Cara Menonaktifkan Konten Sensitif di X

Menonaktifkan konten sensitif melalui perangkat desktop atau laptop merupakan cara yang paling mudah karena tampilan menu yang lebih luas dan jelas. Proses ini dapat dilakukan dalam beberapa langkah sederhana melalui pengaturan akun X.

Banyak pengguna merasa terganggu ketika konten sensitif muncul secara tiba-tiba di timeline mereka, terutama saat membuka aplikasi di tempat umum. Fitur peringatan konten sensitif sebenarnya dirancang untuk melindungi pengguna dari paparan konten yang tidak diinginkan. Namun, tidak semua orang mengetahui cara mengatur preferensi tampilan konten sesuai kebutuhan mereka.


1 dari 8 halaman

1. Memahami Konten Sensitif di Platform X

Memahami Konten Sensitif di Platform X (c) Ilustrasi AI

Platform media sosial X (sebelumnya Twitter) memberikan kebebasan kepada penggunanya untuk berbagi berbagai jenis konten, termasuk yang bersifat sensitif. Konten sensitif mencakup materi yang mengandung kekerasan grafis, ketelanjangan, atau unsur dewasa lainnya yang mungkin tidak nyaman untuk semua kalangan. Untuk menjaga kenyamanan pengguna, X menyediakan fitur pengaturan yang memungkinkan penyaringan konten tersebut.

Banyak pengguna merasa terganggu ketika konten sensitif muncul secara tiba-tiba di timeline mereka, terutama saat membuka aplikasi di tempat umum. Fitur peringatan konten sensitif sebenarnya dirancang untuk melindungi pengguna dari paparan konten yang tidak diinginkan. Namun, tidak semua orang mengetahui cara mengatur preferensi tampilan konten sesuai kebutuhan mereka.

Mengatur konten sensitif di X bukan hanya soal kenyamanan pribadi, tetapi juga bagian penting dari literasi digital. Dengan memahami cara menonaktifkan konten sensitif di X, pengguna dapat menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan sesuai dengan nilai-nilai mereka, terutama bagi orang tua yang ingin melindungi anak-anak dari konten tidak pantas.

Melansir dari Help Center X, platform ini memiliki kebijakan yang memperbolehkan konten dewasa dengan syarat diberi label yang tepat dan tidak ditampilkan secara mencolok, sehingga pengguna memiliki kontrol penuh atas jenis konten yang ingin mereka lihat.

2. Cara Menonaktifkan Konten Sensitif di X Melalui Desktop

Cara Menonaktifkan Konten Sensitif di X Melalui Desktop (c) Ilustrasi AI

Menonaktifkan konten sensitif melalui perangkat desktop atau laptop merupakan cara yang paling mudah karena tampilan menu yang lebih luas dan jelas. Proses ini dapat dilakukan dalam beberapa langkah sederhana melalui pengaturan akun X.

Langkah-langkah menonaktifkan konten sensitif di desktop:

  1. Buka situs web X - Akses twitter.com atau x.com melalui browser favorit Anda dan pastikan sudah login ke akun.
  2. Masuk ke menu More - Klik tombol "More" yang terletak di kolom navigasi sebelah kiri layar untuk membuka menu tambahan.
  3. Pilih Settings and Support - Dari menu yang muncul, pilih opsi "Settings and Support" untuk mengakses pengaturan akun.
  4. Buka Settings and Privacy - Klik "Settings and Privacy" untuk masuk ke pusat kontrol pengaturan akun Anda.
  5. Akses Privacy and Safety - Pilih menu "Privacy and Safety" yang berisi berbagai pengaturan keamanan dan privasi.
  6. Pilih Content you see - Klik opsi "Content you see" untuk mengatur jenis konten yang ditampilkan di timeline.
  7. Nonaktifkan tampilan media sensitif - Hilangkan centang pada opsi "Display media that may contain sensitive content" agar konten sensitif tidak muncul secara otomatis.

Setelah mengikuti langkah-langkah di atas, konten yang mengandung materi sensitif tidak akan langsung ditampilkan di timeline Anda. Sistem akan memburamkan konten tersebut dan memberikan peringatan sebelum Anda memutuskan untuk melihatnya atau tidak.

