Kapanlagi.com - Cara bikin QRIS pada dasarnya cukup satu langkah besar: daftar sebagai merchant di penyedia jasa pembayaran (PJP) yang sudah berizin Bank Indonesia. Kamu cukup menyiapkan KTP, nomor HP aktif, data usaha, dan rekening untuk menampung uang hasil penjualan.
Saat ini proses pendaftarannya hampir selalu online, lewat aplikasi e-wallet, aplikasi bank, atau situs agregator QRIS. Begitu verifikasi selesai, kamu tinggal cetak kode QR-nya dan pasang di meja kasir, lalu cara bikin QRIS pun beres.
Perlu kamu tahu dulu, QRIS tidak diterbitkan langsung oleh bank sentral ke pedagang. Sebagaimana disampaikan Bank Indonesia, merchant cukup membuka akun di satu PJP QRIS yang berizin Bank Indonesia. Setelah itu, merchant bisa menerima pembayaran dari konsumen yang memakai QRIS dari aplikasi PJP mana pun.
Cara Jualan di Shopee untuk Pemula, dari Daftar sampai LarisAdvertisement
Jalur e-wallet biasanya jadi pilihan tercepat buat pelaku UMKM, karena semua tahapnya bisa diselesaikan dari HP tanpa datang ke kantor mana pun. Dalam praktiknya, cara bikin QRIS lewat aplikasi seperti GoPay Merchant, ShopeePay, atau DANA punya alur yang mirip: daftar akun, verifikasi identitas, lalu isi data usaha.
Unduh aplikasi merchant: Pasang aplikasi merchant dari penyedia pilihanmu lewat Play Store atau App Store. Sebagian penyedia punya aplikasi khusus merchant, sebagian lagi menyediakan menu "Daftar sebagai Merchant" di aplikasi utamanya.
Daftar dengan nomor HP aktif: Pakai nomor HP yang belum pernah didaftarkan sebagai merchant. Masukkan kode OTP yang dikirim lewat SMS, lalu setujui syarat penggunaan dan kebijakan privasi.
Apa Arti Vendor: Pengertian, Fungsi, dan Perannya dalam Dunia BisnisVerifikasi KTP dan wajah: Unggah foto KTP asli, bukan fotokopi, lalu lakukan selfie atau verifikasi wajah. Cari tempat yang terang dan jangan pakai topi, masker, atau kacamata supaya verifikasi tidak gagal.
Isi informasi usaha: Masukkan nama usaha atau outlet, alamat, kategori usaha, dan keterangan apakah kamu punya toko fisik atau tidak. Data harus sesuai kondisi sebenarnya agar tidak ditolak saat verifikasi.
Tunggu persetujuan: Di beberapa e-wallet, QRIS bisa aktif dalam hitungan jam sampai maksimal 1 hari kerja setelah data dinyatakan lengkap.
Unduh dan pasang QRIS: Buka menu QRIS di aplikasi, unduh kodenya, lalu cetak dengan ukuran yang jelas. Kamu juga bisa memesan stiker cetak resmi kalau penyedia menyediakannya.
Contoh sederhananya, bayangkan kamu punya warung kopi kecil tanpa badan usaha. Jalur e-wallet paling cocok untukmu karena cukup bermodal KTP dan HP. Panduan detail per aplikasi bisa kamu lihat di ulasan soal cara membuat QRIS GoPay.
Tips: Simpan kode QRIS asli di galeri HP sebagai cadangan. Kalau stiker di kasir rusak atau pudar, kamu bisa langsung mencetak ulang tanpa daftar dari awal.
Kalau kamu sudah punya rekening di bank tertentu, mendaftar QRIS lewat bank tersebut biasanya lebih praktis karena dana penjualan langsung masuk ke rekening yang sama. Langkah pertama memahami cara bikin QRIS lewat bank adalah mengecek aplikasi merchant resminya, misalnya BRI Merchant, BNI Merchant, Livin Merchant dari Mandiri, atau aplikasi Merchant BCA.
