Kapanlagi.com - Buah bit merupakan umbi berwarna merah keunguan yang kaya akan kandungan vitamin dan mineral penting bagi tubuh. Meskipun tergolong sebagai umbi-umbian karena tumbuh di dalam tanah, bit lebih dikenal sebagai buah karena bentuk dan warnanya yang menarik.
Banyak orang masih bingung tentang cara memasak buah bit yang tepat agar rasanya enak dan tidak berbau tanah. Padahal dengan teknik pengolahan yang benar, buah bit dapat menjadi hidangan lezat yang menggugah selera sekaligus menyehatkan.
Melansir dari University of Wisconsin â Madison, buah bit termasuk salah satu makanan dengan kandungan asam folat tertinggi. Dalam 100 gram buah bit yang telah dimasak terkandung berbagai nutrisi seperti kalori sebanyak 44 kilokalori, protein 1,7 gram, serat 2 gram, serta vitamin C, folat, magnesium, kalium, dan mangan yang mencukupi kebutuhan harian tubuh.
Cara memasak buah bit dimulai dengan memahami karakteristik umbi ini dan persiapan yang tepat sebelum diolah. Buah bit memiliki tekstur padat dengan daging berwarna merah cerah yang mengandung pigmen alami bernama betanin. Sebelum dimasak, buah bit perlu dibersihkan dengan benar untuk menghilangkan sisa tanah yang menempel tanpa merusak kulitnya.
Persiapan awal yang penting adalah mencuci buah bit di bawah air mengalir sambil menggosok permukaannya secara lembut. Potong bagian tangkai sekitar 2 sentimeter dari pangkal dan kerat sedikit ujung akarnya. Pada tahap ini, kulit bit sebaiknya tidak dikupas terlebih dahulu karena dapat membantu mempertahankan warna dan nutrisi selama proses pemasakan.
Mengutip dari The Spruce Eats, menjaga kulit bit tetap utuh saat memasak akan mencegah hilangnya warna merah alami dan nutrisi penting yang terkandung di dalamnya. Kulit juga berfungsi sebagai pelindung agar daging bit tidak menyerap terlalu banyak air saat direbus atau dikukus.
Pemilihan buah bit yang tepat juga mempengaruhi hasil akhir masakan. Pilih bit berukuran sedang dengan kulit yang halus, tidak keriput, dan tidak ada bercak busuk. Bit yang masih segar biasanya memiliki daun yang masih hijau dan tidak layu. Ukuran bit yang seragam akan memudahkan proses memasak karena tingkat kematangannya akan merata.
Merebus merupakan cara memasak buah bit yang paling populer dan mudah dilakukan. Metode ini efektif untuk melunakkan tekstur bit sambil mempertahankan sebagian besar nutrisinya. Proses merebus juga dapat mengurangi aroma tanah yang sering menjadi keluhan saat mengonsumsi bit mentah.
Untuk merebus bit, masukkan buah bit yang sudah dibersihkan ke dalam panci berisi air dingin hingga seluruh permukaan bit terendam. Nyalakan kompor dengan api besar hingga air mendidih, kemudian kecilkan api menjadi sedang. Tutup panci dan biarkan bit merebus selama 25-35 menit untuk ukuran sedang, atau 45 menit hingga 1 jam untuk bit berukuran besar.
Bit dianggap matang sempurna ketika dapat ditusuk dengan mudah menggunakan garpu atau pisau. Setelah empuk, angkat bit dan segera rendam dalam air dingin atau air es untuk menghentikan proses pemasakan. Cara ini juga memudahkan proses pengupasan kulit yang akan terkelupas dengan mudah setelah direndam air dingin.
Melansir dari Eating Well, air rebusan bit sebaiknya tidak dibuang karena mengandung nutrisi yang larut selama proses perebusan. Air ini dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami untuk makanan atau minuman lain, atau sebagai tambahan kaldu untuk sup dan masakan lainnya.
Mengukus adalah alternatif cara memasak buah bit yang lebih sehat karena meminimalkan kontak langsung dengan air. Metode ini membantu mempertahankan lebih banyak vitamin dan mineral yang larut dalam air, terutama vitamin C dan folat yang sensitif terhadap panas dan air.
Mengutip dari Healthline, mengukus buah bit dapat mempertahankan hingga 90% kandungan antioksidan seperti betanin dan flavonoid, dibandingkan dengan metode merebus yang hanya mempertahankan sekitar 70-80% antioksidan.
Memanggang merupakan cara memasak buah bit yang menghasilkan rasa paling manis dan tekstur paling lembut. Proses pemanggangan menyebabkan karamelisasi gula alami dalam bit, menciptakan cita rasa yang lebih kompleks dan mengurangi aroma tanah yang khas.
Bit panggang dapat disajikan dengan berbagai cara, seperti diiris tipis untuk salad, dipotong dadu untuk campuran sup, atau dihaluskan menjadi puree. Tambahkan sedikit cuka balsamic, minyak zaitun, dan irisan kulit jeruk untuk meningkatkan cita rasa.
Setelah menguasai cara memasak buah bit dengan berbagai metode dasar, bit dapat diolah menjadi beragam hidangan menarik. Fleksibilitas bit memungkinkannya digunakan dalam menu pembuka, hidangan utama, hingga camilan sehat.
Jus buah bit merupakan olahan paling populer dan mudah dibuat. Blender bit yang sudah dikukus atau direbus dengan tambahan apel, wortel, atau jeruk untuk mengurangi rasa langu. Segelas jus bit mengandung sekitar 5 gram serat, lebih tinggi dibandingkan jus jeruk yang hanya 1 gram per gelas.
