Cara Mengurus Hamster: Panduan Lengkap untuk Pemula

Memelihara hamster di rumah memberikan banyak manfaat, terutama dalam melatih kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh anggota keluarga. Cara mengurus hamster yang tepat akan membuat hewan mungil ini bisa hidup sehat dan bahagia. Hamster termasuk hewan nokturnal yang aktif di malam hari dan lebih banyak beristirahat pada siang hari.

Cara mengurus hamster selanjutnya adalah melengkapi kandang dengan berbagai peralatan penunjang. Peralatan yang perlu disiapkan adalah tempat makan, pipa air minum, dan alat-alat bermain. Roda berputar khusus hamster sangat disukai oleh jenis hamster yang aktif karena dapat membuat mereka bergerak dan berolahraga.

1 dari 8 halaman

1. Mengenal Hamster sebagai Hewan Peliharaan

Hamster menjadi salah satu pilihan hewan peliharaan favorit karena penampilannya yang menggemaskan dan ukurannya yang mungil. Cara mengurus hamster sebenarnya tidak terlalu rumit, namun tetap memerlukan perhatian dan komitmen dari pemiliknya. Hewan pengerat kecil ini memiliki bulu halus dengan tingkah laku yang lucu dan menghibur.

Memelihara hamster di rumah memberikan banyak manfaat, terutama dalam melatih kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh anggota keluarga. Cara mengurus hamster yang tepat akan membuat hewan mungil ini bisa hidup sehat dan bahagia. Hamster termasuk hewan nokturnal yang aktif di malam hari dan lebih banyak beristirahat pada siang hari.

Hamster tergolong dalam ordo Rodentia atau kelompok hewan pengerat, sehingga diklasifikasikan sebagai keluarga dekat tikus. Jika dirawat dengan baik, hamster bisa bertahan hidup sekitar 2-3 tahun lamanya. Umur hamster relatif pendek, rata-rata hanya sekitar 1-2 tahun, namun jika dirawat dengan baik, hamster bisa hidup hingga 5 tahun.

2. Jenis-Jenis Hamster yang Populer Dipelihara

Jenis-Jenis Hamster yang Populer Dipelihara (c) Ilustrasi AI

Sebelum mempelajari cara mengurus hamster, penting untuk mengenal berbagai jenis hamster yang umum dipelihara. Setiap jenis memiliki karakteristik dan kebutuhan perawatan yang sedikit berbeda.

Hamster Syrian adalah jenis yang paling populer di kalangan pecinta hamster karena sifatnya yang lebih tenang dan mudah untuk dirawat. Jenis ini memiliki warna bulu keemasan dengan perut berwarna putih dan ukuran tubuh yang lebih gemuk.

Hamster Campbell biasa juga disebut dengan Russian Dwarf dengan penampilan yang sangat menggemaskan, namun karakternya lebih penakut dan bisa menggigit jika merasa terancam. Hamster Chinese memiliki keunikan bentuk tubuh yang pipih seperti tikus dan biasanya bisa hidup sampai usia tiga tahun. Jenis ini sangat aktif dan senang bermain serta membutuhkan teman dalam kandang.

Hamster Roborovski memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil sehingga sangat menggemaskan dan mudah dirawat, tetapi susah dijinakkan. Hamster Winter White memiliki karakteristik yang mencolok yaitu bulunya yang tebal dan berwarna putih seperti salju, berasal dari daerah yang dingin dan memiliki jiwa yang sangat sosial.

3. Menyiapkan Kandang dan Perlengkapan yang Tepat

Menyiapkan Kandang dan Perlengkapan yang Tepat (c) Ilustrasi AI

Langkah pertama dalam cara mengurus hamster adalah menyiapkan kandang yang nyaman dan aman. Kandang merupakan rumah bagi hamster sehingga harus diperhatikan dengan baik.

Kandang hamster harus memiliki ventilasi yang baik untuk memungkinkan udara segar masuk dan mencegah penumpukan bau urin, kotoran dan makanan busuk, dengan ukuran kandang yang normal kurang lebih 0.24 meter persegi atau sekitar 60 X 30 sentimeter. Sebaiknya menggunakan sebuah akuarium dengan luas lantai minimal 60 cm persegi yang telah dilapisi dengan alas serbuk kayu atau pasir khusus hamster.

Cara mengurus hamster selanjutnya adalah melengkapi kandang dengan berbagai peralatan penunjang. Peralatan yang perlu disiapkan adalah tempat makan, pipa air minum, dan alat-alat bermain. Roda berputar khusus hamster sangat disukai oleh jenis hamster yang aktif karena dapat membuat mereka bergerak dan berolahraga.

Alas pada kandang hamster perlu diperhatikan agar membuatnya semakin nyaman, yakni terbuat dari serutan kayu layaknya habitat aslinya dengan tebal sekitar lima sentimeter yang bisa berasal dari serutan kayu aspen. Hindari penggunaan jenis serutan kayu pinus dan cedar karena aroma dan jenis serutan kayu ini justru bisa mengganggu kesehatan hamster. Alas yang digunakan juga harus diganti setidaknya sekali dalam seminggu.