Siapkan rekening aktif: Umumnya bank meminta rekening atas nama pemilik usaha di bank itu sendiri sebagai tujuan pencairan dana.
Unduh aplikasi atau buka situs resmi bank: Masuk ke halaman QRIS bisnis di situs bank atau unduh aplikasi merchant-nya. Pilih opsi pendaftaran untuk merchant baru.
Rekomendasi Drama Korea Komedi tentang Startup yang Cocok untuk Anak KuliahanSetujui syarat dan ketentuan: Baca dulu ketentuan layanan, termasuk biaya transaksi yang berlaku untuk kategori usahamu.
Unggah dokumen: Kirim foto KTP, NPWP (jika ada), foto tempat usaha, dan buku tabungan. Pastikan semua foto tajam dan mudah dibaca.
Isi detail pemilik dan usaha: Masukkan nama lengkap sesuai KTP, jenis usaha, alamat lokasi, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
Tunggu verifikasi bank: Proses verifikasi di bank umumnya memakan waktu sekitar 1 sampai 7 hari kerja. Notifikasi persetujuan biasanya dikirim lewat email, SMS, atau aplikasi.
Untuk usaha yang sudah lebih formal, dokumen yang diminta bisa lebih lengkap. Mengutip panduan Juspay untuk pelaku bisnis, persyaratan umumnya mencakup dokumen pendaftaran usaha (NIB, SIUP, atau TDP), NPWP, KTP pemilik, dan informasi rekening bank usaha .
Jalur bank cocok untuk usaha yang omzetnya sudah stabil dan butuh pembukuan rapi dalam satu rekening. Contoh alur lengkapnya bisa kamu lihat di panduan membuat QRIS BCA secara online.
Selain e-wallet dan bank, ada juga penyedia atau agregator QRIS yang menerbitkan kode lewat situs dan dashboard sendiri. Model ini sering dipilih pelaku usaha yang ingin satu dashboard khusus untuk memantau transaksi, dan cara bikin QRIS di jalur ini biasanya ada biaya registrasi kecil di awal.
Kunjungi situs atau aplikasi penyedia: Buka halaman registrasi QRIS, lalu pilih jenis bisnis yang sesuai, misalnya UMKM, layanan, atau pribadi.
Isi formulir pendaftaran: Lengkapi data pribadi dan data usaha. Siapkan juga nomor KK, foto lokasi usaha, nomor rekening, email, dan nomor WhatsApp aktif.
Apa Arti Vendor: Pengertian, Fungsi, dan Perannya dalam Dunia BisnisBayar biaya registrasi: Beberapa agregator memungut biaya pendaftaran yang bisa dibayar lewat e-wallet atau virtual account. Kalau tidak segera dibayar, pendaftaran bisa tertahan sampai 14 hari lalu datanya di-reset.
Login ke dashboard: Setelah membayar, kamu akan mendapat username dan password lewat email atau WhatsApp. Verifikasi nomor dan email dengan OTP yang dikirim.
Unggah dokumen administrasi: Upload semua berkas di dashboard. Pengajuan baru diproses untuk mendapatkan NMID (National Merchant ID) setelah data dinyatakan lengkap.
Pantau notifikasi dan cetak QRIS: Kalau ada data yang perlu diperbaiki, kamu akan diberi tahu lewat email atau WhatsApp. Setelah disetujui, QRIS statis bisa langsung diunduh dan dicetak sendiri.
Siapa pun penyedianya, pastikan statusnya resmi. Sebagaimana dilaporkan Emerhub, QRIS tidak diterbitkan langsung oleh Bank Indonesia kepada merchant, melainkan diajukan melalui PJP berizin yang berperan sebagai acquirer . Jadi, cek dulu nama penyedia di daftar PJP resmi di situs Bank Indonesia sebelum kamu membayar biaya apa pun.
Tips: Jangan bagikan username dan password dashboard ke orang lain, termasuk ke pihak yang mengaku petugas. Penyedia resmi tidak akan meminta kode OTP-mu.
