Kapanlagi.com - Tato temporer menjadi pilihan populer bagi mereka yang ingin menghias tubuh tanpa komitmen jangka panjang. Berbeda dengan tato permanen, tato sementara hanya bertahan beberapa hari hingga minggu dan dapat dihilangkan dengan mudah. Cara menggunakan tato temporer pun sangat sederhana dan dapat dilakukan sendiri di rumah.
Keamanan menjadi pertimbangan utama dalam memilih tato temporer. Produk berkualitas menggunakan bahan non-toxic dan hypoallergenic yang aman untuk kulit sensitif. Dengan teknik aplikasi yang tepat, tato temporer dapat menempel sempurna dan bertahan lebih lama tanpa menimbulkan iritasi.
Artikel ini akan membahas secara lengkap cara menggunakan tato temporer mulai dari persiapan hingga perawatan. Melansir dari Alodokter, penting untuk memilih tato temporer dari merek terpercaya dan memperhatikan kandungan bahan agar terhindar dari reaksi alergi pada kulit.
Tato temporer adalah gambar atau desain yang ditempelkan pada permukaan kulit secara sementara tanpa menggunakan jarum atau tinta permanen. Berbeda dengan tato permanen yang menembus lapisan dermis kulit, tato temporer hanya menempel di lapisan epidermis sehingga akan memudar dan hilang seiring waktu. Produk ini menjadi alternatif aman bagi mereka yang ingin bereksperimen dengan seni tubuh tanpa risiko jangka panjang.
Terdapat beberapa jenis tato temporer yang tersedia di pasaran. Jenis pertama adalah stiker tato berbahan water transfer yang paling umum digunakan. Stiker ini menggunakan teknologi transfer air untuk memindahkan desain dari kertas ke kulit. Jenis kedua adalah tato henna yang terbuat dari tanaman Lawsonia inermis, menghasilkan warna alami kecokelatan hingga kemerahan yang bertahan lebih lama.
Jenis ketiga adalah tato airbrush yang disemprotkan langsung ke kulit menggunakan alat khusus dengan hasil yang lebih artistik. Terdapat pula tato glitter yang mengandung partikel berkilau untuk tampilan glamor, serta pressed flower tattoo yang menggunakan bunga asli yang telah dikeringkan. Setiap jenis memiliki karakteristik dan durasi ketahanan yang berbeda-beda.
Menurut Tony Ray Tattoos, bahan yang paling umum digunakan dalam tinta tato temporer antara lain pewarna makanan, gliserin, dan gelatin yang aman untuk kulit. Pemilihan jenis tato temporer sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, durasi pemakaian yang diinginkan, serta kondisi kulit masing-masing individu untuk hasil optimal dan aman.
Persiapan yang matang sangat penting untuk memastikan tato temporer menempel dengan sempurna dan bertahan lama. Langkah pertama adalah menentukan area tubuh yang akan ditempeli tato. Pilihlah bagian tubuh yang relatif datar dan tidak banyak mengalami gesekan seperti lengan atas, bahu, atau punggung. Hindari area yang sering berkeringat atau terkena air seperti telapak tangan dan kaki karena dapat memperpendek daya tahan tato.
Membersihkan kulit menjadi tahap krusial dalam persiapan. Cucilah area yang akan ditato menggunakan sabun dan air hangat untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan sel kulit mati. Keringkan kulit secara menyeluruh menggunakan handuk bersih atau tisu karena tato temporer berbahan dasar air tidak dapat menempel pada kulit yang lembap atau berminyak. Pastikan tidak ada residu lotion atau pelembap di area tersebut.
Pemilihan desain tato juga perlu dipertimbangkan dengan cermat. Sesuaikan ukuran dan bentuk desain dengan area tubuh yang dipilih agar hasilnya proporsional dan estetis. Untuk pemula, disarankan memilih desain berukuran sedang yang tidak terlalu rumit. Perhatikan juga tema dan warna desain agar sesuai dengan selera dan keperluan, apakah untuk acara kasual, pesta, atau sekadar eksperimen gaya.