4. Memberikan Makanan dan Minuman yang Sehat

Memberikan Makanan dan Minuman yang Sehat (c) Ilustrasi AI

Nutrisi yang tepat merupakan bagian penting dari cara mengurus hamster agar tetap sehat. Hamster membutuhkan makanan yang seimbang dan bergizi untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatannya.

Hamster dapat diberikan pelet atau blok yang mengandung sekitar 16% protein, dan umumnya hamster membutuhkan 1/8 - 1/3 cangkir pelet per hari. Makanan hamster wajib diberikan sekitar 15 sampai 20 gram per hari untuk memenuhi kebutuhannya.

Sayuran segar yang telah dibilas dengan air baik untuk pertumbuhan hamster, seperti wortel, labu, brokoli, kembang kol, mentimun, selada, bayam, dan sayuran hijau lainnya. Buah segar yang telah dibilas dengan air baik untuk makanan hamster, seperti apel, pir, pisang, dan anggur, namun ada beberapa buah yang tidak baik untuk pencernaan hamster, seperti buah jeruk, limau, lemon, atau jeruk bali.

Cara mengurus hamster terkait pemberian minum juga perlu diperhatikan. Air minum hamster harus segar dan bersih, diganti secara teratur, dan sebaiknya menggunakan botol air khusus tempat minum hamster yang dipasang di sisi kandang. Hamster membutuhkan sekitar 10 ml air setiap hari per 100 gram berat badannya.

5. Menjaga Kebersihan Kandang dan Hamster

Menjaga Kebersihan Kandang dan Hamster (c) Ilustrasi AI

Kebersihan merupakan aspek krusial dalam cara mengurus hamster untuk mencegah penyakit dan menjaga kesehatan hewan peliharaan. Kandang yang bersih akan membuat hamster lebih nyaman dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan.

Kandang hamster harus dibersihkan secara teratur, dengan membersihkan area toiletnya setiap hari, mengganti alas tidurnya saat diperlukan, mencuci tempat makan dan minumnya setiap minggu, mengganti air minumnya setiap hari, dan membersihkan keseluruhan kandang dan isinya setiap minggu. Proses mengganti serbuk kayu kandang secara keseluruhan cukup dilakukan seminggu sekali saja.

Cara mengurus hamster dalam hal kebersihan tubuhnya berbeda dengan hewan peliharaan lainnya. Hamster tidak perlu dimandikan dengan air, melainkan cukup menggunakan pasir zeolite untuk mandi kering dengan menempatkan hamster pada wadah berisi pasir selama kurang lebih 10 menit, dan rutinitas ini hanya perlu dilakukan 2 hari sekali. Pasir mandi untuk hamster juga tersedia banyak varian wewangian yang aman untuk hewan, sehingga binatang mungilmu akan selalu bersih dan wangi.

Kebiasaan hamster menumpuk makanan yang mudah busuk perlu diperhatikan dengan memeriksa tempat persembunyiannya dan membersihkannya secara rutin agar tetap terhindar dari penyakit dan tidak menimbulkan bau tidak sedap. Jangan membuang semua makanan yang disimpan hamster karena bisa membuatnya stres, cukup ganti makanan yang sudah basi dengan yang segar.

6. Mengajak Hamster Bermain dan Berinteraksi

Mengajak Hamster Bermain dan Berinteraksi (c) Ilustrasi AI

Interaksi dan aktivitas fisik merupakan bagian penting dari cara mengurus hamster yang baik. Hamster membutuhkan stimulasi mental dan fisik untuk tetap sehat dan bahagia.

Mengajak hamster bermain akan membuat pemilik juga merasa senang karena melihat tingkah lucunya yang sangat menggemaskan, dan bisa menyiapkan akuarium ukuran 80X80 sentimeter dengan berbagai macam mainan hamster seperti roda putar, terowongan plastik, atau bola jogging. Hamster perlu bergerak seperti hewan peliharaan lainnya, dan jika tidak mereka akan mengalami masalah pencernaan, menjadi besar dan gemuk, dan memiliki masalah kesehatan lainnya.

Cara mengurus hamster saat berinteraksi langsung memerlukan kehati-hatian. Hamster aktif di malam hari dan mudah ketakutan jika terbangun tiba-tiba, sehingga perlu berbicara sebelum mengambilnya, dan dapat memegangnya dengan dua tangan dengan lembut. Saat mengambil dan meletakkan hamster jangan sampai menggenggamnya terlalu keras atau jatuh.

Ketika hamster baru dibawa pulang ke rumah, lingkungan itu adalah tempat baru bagi mereka, sehingga untuk beberapa hari sebaiknya tutupi kandangnya dengan kain tipis agar mereka tidak terkejut. Berilah mereka makan dan minum dulu selama beberapa hari agar mereka mengenal siapa pemiliknya, baru mulai sentuh dan ajak hamster bermain.

