Kapanlagi.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) telah resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025. Program ini bertujuan meningkatkan akses makanan bergizi bagi kelompok rentan seperti siswa PAUD hingga SMA, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Untuk mencapai target nasional, pemerintah membutuhkan sekitar 30.000 mitra yang akan berperan sebagai penyedia makanan bergizi. Saat ini baru terdapat 13.000 mitra aktif yang menyuplai makanan sekolah di seluruh Indonesia, sehingga masih terbuka lebar kesempatan bagi UMKM dan lembaga lain untuk bergabung.
Cara daftar mitra makan bergizi gratis dapat dilakukan secara online melalui portal resmi BGN. Proses pendaftaran ini tidak dipungut biaya dan terbuka bagi berbagai jenis usaha yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Advertisement
Melansir dari Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional, program ini menargetkan peserta didik pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah di lingkungan pendidikan umum, pendidikan kejuruan, pendidikan keagamaan, pendidikan khusus, pendidikan layanan khusus, dan pendidikan pesantren.
Mitra Program Makan Bergizi Gratis adalah individu, kelompok masyarakat, atau lembaga yang bermitra dengan Badan Gizi Nasional dalam penyediaan dan distribusi makanan bergizi. Mitra berperan sebagai pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemasok bahan pangan lokal, dan penyedia makanan bergizi lainnya.
Terdapat dua kategori utama mitra dalam program ini. Pertama, mitra non yayasan yang mencakup Perseroan Terbatas (PT), Commanditaire Vennootschap (CV), koperasi, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), UMKM, usaha dagang, dan instansi pemerintahan. Kedua, mitra yayasan yang berbentuk badan hukum yayasan dengan tanggung jawab utama dalam pengelolaan serta pencairan dana program.
Setiap dapur mitra mampu memproduksi maksimal 3.500 paket menu makanan per hari yang didistribusikan kepada pelajar dari tingkat TK/PAUD hingga SMA sederajat. Anggaran per porsi paket makanan MBG untuk tingkat pra SD dan SD/MI kelas 1-3 sebesar Rp8.000, sedangkan untuk SD/MI kelas 4-6 sampai SMA/SMK/MA maksimal Rp10.000 dengan menu sama namun porsi berbeda sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Mengutip dari laman resmi indonesia.go.id, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyatakan bahwa pemerintah membutuhkan sekitar 30.000 mitra untuk memenuhi pasokan makanan bagi program Makan Bergizi Gratis, dengan harapan jumlah mitra terus berkembang agar pasokan makanan bergizi dapat tercukupi terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
Untuk menjadi mitra program makan bergizi gratis, terdapat beberapa syarat utama yang harus dipenuhi oleh calon mitra. Syarat pertama adalah memiliki status hukum yang sah dan jelas, baik berupa UMKM, koperasi, PT, CV, atau lembaga lain yang relevan dengan penyediaan makanan bergizi.
Syarat kedua mengharuskan calon mitra berkomitmen menggunakan bahan pangan lokal sebagai bahan utama. Hal ini bertujuan untuk mendukung kesejahteraan petani dan meningkatkan produksi pangan dalam negeri. Syarat ketiga adalah memiliki dokumen resmi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Selain syarat utama tersebut, calon mitra juga harus memiliki rekomendasi resmi dari lembaga terpercaya, komitmen berkelanjutan untuk berkontribusi dalam bentuk pendanaan, fasilitas, maupun sumber daya manusia (SDM), serta keselarasan visi dengan BGN dalam menciptakan masyarakat sehat melalui gizi optimal.
Proses cara daftar mitra makan bergizi gratis dilakukan secara online melalui portal resmi Badan Gizi Nasional. Pendaftaran ini tidak dipungut biaya dan dapat diakses oleh seluruh elemen masyarakat yang memenuhi syarat.
Setelah pendaftaran berhasil dan disetujui, Anda akan menerima pemberitahuan resmi melalui email dan ditetapkan sebagai mitra resmi Program Makan Bergizi Gratis. Proses verifikasi ini meliputi pemeriksaan dokumen, validasi data diri, dan penilaian kelayakan berdasarkan standar yang ditetapkan BGN.
Setelah resmi menjadi mitra BGN, langkah selanjutnya adalah mengajukan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Proses ini memungkinkan mitra untuk menentukan lokasi operasional dalam mendukung distribusi program makan bergizi gratis.
Cara mengajukan titik SPPG dimulai dengan login ke akun mitra di laman mitra.bgn.go.id, kemudian pilih menu "Pengajuan Titik" atau "Pengajuan Lokasi SPPG". Klik tombol "Buat" atau "Ajukan Titik" untuk menambahkan titik lokasi bangunan SPPG.