Siapkan semua peralatan yang dibutuhkan sebelum memulai aplikasi. Peralatan dasar meliputi gunting untuk memotong desain, kain lembap atau spons basah, dan tisu kering. Beberapa jenis tato temporer mungkin memerlukan bahan tambahan seperti petroleum jelly untuk tato bunga kering atau aplikator khusus untuk tato airbrush. Pastikan semua alat dalam kondisi bersih untuk menghindari kontaminasi pada kulit.
Melansir dari SavedTattoo.com, area terbaik untuk menempelkan tato temporer adalah di lengan bawah, lengan atas, atau bahu yang tidak mengalami banyak gesekan selama aktivitas sehari-hari. Cara menggunakan tato temporer yang benar akan membuat desain bertahan hingga 5-7 hari tergantung perawatan dan lokasi penempatan.
Tato henna memiliki cara aplikasi yang berbeda dari stiker tato karena menggunakan pasta yang dioleskan langsung ke kulit. Pertama-tama, siapkan pasta henna yang telah dicampur atau beli produk henna siap pakai dalam bentuk cone atau tube. Pastikan henna yang digunakan berwarna alami kecokelatan atau kemerahan, bukan hitam pekat yang kemungkinan mengandung bahan kimia tambahan berbahaya.
Bersihkan dan keringkan area kulit yang akan digambar dengan henna. Untuk hasil terbaik, eksfoliasi ringan area tersebut sehari sebelumnya agar sel kulit mati terangkat. Mulailah menggambar desain menggunakan ujung cone atau aplikator dengan gerakan steady dan konsisten. Henna memerlukan keterampilan menggambar yang lebih tinggi dibanding stiker, sehingga pemula disarankan menggunakan stensil atau pola sederhana.
Setelah desain selesai digambar, biarkan pasta henna mengering sempurna di kulit selama minimal 2-4 jam atau bahkan semalaman untuk warna yang lebih pekat. Semakin lama pasta menempel, semakin gelap warna yang dihasilkan. Jangan menyentuh atau membasahi area tersebut selama proses pengeringan. Beberapa orang melapisi henna yang sudah kering dengan campuran lemon dan gula untuk menjaga kelembapan.
Menurut Alodokter, warna asli yang dihasilkan oleh daun henna adalah perpaduan antara jingga, cokelat, dan merah. Setelah pasta benar-benar kering, kerok atau sikat perlahan untuk menghilangkan sisa pasta tanpa menggunakan air. Hindari membasahi area tato henna selama 12-24 jam pertama agar warna dapat berkembang optimal dan bertahan hingga 2 minggu.
Dengan perawatan yang tepat, tato temporer stiker dapat bertahan 5-7 hari, sementara tato henna dapat bertahan hingga 2 minggu. Durasi ini dapat bervariasi tergantung lokasi tato, jenis kulit, dan intensitas aktivitas sehari-hari.
Meskipun tato temporer akan memudar dan hilang dengan sendirinya, terkadang diperlukan cara untuk menghilangkannya lebih cepat. Metode paling sederhana adalah dengan menggosok area tato menggunakan sabun antibakteri dan air hangat. Basahi area tato, aplikasikan sabun, lalu gosok perlahan dengan gerakan memutar menggunakan kain lembut atau spons. Ulangi proses ini beberapa kali hingga tato memudar.
Baby oil atau minyak kelapa menjadi solusi efektif untuk menghilangkan tato temporer tanpa mengiritasi kulit. Oleskan minyak secukupnya pada area tato dan diamkan selama 5-10 menit agar meresap. Gosok perlahan dengan kapas atau kain lembut hingga tato mulai terangkat. Metode ini sangat aman bahkan untuk kulit sensitif dan anak-anak.