Setelah QRIS jadi, masih ada beberapa hal yang perlu kamu pahami supaya penggunaannya lancar dan tidak ada biaya yang mengejutkan. Merujuk laporan Jakarta Globe, Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan, "MDR 0 persen untuk transaksi hingga Rp500.000 di merchant usaha mikro bertujuan mendorong daya beli kelas menengah bawah." Dalam laporan yang sama, Deputi Gubernur BI Filianingsih mengatakan, "Ritel, khususnya makanan dan minuman, adalah sektor terbesar pengguna QRIS, dengan porsi 35,9 persen." Ia juga menambahkan, "MDR 0 persen memungkinkan merchant menghemat biaya transaksi, sehingga mereka bisa menginvestasikan kembali ke usahanya dan menciptakan efek berganda bagi perekonomian."
QRIS statis untuk usaha kecil: Kode ini dipakai berulang kali dan pelanggan mengetik nominal sendiri. Menurut Bank Indonesia, jenis ini memang ditujukan terutama untuk merchant mikro dan kecil, dengan stiker atau cetakan yang gratis.
QRIS dinamis untuk transaksi ramai: Merchant memasukkan nominal dulu, baru pelanggan memindai kode yang muncul di layar HP atau mesin EDC. Cara ini mengurangi risiko salah ketik nominal dan cocok untuk restoran, kafe, atau minimarket.
Rekomendasi Drama Korea tentang Pedagang yang Cocok untuk Merintis UsahaAturan MDR terbaru: MDR (Merchant Discount Rate) adalah potongan yang dibayar merchant untuk setiap transaksi QRIS. Mulai 1 Oktober 2026, usaha mikro tetap bebas MDR untuk transaksi sampai Rp500.000, sedangkan usaha kecil, menengah, dan besar bebas MDR untuk transaksi sampai Rp100.000. Di atas batas itu, potongan tetap berlaku sesuai kategori usaha.
MDR tidak boleh dibebankan ke pembeli: Biaya ini ditanggung merchant. Jadi, jangan menambahkan "biaya admin QRIS" ke pelanggan karena hal itu melanggar ketentuan.
Bisa dipakai untuk jualan online: Dilansir dari Antom, setelah terdaftar, merchant bisa membuat kode QR lewat platform penyedianya, baik untuk transaksi tertentu maupun pemakaian umum, lalu menampilkannya secara fisik di kasir atau secara digital di invoice dan platform e-commerce .
Lakukan uji coba pembayaran: Sebelum dipakai pelanggan, coba scan QRIS-mu dengan aplikasi m-banking atau e-wallet lain dengan nominal kecil. Pastikan dananya benar-benar masuk dan notifikasinya muncul.
Pisahkan rekening usaha: Kalau memungkinkan, pakai rekening khusus bisnis supaya catatan pemasukan tidak tercampur dengan uang pribadi.
Waspadai QRIS palsu: Cek stiker QRIS di kasir secara berkala. Pastikan nama merchant yang muncul saat dipindai memang nama usahamu, bukan stiker lain yang ditempel diam-diam.
Di banyak e-wallet dan bank, pendaftaran QRIS gratis, termasuk stiker atau file cetaknya. Sebagian agregator memungut biaya registrasi kecil di awal. Biaya yang perlu kamu perhatikan setelahnya adalah MDR per transaksi, yang besarnya tergantung kategori usaha dan nominal transaksi.
Tidak harus. Banyak penyedia membolehkan kamu memilih kategori tanpa toko fisik, jadi penjual online, jasa rumahan, atau pedagang keliling tetap bisa mendaftar dengan KTP dan data usaha yang jelas.
Bisa. QRIS adalah standar nasional, jadi satu kode QR dari penyedia mana pun bisa dipindai oleh berbagai aplikasi m-banking dan e-wallet yang terhubung dengan QRIS. Kamu tidak perlu memasang banyak kode QR dari tiap aplikasi.
Cara Jualan di Shopee untuk Pemula, dari Daftar sampai LarisDaftar Referensi
(kpl/ums)