Cara Jualan di Shopee untuk Pemula, dari Daftar sampai Laris

Kapanlagi.com - Cara jualan di Shopee dimulai dari membuat akun, lalu kamu memilih menu Mulai Jual dan memverifikasi identitas dengan KTP. Setelah itu, kamu tinggal melengkapi profil toko, mengunggah produk, dan mengaktifkan jasa kirim.

Supaya toko benar-benar menghasilkan, kamu juga perlu memahami cara jualan di Shopee dari sisi strategi. Judul produk yang tepat, foto yang jelas, harga yang bersaing, dan balasan chat yang cepat adalah hal yang paling menentukan.

Sebagai gambaran, pusat edukasi penjual Shopee Singapura menjabarkan urutan dasarnya: daftar lewat Shopee App atau Seller Centre, tambahkan informasi toko, verifikasi identitas, unggah produk, masukkan detail rekening bank untuk pencairan penghasilan, lalu pilih jalur pengiriman . Di Indonesia, aturan perdagangan elektronik terbaru juga mewajibkan pelaku usaha online memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), baik untuk penjual perorangan maupun badan usaha.

Cara Menghitung Harga Jual yang Tepat untuk Kesuksesan Bisnis Anda

Advertisement

1. 1. Cara Mendaftar sebagai Penjual Shopee

Langkah pertama memahami cara jualan di Shopee adalah menyiapkan akun penjual yang sah dan terverifikasi. Seller atau penjual adalah status akun yang bisa membuka toko dan menerima pesanan, berbeda dengan akun pembeli biasa. Dalam praktiknya, pendaftaran bisa kamu lakukan dari HP maupun laptop.

  1. Siapkan dokumen dasar: Sediakan KTP pemilik akun, nomor HP aktif, email, dan rekening bank. Untuk penjual perorangan, siapkan NIK dan NIB. Untuk badan usaha (PT/CV), biasanya perlu NIB, NPWP, dan akta pendirian perusahaan.

  2. Unduh aplikasi atau buka situs Shopee: Pasang aplikasi Shopee dari Google Play Store atau App Store. Kalau pakai laptop, buka shopee.co.id atau Seller Centre di seller.shopee.co.id.

    Rekomendasi Drama Korea Komedi tentang Startup yang Cocok untuk Anak Kuliahan
  3. Buat akun Shopee: Daftar memakai nomor HP, atau gunakan akun Google, Facebook, maupun Apple. Masukkan kode OTP yang dikirim lewat WhatsApp, SMS, atau panggilan suara.

  4. Pilih menu Mulai Jual: Di aplikasi, buka tab Saya lalu ketuk Mulai Jual. Di situs, tombol Mulai Jual ada di bagian atas halaman.

  5. Verifikasi data diri: Unggah foto KTP pemilik akun, lalu lakukan verifikasi wajah. Pastikan foto tidak buram dan datanya sesuai, karena data yang tidak terbaca bisa membuat verifikasi ditolak.

  6. Setujui syarat dan ketentuan: Centang kolom persetujuan, lalu klik Lanjut untuk masuk ke pengaturan toko.

  7. Tambahkan rekening bank: Masukkan rekening atas nama yang sama dengan identitas yang didaftarkan. Rekening inilah tujuan penarikan dana dari Saldo Penjual.

Kalau kamu ingin berjualan tanpa menyetok barang, ada juga panduan memulai usaha dropship di Shopee yang cocok untuk modal kecil.

Tips: Ganti username bawaan dengan nama yang mudah diingat dan diketik. Nama toko berupa campuran huruf dan angka acak cenderung kurang dipercaya pembeli baru.

2. 2. Cara Menyiapkan Toko dan Mengunggah Produk

Akun yang sudah aktif belum cukup. Bagian terpenting dari cara jualan di Shopee justru ada di tampilan toko dan kualitas listing, yaitu halaman produk yang dilihat pembeli. Contoh sederhananya, bayangkan dua toko menjual kaus yang sama: biasanya pembeli memilih toko dengan foto jelas, deskripsi lengkap, dan judul yang mudah ditemukan.

