Kapanlagi.com - Fitur chat audio di grup WhatsApp kini menjadi perhatian banyak pengguna karena notifikasi yang terus muncul. Bagi sebagian orang, kehadiran fitur ini justru mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat bekerja atau beristirahat.
Berbeda dengan panggilan grup biasa, chat audio tidak membuat ponsel berdering namun tetap mengirimkan notifikasi yang bisa terasa mengganggu. Kabar baiknya, ada cara efektif untuk menonaktifkan atau membisukan fitur ini tanpa harus keluar dari grup.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang cara menonaktifkan chat audio di grup WA beserta informasi penting lainnya. Anda akan mengetahui langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan langsung di ponsel Anda.
Chat audio atau voice chat merupakan fitur terbaru dari WhatsApp yang memungkinkan anggota grup untuk melakukan percakapan suara secara langsung. Fitur ini berbeda dengan panggilan grup konvensional karena tidak membuat ponsel semua anggota berdering secara bersamaan.
Ketika seseorang memulai chat audio, anggota grup lainnya hanya akan menerima notifikasi senyap dan sebuah gelembung obrolan di dalam percakapan grup. Anggota dapat bergabung atau keluar dari obrolan suara tersebut kapan saja tanpa harus "menelepon" seluruh anggota grup.
Melansir dari faq.whatsapp.com, fitur chat audio awalnya hanya tersedia untuk grup dengan anggota 33 hingga 128 orang. Namun, WhatsApp kemudian memperluas fitur ini untuk semua ukuran grup pada Mei 2025, sehingga kini lebih banyak pengguna yang mengalami kemunculan notifikasi chat audio.
Fitur ini dilengkapi dengan enkripsi end-to-end yang menjamin keamanan percakapan. Hanya peserta yang bergabung dalam chat audio yang dapat mendengar percakapan tersebut, sehingga privasi pengguna tetap terjaga.
Memahami perbedaan antara chat audio dan panggilan grup sangat penting sebelum mengetahui cara menonaktifkan chat audio di grup WA. Panggilan grup konvensional akan membuat ponsel semua anggota yang diundang berdering secara bersamaan, layaknya panggilan telepon biasa.
Sementara itu, chat audio hanya mengirimkan notifikasi senyap tanpa suara dering. Fitur ini dirancang untuk komunikasi yang lebih santai dan tidak mendesak, mirip dengan fitur yang ada di aplikasi Discord atau Telegram.
Panggilan grup cocok untuk diskusi terjadwal yang membutuhkan perhatian segera dari semua peserta. Sebaliknya, chat audio lebih fleksibel karena anggota dapat bergabung dan keluar kapan saja tanpa mengganggu peserta lain.
Meski notifikasinya didesain senyap, kemunculan yang konstan di notification tray tetap dirasa mengganggu oleh banyak pengguna. Oleh karena itu, mengetahui cara membisukan notifikasi chat audio menjadi solusi yang banyak dicari.
Meskipun WhatsApp belum menyediakan opsi untuk menonaktifkan fitur chat audio secara permanen, Anda dapat membisukan notifikasinya. Berikut adalah langkah-langkah lengkap yang dapat Anda ikuti:
Setelah mengikuti langkah-langkah ini, Anda tidak akan lagi menerima pemberitahuan ketika seseorang memulai atau aktif dalam chat audio di grup tersebut. Anda tetap menjadi anggota grup dan masih bisa membaca serta mengirim pesan teks seperti biasa.
Perlu diingat bahwa pengaturan ini harus diulang untuk setiap grup yang ingin Anda bisukan notifikasi chat audionya. Anggota grup lain tidak akan mengetahui bahwa Anda telah membisukan notifikasi ini, sehingga Anda tidak perlu khawatir.
Selain membisukan notifikasi, ada beberapa alternatif lain yang dapat Anda pertimbangkan untuk menghindari gangguan dari fitur chat audio di grup WhatsApp. Salah satunya adalah dengan mengurangi jumlah anggota grup.