7. Memantau Kesehatan Hamster Secara Rutin

Aspek kesehatan merupakan prioritas utama dalam cara mengurus hamster. Pemantauan rutin akan membantu mendeteksi masalah kesehatan sejak dini dan mencegah kondisi yang lebih serius.

Hamster harus dibawa ke dokter hewan minimal sekali dalam setahun untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, dan dokter hewan mungkin juga memotong kuku serta dapat mengidentifikasi masalah medis sedini mungkin jika ada. Hamster yang sehat memiliki kondisi yang aktif, pola makan yang baik, tidak diare, kondisi bulu yang bagus, kondisi mata yang bersih, dan tidak bersin-bersin.

Cara mengurus hamster mencakup pengenalan tanda-tanda sakit. Jika melihat ada tanda-tanda seperti mata keruh, cekung, atau bengkak, bersin, mata, hidung, atau mulut mengeluarkan cairan, gigi depan tumbuh terlalu besar, luka pada kaki, nafsu makan menurun, berat badan turun drastis, diare, atau warna kotoran tidak normal, segera hubungi dokter hewan.

Beberapa penyakit yang umum diderita hamster termasuk impaksi kantong, masalah pernapasan, diare, luka kulit, obesitas, penyakit gigi, masalah mata, dermatitis, kudis, batu kandung kemih, penyakit jantung dan kanker. Pemeriksaan rutin dan perawatan yang tepat dapat mencegah atau mengatasi masalah kesehatan ini sejak dini.

8. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan) (c) Ilustrasi AI

1. Berapa lama umur hamster jika dirawat dengan baik?

Hamster yang dirawat dengan baik dapat hidup sekitar 2-3 tahun, bahkan ada yang bisa mencapai 5 tahun. Umur hamster sangat bergantung pada kualitas perawatan, nutrisi yang diberikan, kebersihan kandang, dan pemeriksaan kesehatan rutin. Cara mengurus hamster yang tepat akan memaksimalkan usia dan kualitas hidup hewan peliharaan ini.

2. Apakah hamster boleh dimandikan dengan air?

Hamster sebaiknya tidak dimandikan dengan air karena mereka tidak menyukai air dan bisa menyebabkan stres. Cara mengurus hamster yang benar untuk kebersihan adalah dengan menyediakan pasir zeolite untuk mandi kering. Hamster akan berguling-guling di pasir untuk membersihkan bulunya secara alami, dan rutinitas ini cukup dilakukan 2 hari sekali.

3. Makanan apa yang tidak boleh diberikan kepada hamster?

Hamster tidak boleh diberikan buah-buahan dari keluarga jeruk seperti jeruk, lemon, limau, atau jeruk bali karena dapat mengganggu pencernaannya. Hindari juga memberikan makanan yang terlalu dingin langsung dari kulkas, makanan yang mengandung gula tinggi, dan cokelat. Cara mengurus hamster yang baik adalah memberikan makanan segar yang sudah dibilas dan bersuhu ruangan.

4. Berapa kali sehari hamster perlu diberi makan?

Hamster perlu diberi makan dua kali sehari dengan porsi sekitar 15-20 gram atau 1/8 hingga 1/3 cangkir pelet per hari. Cara mengurus hamster terkait pemberian makan adalah dengan mengutamakan makanan kering berupa pelet yang mengandung 16% protein, dan sesekali memberikan sayuran serta buah segar sebagai selingan seminggu sekali.

5. Apakah hamster bisa dipelihara bersama dalam satu kandang?

Tidak semua jenis hamster bisa dipelihara bersama. Hamster Syrian sangat teritorial dan harus ditempatkan sendirian karena bisa berkelahi hingga menyebabkan kematian. Namun, hamster Roborovski dan Winter White memiliki sifat sosial dan bisa tinggal bersama. Cara mengurus hamster yang tepat adalah mengenalkan mereka terlebih dahulu dalam kandang terpisah sebelum memutuskan untuk menyatukannya.

6. Seberapa sering kandang hamster harus dibersihkan?

Kandang hamster perlu dibersihkan setiap hari pada bagian toilet atau area yang terkena kotoran dan urine. Penggantian alas kandang secara menyeluruh dilakukan seminggu sekali. Tempat makan dan minum harus dibersihkan setiap hari, sementara pembersihan total kandang dengan disinfektan dilakukan setiap minggu. Cara mengurus hamster yang baik mencakup menjaga kebersihan kandang secara konsisten.

7. Apa yang harus dilakukan jika hamster terlihat tidak aktif?

Jika hamster terlihat lesu, tidak mau makan, atau menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan, segera konsultasikan ke dokter hewan. Hamster yang sehat biasanya aktif terutama di malam hari. Cara mengurus hamster yang bertanggung jawab adalah memantau kondisi kesehatannya setiap hari dan tidak menunda pemeriksaan medis jika ada tanda-tanda penyakit seperti mata berair, bersin, diare, atau penurunan nafsu makan.

(kpl/fed)

Topik Terkait