Kapanlagi.com - WhatsApp sebagai platform komunikasi terpopuler menyediakan fitur report untuk melindungi pengguna dari konten berbahaya dan perilaku tidak pantas. Namun, terkadang pengguna melakukan kesalahan dalam melaporkan seseorang atau konten tertentu.
Fitur pelaporan dirancang untuk menjaga ekosistem komunikasi yang aman bagi seluruh pengguna. Ketika seseorang melaporkan akun atau konten, WhatsApp akan meninjau laporan tersebut dan mengambil tindakan sesuai tingkat pelanggaran yang terjadi.
Memahami cara membatalkan report di WhatsApp menjadi penting ketika pengguna menyadari telah melakukan kesalahan pelaporan. Meskipun proses pembatalan memerlukan komunikasi dengan tim dukungan WhatsApp, langkah-langkah yang tepat dapat membantu mengatasi situasi ini dengan efektif.
WhatsApp menyediakan dua opsi utama untuk mengatasi akun yang mengganggu, yaitu "Report and Block" dan "Block". Kedua fitur ini memiliki fungsi berbeda namun saling berkaitan dalam menjaga keamanan pengguna. Fitur "Report and Block" berfungsi ganda dengan melaporkan nomor WhatsApp tertentu ke sistem WhatsApp sekaligus memblokir nomor tersebut dari daftar kontak pengguna.
Ketika menggunakan fitur ini, laporan akan dikirimkan ke tim WhatsApp untuk ditinjau lebih lanjut, dan akun yang dilaporkan berpotensi mendapat sanksi berupa pemblokiran sementara atau permanen tergantung tingkat pelanggaran. Sementara itu, fitur "Block" hanya berfungsi memblokir nomor WhatsApp dari kontak pengguna tanpa mengirimkan laporan ke sistem WhatsApp.
Pemahaman yang tepat tentang perbedaan kedua fitur ini sangat penting untuk menghindari kesalahan dalam pelaporan. Akun yang melakukan teror, spam, atau penipuan lebih tepat dilaporkan menggunakan "Report and Block", sedangkan untuk situasi personal yang tidak melibatkan pelanggaran kebijakan WhatsApp, cukup menggunakan fitur "Block" saja.
Menurut Modul Literasi Digital untuk Perguruan Tinggi, WhatsApp menjadi platform yang rentan terhadap penyebaran misinformasi karena sifat pesannya yang terenkripsi dari ujung ke ujung, sehingga fitur pelaporan menjadi sangat penting untuk menjaga keamanan platform.
Sebelum melakukan pelaporan, pastikan konten atau perilaku tersebut benar-benar melanggar kebijakan WhatsApp. Hal ini penting untuk menghindari penyalahgunaan fitur pelaporan dan mengurangi kemungkinan perlu melakukan pembatalan laporan di kemudian hari.
Proses pelaporan akun di WhatsApp dapat dilakukan dengan dua cara berbeda, tergantung pada status kontak yang akan dilaporkan. Untuk nomor yang belum tersimpan dalam daftar kontak, prosesnya relatif lebih sederhana karena opsi pelaporan sudah tersedia langsung di halaman percakapan.
Sistem akan menampilkan konfirmasi sebelum mengirimkan laporan untuk memastikan pengguna benar-benar ingin melaporkan kontak atau konten tersebut. Setelah konfirmasi, laporan akan dikirimkan ke tim WhatsApp untuk ditinjau sesuai prosedur standar mereka.
Ketika pengguna menyadari telah melakukan kesalahan dalam melaporkan seseorang atau konten tertentu, WhatsApp menyediakan mekanisme untuk membatalkan laporan melalui Pusat Bantuan. Proses pembatalan ini memerlukan komunikasi langsung dengan tim dukungan WhatsApp dan membutuhkan waktu untuk diproses.
Penting untuk diingat bahwa pembatalan report hanya dapat dilakukan melalui aplikasi WhatsApp Android dan iOS, tidak melalui WhatsApp Web atau versi modifikasi lainnya.
Meskipun laporan yang telah dikirimkan tidak dapat ditarik kembali sepenuhnya, efek pemblokiran dapat dibatalkan dengan mudah melalui pengaturan privasi WhatsApp. Pengelolaan daftar kontak yang diblokir memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk mengatur komunikasi mereka.
Perlu diingat bahwa meskipun blokir telah dibuka, laporan yang telah dikirimkan ke sistem WhatsApp tetap akan diproses sesuai prosedur standar mereka. Pembukaan blokir tidak mempengaruhi status laporan yang telah dikirimkan sebelumnya.
Berdasarkan Lentera Literasi Digital Indonesia, pengelolaan privasi dan keamanan di platform digital seperti WhatsApp memerlukan pemahaman yang baik tentang berbagai fitur yang tersedia untuk melindungi pengguna dari gangguan dan ancaman keamanan.
Laporan yang telah dikirimkan ke sistem WhatsApp tidak dapat ditarik kembali secara otomatis. Namun, pengguna dapat menghubungi tim dukungan WhatsApp melalui Pusat Bantuan untuk menjelaskan situasi dan meminta pertimbangan pembatalan laporan tersebut.
Proses pembatalan report memerlukan waktu yang bervariasi tergantung pada volume permintaan yang diterima tim dukungan WhatsApp. Biasanya respons awal dapat diterima dalam 24-48 jam, namun proses lengkap pembatalan dapat memakan waktu beberapa hari hingga seminggu.
Fitur pembatalan report melalui Pusat Bantuan hanya tersedia di aplikasi WhatsApp untuk Android dan iOS. WhatsApp Web dan versi modifikasi lainnya belum mendukung fitur ini, sehingga pengguna harus menggunakan aplikasi mobile untuk melakukan pembatalan.
Fitur "Block" hanya memblokir kontak dari daftar pengguna tanpa mengirimkan laporan ke WhatsApp. Sedangkan "Report and Block" melakukan dua tindakan sekaligus: melaporkan akun ke sistem WhatsApp untuk ditinjau dan memblokir kontak tersebut dari komunikasi lebih lanjut.
WhatsApp tidak memberitahu pengguna secara langsung bahwa mereka telah dilaporkan. Namun, jika laporan mengakibatkan tindakan seperti pemblokiran sementara atau pembatasan fitur, pengguna yang dilaporkan akan menerima notifikasi tentang tindakan tersebut tanpa menyebutkan siapa yang melaporkan.
WhatsApp biasanya tidak memberikan update spesifik tentang status laporan individual. Namun, jika laporan valid dan mengakibatkan tindakan, pengguna mungkin akan melihat perubahan pada akun yang dilaporkan, seperti akun tidak lagi aktif atau pesan tidak terkirim.
WhatsApp memiliki sistem untuk mendeteksi penyalahgunaan fitur pelaporan. Pengguna yang sering melakukan laporan tidak valid atau spam reporting dapat mengalami pembatasan pada kemampuan mereka untuk melaporkan konten di masa mendatang, atau bahkan sanksi pada akun mereka sendiri.