang tersebut tidak mudah terombang-ambing dan selalu berani menentukan pilihannya sendiri.
Lokasi spesifik tahi lalat di area tulang dada juga memiliki interpretasi yang berbeda-beda. Kepercayaan tradisional membedakan makna berdasarkan posisi yang lebih detail, seperti bagian kanan, kiri, atau tengah tulang dada.
Dikutip dari kajian Makna Kepercayaan Tanda Fisik Tubuh Manusia Masyarakat Dayak Bakati yang dipublikasikan di Jurnal Untan, tahi lalat di payudara atau area dada memiliki makna khusus dalam kepercayaan tradisional. Meskipun interpretasi dapat bervariasi antar budaya, konsep dasar tentang makna tahi lalat tetap memiliki kesamaan.
Interpretasi tentang arti tahi lalat di tulang dada tidak hanya terbatas pada satu budaya atau tradisi. Berbagai masyarakat di dunia memiliki pandangan yang beragam mengenai makna tahi lalat berdasarkan lokasinya di tubuh.
Dalam astrologi Cina, tahi lalat di area dada sering dikaitkan dengan kemakmuran dan keberuntungan dalam hidup. Tradisi ini percaya bahwa posisi tahi lalat dapat memberikan petunjuk tentang nasib dan karakter seseorang. Sementara itu, dalam kepercayaan India kuno, tahi lalat di dada dianggap sebagai tanda spiritual yang menunjukkan koneksi kuat dengan energi alam semesta.
Budaya Eropa klasik juga memiliki interpretasi tersendiri, di mana tahi lalat di area dada sering dikaitkan dengan passion dan intensitas emosional. Beberapa tradisi bahkan menganggap tahi lalat sebagai "tanda malaikat" yang memberikan perlindungan khusus kepada pemiliknya.
Dalam konteks modern, meskipun kepercayaan tentang makna tahi lalat masih bertahan, pendekatan yang lebih rasional mulai berkembang. Banyak orang kini memandang tahi lalat sebagai karakteristik fisik unik yang tidak memiliki korelasi langsung dengan nasib atau kepribadian seseorang.
Secara ilmiah, tidak ada bukti yang mendukung bahwa lokasi tahi lalat dapat menentukan karakter atau nasib seseorang. Interpretasi tentang makna tahi lalat lebih merupakan kepercayaan budaya dan tradisi yang tidak memiliki dasar medis atau ilmiah yang kuat.
Sebagian besar tahi lalat di tulang dada bersifat jinak dan tidak berbahaya. Namun, penting untuk memantau perubahan pada tahi lalat seperti perubahan warna, ukuran, atau bentuk, dan berkonsultasi dengan dokter jika terjadi perubahan yang mencurigakan.
Ya, tahi lalat dapat dihilangkan melalui berbagai prosedur medis seperti eksisi bedah, laser, atau cryotherapy. Namun, penghilangan tahi lalat sebaiknya dilakukan oleh profesional medis yang berpengalaman dan dengan alasan medis yang tepat.
Ya, tahi lalat dapat muncul kapan saja selama hidup seseorang, meskipun sebagian besar muncul selama dua dekade pertama kehidupan. Faktor seperti paparan sinar matahari, perubahan hormonal, dan genetik dapat mempengaruhi munculnya tahi lalat baru.
Tahi lalat normal biasanya memiliki warna yang seragam, bentuk yang simetris, tepi yang rata, dan ukuran yang stabil. Tahi lalat abnormal mungkin memiliki warna yang tidak merata, bentuk asimetris, tepi tidak beraturan, atau mengalami perubahan ukuran yang signifikan.
Dalam beberapa kepercayaan tradisional, ukuran tahi lalat dapat mempengaruhi interpretasi maknanya. Tahi lalat yang lebih besar sering dianggap memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap karakter atau nasib seseorang, meskipun hal ini tidak memiliki dasar ilmiah.
Memiliki banyak tahi lalat umumnya tidak berbahaya, tetapi dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Penting untuk melakukan pemeriksaan rutin dan memantau perubahan pada tahi lalat. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan kanker kulit atau banyak tahi lalat, konsultasikan dengan dermatolog untuk evaluasi lebih lanjut.