3. Cara Menonaktifkan Konten Sensitif di X Melalui Aplikasi Mobile

Bagi pengguna smartphone Android dan iOS, cara menonaktifkan konten sensitif di X dapat dilakukan langsung melalui aplikasi mobile dengan langkah yang hampir serupa dengan versi desktop. Aplikasi mobile memberikan kemudahan akses pengaturan kapan saja dan di mana saja.

Panduan menonaktifkan konten sensitif di aplikasi mobile:

  1. Buka aplikasi X - Pastikan aplikasi X sudah terinstal dan Anda sudah login ke akun.
  2. Ketuk ikon profil - Tap foto profil Anda yang terletak di pojok kiri atas layar untuk membuka menu samping.
  3. Pilih Settings and Support - Gulir ke bawah hingga menemukan opsi "Settings and Support" dan ketuk untuk membuka.
  4. Masuk ke Settings and Privacy - Pilih "Settings and Privacy" yang menjadi pusat pengaturan akun dan preferensi aplikasi.
  5. Buka Privacy and Safety - Ketuk menu "Privacy and Safety" untuk mengakses pengaturan keamanan konten.
  6. Akses Content you see - Pilih opsi "Content you see" untuk menyesuaikan jenis konten yang ditampilkan.
  7. Nonaktifkan opsi media sensitif - Matikan toggle atau hilangkan centang pada "Display media that may contain sensitive content".

Pengaturan ini akan langsung berlaku setelah Anda menyimpan perubahan. Timeline Anda akan menjadi lebih bersih dari konten sensitif yang sebelumnya muncul tanpa peringatan.

4. Mengatur Filter Pencarian untuk Konten Sensitif

Selain mengatur tampilan konten di timeline, X juga menyediakan fitur untuk menyaring konten sensitif dari hasil pencarian. Fitur ini sangat berguna bagi pengguna yang sering menggunakan fungsi pencarian untuk mencari informasi atau topik tertentu.

Konten sensitif tidak hanya muncul di timeline, tetapi juga dapat menyelinap melalui hasil pencarian ketika Anda mencari kata kunci tertentu. Untuk menghindari hal ini, X menyediakan pengaturan khusus yang dapat memfilter hasil pencarian dari konten yang tidak diinginkan.

Cara mengatur filter pencarian:

  1. Masuk ke Settings and Privacy - Akses menu pengaturan melalui profil Anda seperti langkah sebelumnya.
  2. Pilih Privacy and Safety - Buka menu privasi dan keamanan untuk mengakses berbagai opsi perlindungan.
  3. Klik Search Settings - Pilih "Search Settings" atau "Pengaturan pencarian" untuk mengatur preferensi hasil pencarian.
  4. Aktifkan Hide sensitive content - Nyalakan toggle "Hide sensitive content" atau "Sembunyikan konten sensitif" agar konten sensitif tidak muncul di hasil pencarian.
  5. Aktifkan Remove blocked and muted accounts - Pastikan juga mengaktifkan opsi untuk menghapus akun yang diblokir dan dibisukan dari hasil pencarian.

Dengan mengaktifkan pengaturan ini, hasil pencarian Anda akan lebih relevan dan bebas dari konten yang tidak diinginkan. Sistem akan secara otomatis menyaring konten sensitif sehingga pengalaman pencarian menjadi lebih nyaman.

5. Menggunakan Fitur Mute untuk Kata Kunci Tertentu

Menggunakan Fitur Mute untuk Kata Kunci Tertentu (c) Ilustrasi AI

Fitur mute atau bisukan kata merupakan salah satu cara paling efektif untuk menghindari konten sensitif yang muncul di timeline. Dengan membisukan kata-kata atau frasa tertentu, Anda dapat mencegah tweet yang mengandung kata tersebut muncul di beranda.

Konten sensitif sering kali menggunakan kata-kata atau istilah tertentu yang dapat diidentifikasi. Dengan memanfaatkan fitur mute, Anda dapat membuat daftar kata yang tidak ingin Anda lihat, sehingga sistem akan otomatis menyembunyikan tweet yang mengandung kata-kata tersebut.

