Cara Membuat Kue Nastar yang Lumer di Mulut

Kapanlagi.com - Kue nastar merupakan salah satu kue kering favorit yang hampir selalu hadir di setiap perayaan, terutama saat Lebaran. Perpaduan rasa gurih dari adonan dan manis asam dari selai nanas menciptakan cita rasa yang istimewa. Yang membuat nastar semakin digemari adalah teksturnya yang lembut dan lumer di mulut.

Membuat kue nastar yang lumer di mulut sebenarnya tidak sulit jika mengetahui teknik dan bahan yang tepat. Kunci utamanya terletak pada pemilihan bahan berkualitas, takaran yang presisi, dan teknik pengolahan yang benar. Dengan mengikuti panduan yang tepat, siapa pun bisa membuat nastar dengan hasil sempurna.

Tekstur lumer yang menjadi ciri khas nastar premium dipengaruhi oleh beberapa faktor penting. Penggunaan mentega berkualitas, perbandingan tepung yang pas, serta teknik pengadukan yang tidak berlebihan akan menghasilkan nastar dengan tekstur yang diinginkan. Berikut ini berbagai cara membuat kue nastar yang lumer di mulut dengan hasil yang memuaskan.

1 dari 12 halaman

1. 1. Cara Membuat Nastar Klasik Full Butter

Cara membuat kue nastar yang lumer di mulut dengan menggunakan butter murni menghasilkan tekstur premium yang sangat lembut. Penggunaan butter berkualitas tinggi menjadi kunci utama kesuksesan resep ini.

  1. Siapkan Bahan Berkualitas: Gunakan 250 gram butter berkualitas baik, 60 gram gula halus, 375 gram tepung protein sedang, 15 gram susu bubuk, 15 gram tepung maizena, 3 kuning telur, dan 15 gram keju parmesan parut. Pastikan semua bahan dalam suhu ruang agar mudah tercampur.

  2. Kocok Butter dan Gula: Mixer butter dan gula halus hanya sampai rata saja, jangan terlalu lama. Proses pengocokan yang singkat mencegah adonan menjadi terlalu mengembang yang bisa membuat nastar melebar saat dipanggang.

  3. Tambahkan Kuning Telur: Masukkan kuning telur satu per satu sambil terus dimixer hingga merata. Matikan mixer segera setelah tercampur untuk menghindari overmixing.

  4. Campurkan Bahan Kering: Masukkan tepung terigu, maizena, susu bubuk, dan keju parmesan. Aduk menggunakan spatula hingga adonan bisa dibentuk. Jika masih lembek, tambahkan tepung sedikit demi sedikit.

  5. Bentuk dan Isi Nastar: Timbang adonan kulit 8 gram dan isi 3 gram, atau sesuai selera. Bentuk bulat atau bulat panjang hingga adonan habis.

  6. Panggang dengan Suhu Tepat: Panggang dengan suhu 135 derajat Celsius selama 45 menit atau sampai matang. Setelah matang, oles dengan bahan olesan saat nastar masih panas, lakukan dua kali pengolesan.

  7. Panggang Kembali untuk Warna Gold: Oven kembali dengan suhu 110 derajat Celsius sampai warna gold yang diinginkan. Angkat, dinginkan, dan masukkan ke dalam stoples kedap udara.

2. 2. Cara Membuat Nastar Tanpa Telur yang Lembut

2. Cara Membuat Nastar Tanpa Telur yang Lembut (c) Ilustrasi AI

Bagi yang memiliki alergi telur atau ingin variasi berbeda, cara membuat kue nastar yang lumer di mulut tanpa telur ini bisa menjadi solusi tepat dengan hasil yang tetap lezat.

  1. Campurkan Margarin dan Susu Kental Manis: Kocok 200 gram margarin mix butter dengan 40 gram susu kental manis sebentar saja sampai tercampur rata. Bisa menggunakan mixer atau whisker manual.

  2. Masukkan Tepung: Tambahkan 225 gram terigu protein sedang atau rendah dan 75 gram maizena. Aduk dengan sendok kayu sampai tercampur rata dan adonan bisa dibentuk.

  3. Bentuk dengan Isian Selai: Ambil sedikit adonan, beri selai nanas yang sudah dibulatkan kecil-kecil. Bentuk sesuai selera dan susun di loyang.