Pada tahap selanjutnya, tandai lokasi bangunan SPPG pada peta virtual yang tersedia, lalu klik "Simpan dan Lanjutkan". Lengkapi informasi terkait lokasi SPPG termasuk alamat detail, fasilitas yang tersedia, dan kapasitas produksi. Checklist kesiapan titik bangunan SPPG sesuai ketentuan yang ditetapkan BGN.
Tim BGN akan memverifikasi pengajuan dan melakukan penilaian berdasarkan kualitas dapur/produksi, kapasitas distribusi, serta standar kebersihan dan keamanan pangan. Setelah proses verifikasi selesai, BGN akan menghubungi mitra untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan dukungan program MBG.
Menjadi mitra dalam program makan bergizi gratis memberikan berbagai manfaat signifikan bagi pelaku UMKM dan lembaga. Manfaat utama adalah mendapatkan dukungan dari pemerintah dalam penyediaan bahan pangan lokal berkualitas tinggi, yang tidak hanya meningkatkan kualitas produk tetapi juga memperkuat jaringan distribusi di tingkat lokal.
Dari sisi kontribusi sosial, mitra berperan langsung dalam meningkatkan gizi anak-anak Indonesia melalui penyediaan makanan bergizi untuk kelompok rentan seperti siswa PAUD hingga SMA. Program ini juga memberikan peluang ekonomi bagi UMKM untuk mengembangkan usaha sambil memberikan dampak positif bagi komunitas.
Keuntungan ekonomi yang diperoleh mitra cukup menjanjikan dengan sistem pembayaran yang jelas dari pemerintah. Setiap porsi makanan memiliki nilai anggaran yang telah ditetapkan, yaitu Rp8.000 untuk tingkat pra SD dan SD/MI kelas 1-3, serta maksimal Rp10.000 untuk SD/MI kelas 4-6 sampai SMA/SMK/MA.
Program ini juga mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui penggunaan bahan pangan lokal sebagai syarat utama. Hal ini menciptakan rantai nilai yang menguntungkan petani lokal, distributor, dan mitra penyedia makanan. Dengan bergabung sebagai mitra, UMKM dapat meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar.
Selain manfaat ekonomi, mitra juga mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah sebagai bagian dari program strategis nasional. Status ini dapat meningkatkan kredibilitas usaha dan membuka peluang kerjasama dengan pihak lain. Program MBG juga memberikan pelatihan dan pendampingan untuk memastikan kualitas makanan sesuai standar gizi yang ditetapkan.
Program Makan Bergizi Gratis adalah inisiatif pemerintah yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional untuk menyediakan makanan bergizi secara gratis kepada kelompok rentan seperti siswa PAUD hingga SMA, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini diluncurkan pada 6 Januari 2025 dan bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
Mitra program MBG dapat berupa UMKM, koperasi, PT, CV, Bumdes, usaha dagang, yayasan, atau instansi pemerintahan yang bergerak di bidang penyediaan makanan bergizi. Calon mitra harus memiliki status hukum yang sah, berkomitmen menggunakan bahan pangan lokal, dan memiliki dokumen resmi seperti KTP, NPWP, dan NIB.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal mitra.bgn.go.id dengan membuat akun baru, mengisi formulir pendaftaran, mengunggah dokumen persyaratan, dan menunggu proses verifikasi dari tim BGN. Pendaftaran tidak dipungut biaya dan terbuka untuk seluruh elemen masyarakat yang memenuhi syarat.
Dokumen yang diperlukan meliputi akta badan usaha, SK Kemenkumham, NPWP, NIB, KTP, profil perusahaan/organisasi, proposal kerjasama, dokumen keuangan terbaru, dan dokumen titik SPPG. Semua dokumen harus diunggah dalam format PDF atau JPG yang jelas dan dapat dibaca.
Setiap dapur mitra mampu memproduksi maksimal 3.500 paket menu makanan per hari yang didistribusikan kepada pelajar dari tingkat TK/PAUD hingga SMA sederajat. Kapasitas ini disesuaikan dengan kemampuan operasional dan standar kualitas yang ditetapkan BGN.
Anggaran per porsi paket makanan MBG untuk tingkat pra SD dan SD/MI kelas 1-3 sebesar Rp8.000, sedangkan untuk SD/MI kelas 4-6 sampai SMA/SMK/MA maksimal Rp10.000. Menu makanan sama namun porsi berbeda sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) setiap kelompok usia.
SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) adalah titik lokasi operasional mitra dalam mendukung distribusi program MBG. Setelah menjadi mitra resmi, dapat mengajukan titik SPPG melalui menu "Pengajuan Lokasi SPPG" di portal mitra dengan menandai lokasi pada peta virtual dan melengkapi informasi serta dokumen pendukung yang diperlukan.
(kpl/fed)