Mengutip panduan Accio untuk penjual baru, kamu bisa menambahkan hingga delapan foto dan satu video, dan listing dengan gambar beresolusi tinggi yang bersih hampir selalu tampil lebih baik .

  1. Lengkapi profil toko: Isi nama toko, logo, banner, dan deskripsi singkat tentang produk yang kamu jual. Profil yang rapi membantu membangun kepercayaan.

    Cara Membuat Podcast di Spotify: Panduan Lengkap untuk Pemula
  2. Klik Tambah Produk Baru: Buka menu Produk Saya di aplikasi atau Seller Centre, lalu pilih Tambah Produk Baru.

  3. Tulis judul yang mengandung kata kunci: Gunakan pola Merek + Nama Produk + Jenis/Model + Spesifikasi. Misalnya, "Sepatu Lari Pria Hitam Ukuran 42" jauh lebih mudah dicari daripada judul yang puitis.

  4. Pilih kategori yang tepat: Kategori yang relevan membantu produk muncul di hasil pencarian yang sesuai.

  5. Unggah foto dan video asli: Gunakan cahaya alami di dekat jendela, lalu ambil foto dari depan, belakang, samping, dan detail penting produk.

  6. Tulis deskripsi yang menjawab pertanyaan pembeli: Jelaskan ukuran, bahan, cara pakai, isi paket, dan manfaat produk. Format poin akan memudahkan pembeli membaca.

  7. Atur variasi dan SKU: Gabungkan pilihan warna atau ukuran dalam satu listing. Beri kode SKU (Stock Keeping Unit, kode unik untuk melacak stok) seperti NIKEBLACK-39 supaya stok gudang mudah dikelola.

  8. Isi harga, stok, dan berat dengan akurat: Timbang produk setelah dikemas. Berat yang salah bisa memicu selisih ongkir yang dipotong dari penghasilanmu.

  9. Simpan dan tampilkan: Pastikan produk bukan barang terlarang, lalu klik Simpan & Tampilkan. Shopee juga menyediakan opsi menjadwalkan tayang produk.

Sebagaimana disampaikan Mr. Conlin, dikutip dari TrueCommerce, "Saat data produkmu dikirim ke marketplace dan diubah menjadi listing, konten berkualitas tinggi bisa menjadi pembeda antara produk yang menonjol dan produk yang tenggelam."

3. 3. Cara Mengatur Pengiriman dan Memproses Pesanan

Logistik sering dianggap sepele, padahal kecepatan kirim sangat memengaruhi ulasan. Dalam cara jualan di Shopee, pengaturan kurir dan proses pengemasan adalah bagian yang menentukan apakah pembeli mau belanja lagi atau tidak.

  1. Atur alamat pengambilan: Masukkan alamat toko atau gudang dengan lengkap supaya kurir mudah melakukan penjemputan.

  2. Aktifkan beberapa jasa kirim: Pilih kurir yang dekat dengan lokasimu, misalnya Shopee Xpress, J&T, JNE, atau SiCepat. Tambahkan opsi instan dan sameday kalau produkmu cocok untuk pengiriman cepat.

    Cara Menghitung Laba: Panduan Lengkap untuk Pebisnis
  3. Isi berat dan dimensi paket: Data ini dipakai untuk menghitung ongkir. Jika variasi produk punya berat berbeda, atur satu per satu.

  4. Ikut program Gratis Ongkir: Pembeli sangat sensitif soal ongkir, jadi lencana gratis ongkir bisa membantu menaikkan klik dan konversi. Perhatikan biaya layanan tambahannya.