  4. Panggang Setengah Matang: Panaskan oven 10 menit, masukkan loyang berisi kue. Panggang sampai setengah matang, keluarkan dan biarkan dingin.

  5. Olesi dengan Kuning Telur: Olesi dengan campuran kuning telur. Untuk hasil yang benar-benar kinclong dan mulus, olesi dua sampai tiga kali.

  6. Panggang Hingga Matang: Panggang lagi dengan api sedang cenderung kecil sampai matang. Biarkan hingga dingin dan simpan dalam wadah kedap udara.

3. 3. Cara Membuat Nastar dengan Tambahan Maizena

3. Cara Membuat Nastar dengan Tambahan Maizena (c) Ilustrasi AI

Penggunaan tepung maizena dalam cara membuat kue nastar yang lumer di mulut membantu menurunkan kadar protein sehingga menghasilkan tekstur yang lebih renyah namun tetap meleleh.

  1. Siapkan Bahan dengan Maizena: Campurkan 50 gram tepung maizena, 375 gram tepung terigu, 300 gram mentega, 30 gram susu bubuk, 75 gram gula halus, 3 kuning telur, dan setengah sendok teh garam.

  2. Campur Tepung Kering: Aduk rata tepung terigu, tepung maizena, dan susu bubuk dalam satu wadah terpisah.

  3. Buat Adonan Berbutir: Tambahkan gula halus, kuning telur, mentega, dan garam ke dalam campuran tepung. Aduk dengan garpu hingga terbentuk adonan berbutir-butir, lalu aduk dengan tangan hingga bisa dibentuk.

  4. Isi dan Bentuk: Ambil sejumput adonan, bentuk bulatan, pipihkan, isi tengahnya dengan setengah sendok teh selai nanas. Bulatkan kembali dan susun di loyang.

  5. Olesi dan Beri Hiasan: Olesi permukaan dengan bahan olesan dan tancapkan satu buah cengkih di atasnya sebagai hiasan.

  6. Panggang Sempurna: Panggang dalam oven dengan suhu 150 derajat Celsius selama kurang lebih 25 menit hingga kue matang dan berwarna kuning kecokelatan.

4. 4. Cara Membuat Nastar Keju yang Gurih

Menambahkan keju dalam cara membuat kue nastar yang lumer di mulut memberikan dimensi rasa gurih yang lebih kaya dan aroma yang menggugah selera.

  1. Kocok Mentega dan Gula: Kocok 175 gram butter, 125 gram margarin, dan 90 gram gula halus selama satu menit menggunakan mixer.

  2. Tambahkan Kuning Telur: Masukkan 3 butir kuning telur, kocok hingga merata dengan durasi maksimal dua menit.

  3. Masukkan Keju: Tambahkan 100 gram kacang mede yang sudah dipanggang dan dihaluskan, serta 100 gram keju cheddar parut. Aduk hingga rata.

  4. Campurkan Bahan Kering: Tambahkan campuran 225 gram tepung terigu protein rendah, 25 gram susu bubuk, dan 10 gram tepung maizena sambil diayak. Aduk sampai adonan kalis.

  5. Bentuk dan Panggang Pertama: Bentuk adonan bulat, pipihkan, isi dengan selai nanas, tutup dan bulatkan. Susun di loyang dan panggang selama 15 menit dengan suhu 140 derajat celsius.

  6. Tambahkan Topping Keju: Oles permukaan nastar dengan kuning telur, taburi keju parut. Panggang kembali selama 20 menit dengan suhu 140 derajat celsius.

  7. Dinginkan dan Simpan: Angkat, dinginkan, dan simpan nastar dalam wadah kedap udara agar tetap renyah.

5. 5. Cara Membuat Nastar Green Tea yang Unik

Variasi modern dari cara membuat kue nastar yang lumer di mulut dengan tambahan bubuk green tea memberikan warna menarik dan rasa yang berbeda.

  1. Kocok Bahan Basah: Kocok 150 gram mentega, 50 gram margarin, dan 50 gram gula halus dengan kecepatan sedang selama dua menit sampai mengembang.

  2. Masukkan Telur Bertahap: Tambahkan 3 butir kuning telur satu per satu sambil terus dikocok rata. Hentikan proses pengocokan ketika sudah tercampur merata.

  3. Tambahkan Bahan Kering dan Green Tea: Masukkan 340 gram tepung terigu protein rendah, 20 gram susu bubuk fullcream, dan 8 gram bubuk green tea. Uleni sampai semua bahan tercampur rata dan adonan bisa dipulung.