Langkah-langkah menggunakan fitur mute:

  1. Buka Settings and Privacy - Masuk ke menu pengaturan akun Anda seperti biasa.
  2. Pilih Privacy and Safety - Akses menu privasi dan keamanan untuk berbagai opsi perlindungan.
  3. Klik Mute and Block - Pilih opsi "Mute and Block" untuk mengatur akun dan kata yang ingin dibisukan.
  4. Pilih Muted Words - Ketuk "Muted Words" atau "Kata yang dibisukan" untuk menambahkan daftar kata.
  5. Tambahkan kata atau frasa - Klik tombol plus (+) dan masukkan kata-kata yang ingin dibisukan, seperti istilah yang berkaitan dengan konten dewasa atau kekerasan.
  6. Atur lokasi dan durasi - Tentukan apakah ingin membisukan kata tersebut di timeline, notifikasi, atau keduanya, serta pilih durasi (24 jam, 7 hari, 30 hari, atau selamanya).

Fitur ini memberikan kontrol yang lebih personal terhadap konten yang muncul di akun Anda. Anda dapat menambahkan sebanyak mungkin kata yang ingin dibisukan sesuai kebutuhan.

6. Mengatur Kategori Konten Sensitif Secara Spesifik

Mengatur Kategori Konten Sensitif Secara Spesifik (c) Ilustrasi AI

X menyediakan pengaturan yang lebih detail untuk mengatur kategori konten sensitif secara spesifik. Pengguna dapat memilih jenis konten sensitif mana yang ingin disembunyikan, seperti kekerasan grafis atau konten dewasa, tanpa harus memblokir semua jenis konten sensitif.

Pengaturan kategori ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang mungkin tidak keberatan dengan beberapa jenis konten sensitif tetapi ingin menghindari kategori tertentu. Fitur ini dapat diakses melalui menu pengaturan media sensitif di bagian "Content you see".

Cara mengatur kategori konten sensitif:

  1. Masuk ke Privacy and Safety - Akses menu privasi dan keamanan dari pengaturan akun.
  2. Pilih Content you see - Buka opsi "Content you see" untuk mengatur preferensi tampilan konten.
  3. Akses Media Sensitif - Cari dan pilih menu "Media Sensitif" atau "Sensitive Media" untuk pengaturan lebih detail.
  4. Atur kategori Kekerasan Grafis - Pada bagian "Kekerasan grafis" atau "Graphic Violence", pilih opsi "Jangan pernah menampilkan ini" agar konten kekerasan tidak muncul di timeline maupun hasil pencarian.
  5. Atur kategori Konten Dewasa - Pada bagian "Konten dewasa" atau "Adult Content", aktifkan pilihan "Jangan pernah menampilkan ini" untuk menyaring konten eksplisit atau tidak pantas.

Dengan pengaturan ini, sistem X akan secara otomatis menjalankan filter berdasarkan kategori yang Anda pilih. Anda tetap dapat mengakses konten lain yang tidak termasuk dalam kategori yang diblokir, sehingga pengalaman browsing tetap optimal.

7. Tips Tambahan untuk Pengalaman X yang Lebih Aman

Selain mengatur pengaturan konten sensitif, ada beberapa langkah tambahan yang dapat Anda lakukan untuk menciptakan pengalaman menggunakan X yang lebih aman dan nyaman. Langkah-langkah ini melibatkan pengelolaan akun yang Anda ikuti dan interaksi dengan konten di platform.

Strategi tambahan untuk keamanan digital di X:

  1. Selektif dalam mengikuti akun - Sebelum follow akun baru, periksa terlebih dahulu konten yang mereka bagikan. Hindari akun yang sering memposting konten sensitif atau tidak pantas.
  2. Gunakan fitur Block - Jangan ragu untuk memblokir akun yang terus-menerus membagikan konten yang mengganggu atau tidak sesuai dengan preferensi Anda.
  3. Laporkan konten yang melanggar - Jika menemukan konten yang melanggar kebijakan X, laporkan melalui opsi "Report" yang tersedia di setiap tweet.
  4. Atur notifikasi - Batasi notifikasi hanya dari akun yang Anda ikuti atau dari orang yang Anda kenal untuk menghindari spam atau konten tidak diinginkan.
  5. Periksa pengaturan secara berkala - Lakukan pengecekan rutin terhadap pengaturan privasi dan keamanan Anda karena X kadang memperbarui fitur dan kebijakan.
  6. Edukasi anggota keluarga - Jika ada anggota keluarga yang menggunakan X, terutama anak-anak atau remaja, pastikan mereka memahami cara mengatur konten sensitif dan pentingnya keamanan digital.
  7. Gunakan mode terbatas untuk anak - Pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi parental control jika ingin memberikan akses X kepada anak dengan pengawasan lebih ketat.