  5. Kemas pesanan dengan aman: Gunakan kemasan kokoh dan beri bantalan untuk barang mudah pecah.

  6. Cetak dan tempel label pengiriman: Tempel resi (Air Waybill) di tempat yang mudah dipindai kurir.

  7. Kirim sebelum batas waktu: Proses pesanan secepat mungkin. Keterlambatan bisa memicu pembatalan dan poin penalti.

  8. Tarik dana dari Saldo Penjual: Setelah pembeli mengonfirmasi pesanan diterima, dana masuk ke Saldo Penjual dan bisa kamu tarik ke rekening terdaftar.

Soal gratis ongkir, tetap hitung untung-ruginya. Bret Bonnet dari Quality Logo Products, dikutip dari SCORE, mengingatkan, "Godaan untuk menawarkan gratis ongkir memang besar karena peritel besar melakukannya, tetapi biaya kirim ditambah bahan kemasan benar-benar menggerus margin. Jika tidak hati-hati, kamu justru bisa rugi."

4. 4. Cara Promosi Toko Shopee agar Cepat Laris

Toko sudah rapi, tapi pengunjung masih sepi? Di tahap ini cara jualan di Shopee beralih ke promosi. Manfaat utama fitur promosi bagi penjual baru adalah membantu toko mendapat pesanan pertama, karena pesanan dan ulasan awal akan mendongkrak kepercayaan.

  1. Gunakan fitur Naikkan Produk: Fitur gratis ini bisa dipakai berkala untuk menaikkan posisi produk pilihan di hasil pencarian.

  2. Buat Voucher Toko dan voucher ikuti toko: Voucher kecil bisa mengubah pengunjung menjadi follower yang berpeluang belanja ulang.

    Rekomendasi Drama Korea tentang Pedagang yang Cocok untuk Merintis Usaha
  3. Ikuti Flash Sale dan kampanye tanggal kembar: Siapkan stok sebelum event besar seperti 10.10, 11.11, 12.12, atau Ramadan.

  4. Tawarkan paket bundling: Gabungkan produk terlaris dengan produk yang kurang laku supaya stok lebih cepat berputar.

  5. Manfaatkan Shopee Live dan Shopee Video: Demo produk secara langsung membantu pembeli melihat bentuk asli barang.

  6. Coba Iklan Shopee saat modal cukup: Mulai dengan anggaran kecil, pantau hasilnya, lalu naikkan anggaran pada produk yang terbukti laku.

  7. Promosikan di media sosial: Bagikan tautan toko ke Instagram, TikTok, Facebook, atau WhatsApp untuk menambah trafik dari luar Shopee.

  8. Konsisten menambah produk: Unggah produk baru secara rutin agar toko terlihat aktif.

Cayley Bobo, reseller penuh waktu sekaligus cofounder Reseller's Edge University, dikutip dari Yahoo, mengatakan, "Semua platform punya sedikit perbedaan dalam ekspektasinya, tetapi semuanya menyukai aktivitas yang konsisten."

Mr. Conlin, dikutip dari TrueCommerce, juga menyebut, "Dalam memanfaatkan seluruh opsi pemasaran di Amazon dan marketplace lain, penjual sukses paham bahwa ini bukan proses sekali jalan."

5. Tips Menjaga Performa Toko Shopee dalam Jangka Panjang

Setelah pesanan mulai masuk, tantangan berikutnya adalah menjaga performa toko. Shopee membagi penjual ke beberapa tingkatan, mulai dari Non-Star, Star Seller, Star+, hingga Shopee Mall untuk brand resmi. Naik tingkat sangat bergantung pada rating, kecepatan respons chat, dan tingkat penyelesaian pesanan. Berikut kebiasaan yang perlu kamu jaga.

  • Balas chat dengan cepat dan ramah: Banyak pembeli bertanya dulu sebelum checkout. Respons cepat menaikkan peluang transaksi dan memengaruhi persentase chat dibalas.

  • Kumpulkan ulasan positif: Kemas paket dengan rapi, sisipkan kartu terima kasih, lalu minta ulasan secara sopan. Ulasan adalah bukti sosial yang tidak bisa dibeli.