  4. Istirahatkan Adonan: Jangan menguleni terlalu lama karena akan membuat bentuk kue mengembang berlebihan saat dipanggang. Diamkan adonan sebentar.

  5. Isi dengan Selai: Siapkan selai nanas yang sudah dibentuk bulat-bulat kecil. Pipihkan adonan tepung, beri isian selai nanas, lakukan sampai adonan habis.

  6. Panggang Hingga Matang: Panaskan oven terlebih dahulu. Tata kue nastar di loyang yang sudah diolesi mentega. Panggang selama kurang lebih 30 menit sampai matang dengan suhu yang sesuai.

6. 6. Cara Membuat Nastar dengan Teknik Anti Retak

6. Cara Membuat Nastar dengan Teknik Anti Retak (c) Ilustrasi AI

Salah satu masalah umum dalam cara membuat kue nastar yang lumer di mulut adalah permukaan yang retak. Teknik khusus ini membantu menghasilkan nastar dengan permukaan mulus.

  1. Gunakan Tepung Protein Rendah: Pilih tepung terigu protein rendah karena menghasilkan kue yang lebih renyah tapi tidak keras. Semakin tinggi protein, semakin banyak gluten yang membuat kue keras.

  2. Jangan Overmix Adonan: Kocok mentega dan butter hanya sebentar untuk mencampur, tidak perlu mengembang. Cookies tidak membutuhkan pengembangan lama, overmixing membuat cookies tidak sesuai bentuknya.

  3. Atur Suhu Oven dengan Tepat: Jangan memanggang dengan suhu terlalu tinggi. Gunakan suhu sekitar 150-160 derajat celsius. Suhu terlalu tinggi membuat bagian luar gosong sementara dalam masih mentah.

  4. Perhatikan Ketebalan Kulit: Kulit nastar tidak boleh terlalu tipis dan isian selai jangan terlalu besar. Perbandingan yang seimbang mencegah nastar retak saat dipanggang.

  5. Oles Saat Hampir Matang: Panggang nastar hingga 90 persen matang terlebih dahulu. Dinginkan, baru poles dengan kuning telur atau egg wash. Teknik ini mencegah permukaan pecah-pecah.

  6. Oles Berlapis: Setelah olesan pertama kering, berikan olesan kedua. Tunggu hingga kering, baru masukkan kembali ke oven selama tiga menit untuk mematangkan kuning telur.

  7. Bentuk Bulat Sempurna: Pastikan saat membentuk nastar tidak ada retakan. Gelindingkan adonan di telapak tangan hingga benar-benar bulat mulus, karena retakan akan membuat nastar pecah saat dipanggang.

7. 7. Cara Membuat Nastar Ukuran 1 Kg untuk Jualan

Untuk keperluan jualan atau acara besar, cara membuat kue nastar yang lumer di mulut dalam jumlah banyak memerlukan perhitungan bahan yang tepat agar hasilnya konsisten.

  1. Siapkan Bahan Skala Besar: Gunakan 1 kg tepung terigu protein rendah yang diayak, 500 gram butter suhu ruang, 200 gram gula halus yang diayak, 4 kuning telur, 2 sendok makan susu bubuk, seperempat sendok teh garam, dan setengah sendok teh vanili bubuk.

  2. Mixer dengan Kecepatan Rendah: Mixer butter dan gula halus dengan kecepatan rendah hingga tercampur rata sekitar 2 menit. Jangan terlalu lama agar tidak overmix.

  3. Tambahkan Telur Satu Per Satu: Masukkan kuning telur satu per satu sambil terus dimixer hingga rata. Tambahkan susu bubuk, garam, dan vanili, aduk rata.

  4. Masukkan Tepung Bertahap: Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk menggunakan spatula hingga adonan bisa dipulung. Jangan menguleni terlalu lama.

  5. Istirahatkan di Kulkas: Diamkan adonan selama 15-30 menit dalam kulkas agar lebih mudah dibentuk dan mentega tidak terlalu lembek.

  6. Timbang untuk Konsistensi: Ambil adonan kulit seberat 7 gram, pipihkan, isi dengan bulatan selai nanas 5 gram. Bulatkan hingga rapi dan selai tertutup sempurna.

