Kapanlagi.com - Beasiswa Garuda merupakan program beasiswa bergelar yang memberikan kesempatan emas bagi putra-putri Indonesia untuk melanjutkan pendidikan S1 di universitas terbaik dunia. Program ini hadir sebagai solusi bagi pelajar berprestasi yang ingin kuliah gratis ke luar negeri tanpa terbebani biaya pendidikan yang tinggi.
Dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bekerja sama dengan LPDP, cara daftar beasiswa Garuda memiliki tahapan yang sistematis dan terstruktur. Program ini dirancang khusus untuk menciptakan pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Melansir dari situs resmi beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id, Beasiswa Garuda merupakan bagian integral dari ekosistem Sekolah Unggul Garuda yang dibangun atas tiga pilar fundamental: penyeimbang akses pendidikan, inkubator pemimpin masa depan, dan prestasi akademik serta pengabdian masyarakat. Cara daftar beasiswa Garuda ini telah dirancang untuk mengidentifikasi talenta terbaik bangsa yang siap berkompetisi di kancah global.
Beasiswa Garuda adalah program beasiswa bergelar yang bertujuan memberikan akses pendidikan tinggi internasional kepada sebanyak mungkin pelajar Indonesia, terutama yang berasal dari latar belakang yang selama ini kurang terwakili dalam sistem pendidikan tinggi nasional maupun global. Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperluas kesempatan pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Tujuan utama program ini sejalan dengan Asta Cita Nomor 4, yaitu memperkuat pembangunan SDM di berbagai bidang seperti sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, serta mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan kelompok rentan termasuk perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Beasiswa ini secara khusus ditujukan bagi lulusan SMA/Madrasah Aliyah yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikan S1 di luar negeri.
Mengutip dari Hotcourses Indonesia, program Beasiswa Garuda dibangun di atas tiga pilar utama yang saling mendukung. Pilar pertama adalah penyeimbang yang berperan dalam menciptakan kesetaraan kesempatan pendidikan. Pilar kedua berfungsi sebagai inkubator pemimpin yang bertujuan mencetak generasi pemimpin masa depan yang berkarakter dan berwawasan global. Sedangkan pilar ketiga menekankan pada prestasi akademik dan pengabdian masyarakat, memastikan penerima beasiswa tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Selain mencetak SDM yang kompeten sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI), Beasiswa Garuda juga bertujuan membentuk karakter penerima beasiswa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Program ini diharapkan dapat mengidentifikasi bakat-bakat unggul di bidang sains dan teknologi, sekaligus melahirkan peneliti dengan kemampuan pedagogik dan sertifikasi kompetensi yang diakui industri.
Persyaratan untuk mengikuti Beasiswa Garuda terbagi menjadi beberapa kategori yang harus dipenuhi oleh calon pendaftar. Kriteria umum yang wajib dipenuhi meliputi status kewarganegaraan Indonesia yang dibuktikan dengan dokumen resmi seperti KTP atau akta kelahiran. Prioritas diberikan kepada pelajar yang memiliki ikatan kuat dengan Indonesia dan berniat kembali setelah menyelesaikan studi.
Melansir dari Bank Mega Syariah, meskipun terbuka untuk semua, beasiswa ini memberikan prioritas khusus kepada pelajar berprestasi dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, yang dibuktikan dengan dokumen seperti kartu KKS atau surat keterangan tidak mampu. Hal ini sejalan dengan tujuan program untuk menciptakan pemerataan akses pendidikan berkualitas.
Persiapan dokumen merupakan tahap krusial dalam proses pendaftaran Beasiswa Garuda. Dokumen yang diperlukan terbagi menjadi beberapa kategori untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan data calon penerima beasiswa.
Dokumen Data Diri Pribadi:
Dokumen Akademik:
Mengutip dari Fakultas Hukum UMSU, untuk penyandang disabilitas terdapat persyaratan dokumen tambahan yang harus dilampirkan. Dokumen tersebut meliputi surat keterangan penyandang disabilitas dan ragam disabilitas yang diterbitkan fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit, atau dokter berdasarkan aturan perundang-undangan. Selain itu, diperlukan surat persetujuan dari orang tua atau wali bermaterai Rp 10.000 dan surat permohonan pendampingan sesuai kebutuhan penyandang disabilitas selama beraktivitas nanti.
Dokumen pendukung tambahan seperti esai motivasi pribadi, skor TOEFL atau IELTS, dan sertifikat prestasi lainnya dapat diikutsertakan untuk menambah poin penilaian dalam proses seleksi.
Proses pendaftaran Beasiswa Garuda dilakukan secara online melalui sistem yang telah disediakan oleh Kemdiktisaintek. Tahapan pendaftaran dirancang sistematis untuk memudahkan calon peserta dalam mengakses dan melengkapi persyaratan yang diperlukan.