Menurut penelitian tentang keamanan digital, pengguna yang aktif mengelola pengaturan privasi dan konten mereka cenderung memiliki pengalaman media sosial yang lebih positif dan terhindar dari paparan konten yang tidak diinginkan.

8. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan) (c) Ilustrasi AI

1. Apakah menonaktifkan konten sensitif akan menghapus semua konten dewasa di X?

Menonaktifkan pengaturan konten sensitif akan menyembunyikan sebagian besar konten yang ditandai sebagai sensitif oleh sistem X, namun tidak menjamin 100% semua konten dewasa akan hilang. Beberapa konten mungkin tidak ditandai dengan benar oleh pengguna yang mengunggahnya, sehingga tetap muncul di timeline. Untuk perlindungan maksimal, kombinasikan dengan fitur mute kata kunci dan selektif dalam memilih akun yang diikuti.

2. Apakah pengaturan konten sensitif berlaku di semua perangkat?

Ya, pengaturan konten sensitif yang Anda ubah akan tersinkronisasi secara otomatis di semua perangkat yang menggunakan akun X yang sama. Baik Anda mengatur dari desktop, Android, atau iOS, perubahan akan berlaku di semua platform. Namun, pastikan Anda sudah login dengan akun yang sama di semua perangkat.

3. Bagaimana cara mengetahui apakah konten yang saya posting termasuk sensitif?

X memiliki sistem otomatis yang mendeteksi konten sensitif, namun sebagai pengguna yang bertanggung jawab, Anda sebaiknya menandai sendiri konten yang Anda anggap sensitif. Caranya dengan mengaktifkan opsi "Mark media you post as having material that may be sensitive" di menu Settings > Privacy and Safety > Your Posts. Konten yang mengandung ketelanjangan, kekerasan, atau materi dewasa sebaiknya selalu ditandai.

4. Apakah saya bisa mengatur konten sensitif untuk akun anak saya?

Secara teknis, X mensyaratkan pengguna berusia minimal 13 tahun. Jika anak Anda sudah memenuhi syarat usia dan memiliki akun, Anda dapat membantu mengatur pengaturan konten sensitif di akun mereka. Namun, pengawasan orang tua tetap diperlukan karena pengaturan ini tidak sempurna. Pertimbangkan juga untuk menggunakan aplikasi parental control tambahan untuk monitoring yang lebih ketat.

5. Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar pengaturan konten sensitif berlaku?

Pengaturan konten sensitif biasanya berlaku secara langsung atau dalam hitungan beberapa menit setelah Anda menyimpan perubahan. Jika Anda masih melihat konten sensitif setelah mengubah pengaturan, coba refresh halaman atau tutup dan buka kembali aplikasi. Dalam beberapa kasus, mungkin perlu waktu hingga beberapa jam untuk sistem sepenuhnya menerapkan filter baru.

6. Apakah fitur mute kata akan menghapus tweet yang sudah ada di timeline?

Fitur mute kata akan menyembunyikan tweet baru yang mengandung kata-kata yang Anda bisukan, namun tidak akan menghapus tweet lama yang sudah muncul di timeline sebelum Anda mengaktifkan fitur ini. Untuk membersihkan timeline dari tweet lama, Anda perlu melakukan refresh atau scroll ulang. Tweet yang mengandung kata yang dibisukan akan otomatis disembunyikan dan tidak akan muncul di timeline Anda ke depannya.

7. Apakah ada cara untuk melaporkan akun yang terus membagikan konten sensitif tanpa label?

Ya, Anda dapat melaporkan akun yang tidak menandai konten sensitif mereka dengan benar. Caranya dengan membuka profil akun tersebut, klik ikon tiga titik, pilih "Report", dan pilih alasan pelaporan yang sesuai seperti "Posting konten sensitif tanpa peringatan". X akan meninjau laporan Anda dan mengambil tindakan yang sesuai jika akun tersebut terbukti melanggar kebijakan platform.

(kpl/fed)

Topik Terkait