  7. Panggang Dua Tahap: Panggang dalam oven suhu 150 derajat Celsius selama 20-25 menit. Keluarkan, dinginkan, olesi dengan bahan olesan. Panggang lagi 5-10 menit hingga kuning keemasan.

8. Tips Membuat Selai Nanas yang Sempurna

Tips Membuat Selai Nanas yang Sempurna (c) Ilustrasi AI

Selai nanas yang berkualitas sangat penting dalam cara membuat kue nastar yang lumer di mulut. Selai yang terlalu basah atau terlalu kering akan mempengaruhi hasil akhir nastar.

  1. Pilih Nanas yang Tepat: Gunakan nanas matang yang manis dengan aroma harum. Nanas palembang sering menjadi pilihan karena rasanya yang pas untuk selai.

  2. Parut dengan Benar: Parut nanas menggunakan parutan kayu atau blender. Jangan lupa menyertakan bonggolnya karena mengandung serat yang membantu tekstur selai.

  3. Peras untuk Mengurangi Air: Setelah diparut, peras hasil parutan untuk mengurangi kadar air berlebih. Selai yang terlalu basah akan membuat nastar mudah bocor.

  4. Masak dengan Api Kecil: Masak nanas dengan api besar hingga air menyusut, lalu tambahkan gula, garam, kayu manis, dan cengkeh. Lanjutkan dengan api kecil hingga mengering.

  5. Aduk Terus Menerus: Aduk selai secara konsisten agar tidak gosong dan matang merata. Proses ini memakan waktu sekitar 45-60 menit.

  6. Tes Kematangan: Selai yang sudah matang memiliki tekstur yang bisa dibentuk dan tidak lengket di tangan. Dinginkan sebelum dibentuk bulat-bulat.

  7. Simpan dengan Benar: Jika selai terlalu lengket, masukkan ke lemari es hingga agak keras agar lebih mudah dibentuk dan digunakan.

9. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Memahami kesalahan umum dalam cara membuat kue nastar yang lumer di mulut membantu menghasilkan kue dengan kualitas terbaik dan menghindari kegagalan.

  1. Mengocok Terlalu Lama: Nastar bukan jenis kue yang harus mengembang berlebihan. Mengocok mentega atau butter terlalu lama membuat kue menjadi keras dan melebar saat dipanggang.

  2. Menggunakan Tangan Langsung: Aduklah adonan dengan spatula, bukan langsung dengan tangan. Panas tubuh membuat butter atau mentega mencair yang mengakibatkan tekstur kue berubah.

  3. Terlalu Sering Menyentuh Adonan: Saat proses mencetak, keluarkan kue sedikit demi sedikit. Simpan sisa adonan di kulkas dengan plastic wrap agar mentega tidak meleleh.

  4. Menggunakan Gula Pasir: Gunakan gula halus, bukan gula pasir. Gula halus bisa dibeli kiloan di toko bahan kue atau haluskan sendiri dengan blender. Jangan tertukar dengan gula icing.

  5. Pelit Memberikan Isian: Jangan pelit memberikan isian selai nanas. Perbandingan kulit adonan dengan selai harus seimbang agar bentuk nastar bulat sempurna dan rasanya premium.

  6. Menggunakan Terlalu Banyak Telur: Jangan gunakan terlalu banyak telur karena membuat adonan terlalu cair. Adonan tidak akan mempertahankan kepadatannya dan nastar menjadi terlalu empuk bahkan cepat hancur.

10. Variasi Isian Nastar yang Menarik

Variasi Isian Nastar yang Menarik (c) Ilustrasi AI

Selain selai nanas tradisional, cara membuat kue nastar yang lumer di mulut bisa divariasikan dengan berbagai isian lain untuk menciptakan rasa yang berbeda dan menarik.

  • Nastar Isi Kurma: Cincang kasar kurma, tambahkan sedikit air, dan haluskan dengan blender. Masak kurma sampai teksturnya padat di wajan anti lengket untuk isian yang manis alami.

  • Nastar Isi Durian: Campurkan 500 gram daging durian tanpa biji dengan 100 gram gula pasir dan 1 sendok makan susu kental manis. Panaskan dengan api kecil hingga mengental.

  • Nastar Isi Cokelat: Gunakan selai cokelat atau ganache cokelat yang sudah didinginkan dan dibentuk bulat sebagai isian untuk variasi rasa yang disukai anak-anak.