Alkohol gosok atau hand sanitizer berbasis alkohol dapat mempercepat penghilangan tato temporer. Tuangkan sedikit alkohol pada kapas dan usapkan pada area tato dengan gerakan memutar. Alkohol akan melarutkan tinta tato sehingga mudah dibersihkan. Namun, metode ini tidak disarankan untuk kulit sensitif karena dapat menyebabkan kekeringan atau iritasi.
Untuk tato yang membandel, gunakan campuran garam dan air untuk membuat scrub alami. Basahi area tato, taburkan sedikit garam, lalu gosok dengan gerakan memutar selama beberapa menit. Garam berfungsi sebagai eksfoliator yang mengangkat lapisan kulit beserta tinta tato. Bilas dengan air hangat dan aplikasikan pelembap setelahnya untuk mencegah kulit kering.
Melansir dari Alodokter, tato henna dapat dihilangkan dengan merendam area tersebut dalam larutan air dan garam atau menggosoknya dengan sabun antibakteri. Jika mengalami reaksi alergi seperti gatal, perih, atau muncul lepuhan setelah menggunakan tato temporer, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Tato temporer umumnya aman untuk kulit sensitif asalkan memilih produk berkualitas dengan bahan non-toxic dan hypoallergenic. Sebaiknya lakukan tes alergi terlebih dahulu dengan menempelkan tato pada area kecil kulit dan tunggu 24 jam untuk melihat reaksi. Hindari produk yang mengandung PPD atau bahan kimia keras yang dapat memicu iritasi.
Durasi ketahanan tato temporer bervariasi tergantung jenisnya. Stiker tato biasa dapat bertahan 3-7 hari, tato henna bertahan 1-2 minggu, sedangkan tato semi permanen dapat bertahan hingga beberapa minggu. Faktor yang mempengaruhi daya tahan meliputi lokasi penempatan, jenis kulit, frekuensi kontak dengan air, dan perawatan yang dilakukan.
Tato temporer jenis stiker tidak menghalangi air wudhu karena hanya menempel di permukaan kulit tanpa meresap ke dalam. Menurut Imam Nawawi, jika masih ada bekas warna tanpa barangnya dan air dapat menyentuh serta mengalir di kulit, maka wudhu tetap sah. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan ulama untuk kepastian hukum yang lebih detail.
Bekas hitam dari tato temporer biasanya disebabkan reaksi alergi atau hiperpigmentasi. Konsultasikan ke dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat, seperti krim steroid atau perawatan khusus. Sementara itu, hindari menggaruk area tersebut, gunakan sunblock, dan terapkan pola hidup sehat untuk mendukung regenerasi kulit yang optimal.
Anak-anak boleh menggunakan tato temporer asalkan produk yang dipilih aman dan sesuai usia. Pilih tato dengan bahan non-toxic yang telah teruji aman untuk kulit anak. Hindari penggunaan pada anak di bawah 3 tahun dan selalu lakukan pengawasan orang dewasa saat aplikasi. Pastikan tidak ada reaksi alergi dengan melakukan tes pada area kecil terlebih dahulu.
Area terbaik untuk tato temporer adalah bagian tubuh yang relatif datar dan tidak banyak bergesekan seperti lengan atas, lengan bawah, bahu, atau punggung. Hindari area yang sering berkeringat atau terkena air seperti telapak tangan, jari, dan kaki karena dapat memperpendek daya tahan tato. Pilih juga area yang tidak terlalu banyak lipatan kulit untuk hasil yang lebih rapi.
Sebagian besar tato temporer memiliki sifat waterproof sehingga dapat digunakan saat berenang. Namun, paparan air klorin atau air laut dalam waktu lama dapat mempercepat pudarnya warna tato. Untuk memperpanjang daya tahan, aplikasikan petroleum jelly atau baby oil sebagai lapisan pelindung sebelum berenang dan keringkan area tato dengan menepuk-nepuk setelah keluar dari air.
Ikuti kabar terbaru selebriti hanya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?