    Rekomendasi Drama Korea Komedi tentang Startup yang Cocok untuk Anak Kuliahan
  • Tulis kondisi barang dengan jujur: Jangan menyembunyikan cacat atau perbedaan warna. Deskripsi yang tidak sesuai mengundang komplain dan pengembalian barang.

  • Pantau ketersediaan stok: Stok kosong membuat pembeli pindah ke toko lain dan bisa memicu pembatalan pesanan.

  • Tentukan harga dengan hitungan margin: Bandingkan harga kompetitor, lalu hitung biaya administrasi, biaya layanan program, ongkir, dan kemasan sebelum menetapkan harga jual.

  • Jangan bertransaksi di luar platform: Transaksi di luar Shopee tidak dilindungi sistem rekening bersama dan berisiko melanggar aturan.

  • Pahami Peraturan Komunitas: Baca daftar barang terlarang dan ketentuan listing supaya terhindar dari poin penalti.

  • Rekap penjualan secara rutin: Catat produk terlaris, biaya promosi, dan keuntungan bersih. Data ini membantu kamu memutuskan produk mana yang layak ditambah stoknya.

  • Pilih supplier terpercaya: Kualitas barang dari supplier langsung memengaruhi rating tokomu.

  • Evaluasi lewat menu Bisnis Saya: Pantau jumlah pengunjung, tingkat konversi, dan produk yang paling banyak dilihat, lalu perbaiki listing yang lemah.

Untuk persiapan dokumen sebelum mendaftar, kamu juga bisa membaca panduan persyaratan daftar jualan di Shopee.

Jangan berkecil hati kalau pesanan belum ramai di minggu pertama. Toko yang konsisten mengunggah produk, memperbaiki kata kunci, dan menjaga layanan biasanya tumbuh perlahan tapi stabil.

6. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Jualan di Shopee

Apakah daftar jadi penjual Shopee dipungut biaya?

Pendaftaran toko gratis. Namun, setiap transaksi yang berhasil dikenai potongan seperti biaya administrasi dan biaya transaksi. Besarnya tergantung kategori produk, status toko, dan program yang kamu ikuti, jadi cek ketentuan terbaru di Seller Centre.

Apakah bisa jualan di Shopee hanya bermodal HP?

Bisa. Mulai dari mengunggah produk, membalas chat, mengatur pengiriman, sampai menarik saldo, semuanya bisa dilakukan lewat aplikasi Shopee. Seller Centre di laptop cuma memudahkan pengelolaan saat produkmu sudah banyak.

Apakah jualan di Shopee wajib punya stok barang sendiri?

Tidak wajib. Pemula bisa memakai sistem reseller atau dropship, yaitu supplier yang mengirim barang ke pembeli. Meski begitu, punya stok sendiri membuat kamu lebih mudah mengontrol kualitas dan kecepatan pengiriman.

Cara Membuat Podcast di Spotify: Panduan Lengkap untuk Pemula

Daftar Referensi

  1. Shopee Singapore Seller Education. How do I start selling on Shopee. Diakses pada 19 Oktober 2026, dari https://seller.shopee.sg/edu/article/14165/how-to-start-selling-on-Shopee
  2. Accio. How to Sell on Shopee: A Practical Guide for New Sellers. Diakses pada 19 Oktober 2026, dari https://www.accio.com/blog/how-to-sell-on-shopee-a-practical-guide-for-new-sellers
  3. TrueCommerce. 6 Tips for Selling on Marketplaces. Diakses pada 19 Oktober 2026, dari https://www.truecommerce.com/blog/tips-for-selling-on-marketplaces/
  4. SCORE. 12 Online Selling Tips For Beginners. Diakses pada 19 Oktober 2026, dari https://www.score.org/articles/12-online-selling-tips-beginners/
  5. Yahoo. 6 Things You Should Do to Make More Money Selling Your Stuff Online, According to Pro Thrifters. Diakses pada 19 Oktober 2026, dari https://www.yahoo.com/lifestyle/articles/6-things-more-money-selling-214000336.html

    (kpl/ums)

 

Topik Terkait