  • Nastar Isi Keju: Campurkan keju cheddar parut dengan sedikit susu kental manis, bentuk bulat dan gunakan sebagai isian untuk rasa gurih yang unik.

  • Nastar Isi Stroberi: Masak stroberi segar dengan gula hingga mengental menjadi selai. Teksturnya harus cukup kering agar tidak bocor saat dipanggang.

11. Cara Penyimpanan Nastar yang Benar

Cara Penyimpanan Nastar yang Benar (c) Ilustrasi AI

Setelah berhasil membuat nastar dengan sempurna, penyimpanan yang tepat sangat penting agar kue tetap renyah dan lezat dalam jangka waktu lama.

  • Tunggu Hingga Benar-Benar Dingin: Pastikan nastar sudah benar-benar dingin sebelum disimpan. Nastar yang masih hangat akan menimbulkan kondensasi di dalam wadah yang membuat kue menjadi lembab.

  • Gunakan Wadah Kedap Udara: Simpan nastar dalam toples atau wadah kedap udara untuk mencegah kelembaban masuk dan menjaga kerenyahan kue.

  • Jangan Menumpuk Terlalu Tinggi: Susun nastar dengan hati-hati, jangan menumpuk terlalu tinggi agar bentuknya tetap terjaga dan tidak pecah.

  • Simpan di Tempat Sejuk dan Kering: Letakkan wadah penyimpanan di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

  • Untuk Penyimpanan Jangka Panjang: Jika ingin menyimpan lebih dari 2 minggu, masukkan nastar dalam plastik kedap udara lalu simpan di kulkas. Nastar bisa bertahan hingga 1 bulan.

  • Kembalikan ke Suhu Ruang: Sebelum disajikan, keluarkan nastar dari kulkas dan biarkan kembali ke suhu ruang agar tekstur dan rasanya optimal.

12. FAQ

Mengapa nastar saya keras dan tidak lumer di mulut?

Nastar yang keras biasanya disebabkan oleh pengadukan adonan yang terlalu lama atau penggunaan tepung protein tinggi. Gunakan tepung protein rendah dan jangan overmix adonan. Pastikan juga menggunakan butter atau mentega berkualitas baik dengan takaran yang tepat.

Berapa lama nastar bisa bertahan?

Nastar yang disimpan dalam wadah kedap udara di suhu ruang bisa bertahan hingga 2 minggu. Jika disimpan di kulkas dalam wadah tertutup rapat, nastar bisa bertahan hingga 1 bulan dengan tetap mempertahankan kerenyahannya.

Apakah bisa menggunakan margarin saja tanpa butter?

Bisa, namun hasilnya akan berbeda dari segi rasa dan tekstur. Butter memberikan aroma yang lebih harum dan tekstur yang lebih lumer di mulut. Untuk hasil terbaik, gunakan kombinasi butter dan margarin dengan perbandingan yang sesuai resep.

Bagaimana cara mengatasi nastar yang retak saat dipanggang?

Nastar retak biasanya karena suhu oven terlalu tinggi atau kulit terlalu tipis. Gunakan suhu 150-160 derajat celsius, pastikan kulit cukup tebal, dan oles kuning telur saat nastar hampir matang bukan di awal. Bentuk nastar yang mulus tanpa retakan juga penting.

Apakah harus menggunakan kuning telur saja atau bisa telur utuh?

Sebaiknya gunakan kuning telur saja karena putih telur membuat adonan terlalu cair dan nastar tidak bisa mempertahankan bentuknya. Kuning telur memberikan tekstur yang lebih padat dan rasa yang lebih gurih pada nastar.

Kenapa nastar saya melebar saat dipanggang?

Nastar melebar karena adonan terlalu lembek, mentega yang meleleh, atau pengocokan yang terlalu lama. Pastikan adonan diistirahatkan di kulkas sebelum dibentuk, jangan terlalu sering menyentuh adonan dengan tangan, dan mixer hanya sebentar saja.

Bisakah membuat nastar tanpa oven?

Nastar tradisional memang dipanggang dengan oven untuk hasil terbaik. Namun bisa juga menggunakan teflon dengan api sangat kecil dan ditutup, atau menggunakan oven tangkring. Hasilnya mungkin sedikit berbeda dari segi tekstur dan warna, namun tetap bisa dinikmati.

(kpl/fds)

Topik Terkait