Salad bit dapat dibuat dengan mengiris tipis bit yang sudah dimasak, kemudian mencampurnya dengan sayuran hijau, keju feta, kacang kenari, dan dressing vinaigrette. Kombinasi rasa manis dari bit dengan gurih keju dan renyah kacang menciptakan harmoni rasa yang sempurna.
Sup bit atau borscht adalah hidangan tradisional yang menghangatkan. Campurkan bit yang sudah dihaluskan dengan kaldu ayam atau sayuran, tambahkan kentang, bawang bombay, dan bumbu seperti basil serta bay leaf. Sajikan dengan taburan keju cheddar dan potongan ayam asap untuk protein tambahan.
Keripik bit menjadi camilan sehat alternatif. Iris bit mentah sangat tipis menggunakan mandolin, lumuri dengan sedikit minyak zaitun dan garam, lalu panggang dalam oven suhu 180 derajat Celsius hingga renyah selama 15-20 menit.
Acar bit dapat disimpan dalam lemari es hingga beberapa minggu. Rebus campuran air, cuka putih, gula, dan rempah-rempah seperti cengkeh, kayu manis, dan biji merica. Tuangkan cairan panas ke dalam toples berisi irisan bit, tutup rapat, dan diamkan minimal 24 jam sebelum dikonsumsi.
Salah satu tantangan utama dalam cara memasak buah bit adalah mengatasi aroma tanah yang khas dan menjaga warna merah cerah agar tidak pudar. Berikut beberapa tips praktis yang dapat diterapkan untuk menghasilkan olahan bit yang sempurna.
Menambahkan bahan asam seperti perasan lemon, jeruk nipis, atau cuka saat memasak dapat membantu mengurangi bau tanah sekaligus menjaga warna bit tetap cerah. Asam membantu menstabilkan pigmen betanin yang memberikan warna merah pada bit.
Menggunakan air dingin saat memulai proses perebusan lebih baik daripada memasukkan bit langsung ke air mendidih. Pemanasan bertahap membantu mengeluarkan aroma tanah secara perlahan dan mencegah bit pecah atau teksturnya menjadi terlalu lembek.
Tidak mengupas kulit sebelum memasak adalah kunci utama mempertahankan warna dan nutrisi. Kulit berfungsi sebagai pelindung alami yang mencegah pigmen dan vitamin larut dalam air atau hilang karena panas.
Menambahkan jahe atau rempah saat membuat jus atau sup bit dapat menutupi aroma tanah yang kurang disukai. Jahe memberikan sensasi hangat dan segar yang menyeimbangkan rasa earthy dari bit.
Menyimpan dengan benar juga penting untuk menjaga kualitas bit. Bit mentah dapat disimpan dalam kulkas hingga 2 minggu, sementara bit yang sudah dimasak sebaiknya dikonsumsi dalam 3-5 hari. Simpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan menjaga kesegaran.
Melansir dari Medical News Today, pigmen merah pada bit yang disebut betanin tidak hanya memberikan warna menarik tetapi juga memiliki sifat antioksidan kuat yang bermanfaat untuk kesehatan hati dan mencegah peradangan dalam tubuh.
Tidak, buah bit sebaiknya tidak dikupas sebelum dimasak. Kulit bit berfungsi melindungi warna merah alami dan nutrisi agar tidak hilang selama proses pemasakan. Setelah bit matang dan sedikit dingin, kulit akan mudah terkelupas dengan cara digosok menggunakan tangan atau handuk bersih.
Waktu merebus buah bit bervariasi tergantung ukurannya. Bit berukuran kecil hingga sedang memerlukan waktu 25-35 menit, sedangkan bit besar membutuhkan 45 menit hingga 1 jam. Bit dianggap matang ketika dapat ditusuk dengan mudah menggunakan garpu atau pisau.
Bau tanah pada bit dapat dikurangi dengan beberapa cara: merebus bit selama 15 menit sebelum diolah lebih lanjut, menambahkan perasan lemon atau cuka saat memasak, atau mencampurkan bit dengan bahan beraroma kuat seperti jahe, apel, atau jeruk saat membuat jus. Proses pemanggangan juga efektif mengurangi aroma tanah karena karamelisasi gula alami.
Ya, air rebusan bit mengandung nutrisi yang larut selama proses perebusan dan memiliki warna merah cerah. Air ini dapat digunakan sebagai pewarna alami untuk makanan seperti nasi, kue, atau minuman. Bisa juga ditambahkan ke dalam kaldu sup atau disimpan dalam kulkas untuk digunakan dalam resep lain.
Buah bit dapat dimakan mentah setelah dicuci bersih dan dikupas. Bit mentah memiliki tekstur renyah dan rasa yang lebih kuat dibandingkan bit yang dimasak. Bit mentah sering diiris tipis atau diparut untuk campuran salad, atau dijadikan jus. Namun, memasak bit dapat membuatnya lebih mudah dicerna dan mengurangi rasa earthy yang kuat.
Buah bit yang sudah dimasak dapat disimpan dalam wadah tertutup rapat di dalam kulkas selama 3-5 hari. Pastikan bit sudah benar-benar dingin sebelum disimpan untuk mencegah kondensasi yang dapat mempercepat pembusukan. Bit yang sudah dimasak juga bisa dibekukan hingga 3 bulan dalam wadah freezer atau kantong plastik kedap udara.
Jus buah bit boleh dikonsumsi setiap hari, namun sebaiknya tidak lebih dari satu gelas per hari. Meskipun kaya nutrisi, bit mengandung gula alami yang cukup tinggi dan oksalat yang dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal jika dikonsumsi berlebihan. Konsultasikan dengan dokter jika memiliki riwayat penyakit ginjal atau diabetes sebelum mengonsumsi jus bit secara rutin.
Ikuti kabar terbaru selebriti hanya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?