Melansir dari Kumparan, proses seleksi Beasiswa Garuda terdiri dari empat tahapan utama. Tahap pertama adalah seleksi Letter of Acceptance yang diterbitkan universitas di luar negeri dan seleksi administratif untuk memverifikasi kelengkapan dokumen. Kemudian dilanjutkan dengan seleksi lanjutan seperti wawancara, asesmen motivasi dan tes lainnya untuk menggali potensi kandidat secara menyeluruh. Tahap terakhir adalah penetapan penerimaan yang akan diumumkan melalui website resmi Kemdiktisaintek.
Beasiswa Garuda 2025 dibuka dalam dua gelombang pendaftaran untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon peserta. Setiap gelombang memiliki timeline yang ketat dan harus dipatuhi oleh seluruh peserta untuk memastikan proses seleksi berjalan lancar dan tepat waktu.
Gelombang I:
Gelombang II:
Tahapan seleksi dimulai dengan upload Letter of Acceptance dimana calon peserta harus mengunggah surat penerimaan dari universitas luar negeri tujuan. Selanjutnya dilakukan seleksi administratif untuk pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan seluruh dokumen pendaftaran yang telah disubmit.
Mengutip dari Schoters, seleksi lanjutan dapat mencakup wawancara, asesmen motivasi, atau tes tambahan untuk menggali potensi kandidat secara menyeluruh. Proses ini dirancang untuk mengidentifikasi calon penerima beasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga karakter dan motivasi yang kuat untuk berkontribusi bagi Indonesia di masa depan.
Penetapan penerima beasiswa akan diumumkan melalui kanal resmi Kemendiktisaintek dan dapat diakses melalui dashboard akun masing-masing peserta. Penting untuk selalu memantau perkembangan status pendaftaran dan mengikuti instruksi yang diberikan oleh penyelenggara.
Beasiswa Garuda memberikan dukungan finansial komprehensif yang dirancang untuk memastikan penerima beasiswa dapat fokus pada studi tanpa khawatir tentang beban ekonomi. Program ini bersifat fully funded dan mencakup kebutuhan studi dan hidup secara menyeluruh selama masa kuliah di luar negeri.
Biaya Pendidikan yang Ditanggung:
Biaya Pendukung yang Disediakan:
Cakupan beasiswa yang komprehensif ini memungkinkan penerima untuk fokus sepenuhnya pada pencapaian akademik dan pengembangan diri tanpa terbebani masalah finansial. Program ini juga memberikan kesempatan bagi penerima beasiswa untuk mengembangkan jaringan internasional dan memperoleh pengalaman berharga di lingkungan akademik global.
Beasiswa Garuda terbuka untuk berbagai program studi, namun prioritas diberikan pada bidang sains dan teknologi sesuai dengan tujuan pengembangan ekosistem sains dan teknologi Indonesia. Calon peserta dapat memilih program studi yang sesuai dengan minat dan bakat mereka di universitas yang telah ditetapkan.
Letter of Acceptance (LoA) merupakan syarat wajib untuk mendaftar Beasiswa Garuda. Calon peserta harus sudah diterima di universitas luar negeri yang masuk dalam daftar resmi Kemdiktisaintek sebelum dapat mendaftar beasiswa ini. Disarankan untuk mempersiapkan aplikasi ke universitas jauh-jauh hari.
Tidak ada batasan usia yang spesifik disebutkan, namun program ini ditujukan untuk siswa yang sedang menempuh kelas 12 SMA/sederajat atau baru lulus. Fokus program adalah memberikan kesempatan kepada lulusan SMA untuk langsung melanjutkan ke jenjang S1 di luar negeri.
Durasi beasiswa disesuaikan dengan masa studi normal program sarjana yang dipilih, umumnya 3-4 tahun tergantung sistem pendidikan di negara tujuan. Beasiswa akan terus diberikan selama penerima memenuhi persyaratan akademik dan tidak melanggar ketentuan yang telah ditetapkan.
Ya, penerima Beasiswa Garuda diharapkan kembali ke Indonesia dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk kemajuan bangsa. Ini merupakan bagian dari komitmen sebagai penerima beasiswa untuk berkontribusi bagi pembangunan Indonesia sesuai dengan tujuan program.
Daftar universitas yang diakui untuk Beasiswa Garuda dapat dilihat di website resmi beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id. Daftar ini mencakup universitas-universitas ternama di berbagai negara seperti National University of Singapore, University of Melbourne, UC Berkeley, University of Oxford, dan lainnya.
Calon peserta wajib melaporkan secara transparan jika sedang atau akan menerima beasiswa lain, baik bergelar maupun non-gelar. Hal ini untuk menghindari duplikasi pendanaan dan memastikan pemerataan kesempatan. Keputusan akhir mengenai penerimaan beasiswa ganda akan ditentukan oleh penyelenggara.