Fitur chat audio sebelumnya hanya muncul pada grup dengan anggota minimal 33 orang. Jika Anda adalah admin grup, Anda dapat mengeluarkan anggota yang tidak aktif hingga jumlah anggota menjadi kurang dari 32 orang. Dengan cara ini, fitur chat audio akan otomatis tidak tersedia di grup tersebut.
Alternatif lainnya adalah dengan mengarsipkan grup. Anda dapat menekan dan menahan grup yang ingin diarsipkan, lalu pilih ikon "Arsipkan". Setelah itu, masuk ke pengaturan WhatsApp, buka bagian "Chat", dan aktifkan opsi "Tetap Arsipkan Chat".
Dengan pengaturan ini, meskipun ada pesan baru atau chat audio, grup akan tetap berada di folder Arsip dan tidak memunculkan notifikasi. Namun, perlu diingat bahwa Anda mungkin melewatkan pesan penting jika grup tersebut diarsipkan.
Beberapa waktu lalu, beredar informasi yang menyebutkan bahwa fitur chat audio di grup WhatsApp merupakan modus penipuan hacker yang dapat menguras rekening pengguna. Informasi ini ternyata tidak benar dan telah dibantah oleh pihak berwenang.
Menurut Alfons Tanujaya, pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, tidak ada indikasi bahwa fitur chat audio dapat dimanfaatkan untuk melancarkan serangan siber. Fitur ini adalah fitur resmi dari WhatsApp yang aman dan terenkripsi end-to-end.
Meta Indonesia juga menegaskan melalui WhatsApp Channel bahwa chat audio merupakan fitur baru yang aman. WhatsApp tidak dapat mendengar atau melihat percakapan pengguna karena dilindungi oleh enkripsi end-to-end.
Satu-satunya risiko yang mungkin terjadi adalah jika akun salah satu anggota grup diretas dan digunakan untuk menyebarkan tautan berbahaya. Namun, ini bukan karena fitur chat audio itu sendiri, melainkan karena keamanan akun individu yang berhasil dibobol.
Selain mengetahui cara menonaktifkan chat audio di grup WA, penting juga untuk memahami cara mengelola notifikasi grup secara keseluruhan agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan:
Dengan menerapkan tips-tips ini, Anda dapat mengelola notifikasi grup WhatsApp dengan lebih efektif. Anda tetap dapat terhubung dengan komunitas penting tanpa merasa terganggu oleh notifikasi yang berlebihan.
Untuk saat ini, WhatsApp belum menyediakan opsi untuk menonaktifkan fitur chat audio secara permanen dari akun Anda. Namun, Anda dapat membisukan notifikasi chat audio untuk setiap grup dengan memilih opsi "Selalu" pada pengaturan durasi pembisuan.
Tidak, anggota grup lain tidak akan mengetahui bahwa Anda telah membisukan notifikasi chat audio. Pengaturan ini bersifat pribadi dan hanya berlaku untuk akun Anda sendiri.
Ya, fitur chat audio WhatsApp aman dan dilindungi oleh enkripsi end-to-end. Informasi yang menyebutkan bahwa chat audio adalah modus penipuan hacker telah dibantah oleh pakar keamanan siber dan Meta Indonesia.
Untuk keluar dari chat audio yang sedang berlangsung, Anda cukup mengetuk tombol "X" yang berada di sudut kanan atas layar. Chat audio akan berakhir secara otomatis jika semua peserta keluar atau tidak ada yang bergabung selama 60 menit.
Tidak, membisukan notifikasi chat audio hanya berlaku untuk fitur voice chat saja. Anda masih akan menerima notifikasi untuk pesan teks dan panggilan pribadi dari anggota grup seperti biasa.
Awalnya, fitur chat audio hanya tersedia untuk grup dengan anggota 33 hingga 128 orang. Namun, sejak Mei 2025, WhatsApp telah memperluas fitur ini untuk semua ukuran grup, sehingga kini dapat muncul di grup dengan jumlah anggota berapa pun.
Ya, ada beberapa alternatif lain seperti mengurangi jumlah anggota grup menjadi kurang dari 32 orang (jika Anda admin) atau mengarsipkan grup agar notifikasi tidak muncul secara aktif. Namun, cara paling praktis adalah dengan membisukan notifikasi chat audio melalui pengaturan grup.