Kapanlagi.com - Resep Putu Ayu Tape Ketan bisa menjadi pilihan menarik untuk Anda yang ingin membuat jajanan tradisional dengan sentuhan rasa yang berbeda. Jika biasanya putu ayu identik dengan aroma pandan dan kelapa parut, tambahan tape ketan membuat rasanya lebih kaya dengan aroma fermentasi yang khas.
Teksturnya tetap lembut dan empuk, sementara tape ketan memberikan sensasi manis dengan sedikit rasa asam yang membuat kue ini tidak terasa membosankan. Disajikan untuk teman minum teh atau kopi, putu ayu tape ketan juga cocok menjadi kudapan keluarga.
Advertisement
Berikut bahan yang perlu disiapkan untuk membuat putu ayu tape ketan:
150 gram tepung terigu protein sedang.
100 gram gula pasir.
2 butir telur.
100 gram tape ketan, tiriskan dan haluskan.
100 ml santan.
1/2 sendok teh emulsifier, seperti SP atau TBM.
1/2 sendok teh baking powder.
1/2 sendok teh vanili.
1/4 sendok teh garam.
100 gram kelapa parut setengah tua.
1 lembar daun pandan.
Minyak secukupnya untuk mengoles cetakan.
Catatan: Takaran tape ketan dapat disesuaikan dengan selera. Jika ingin rasa tape lebih kuat, jumlahnya bisa sedikit ditambah, tetapi pastikan kadar airnya tidak terlalu tinggi.
Ikuti beberapa langkah berikut agar putu ayu matang sempurna dan teksturnya tetap lembut:
Siapkan kelapa parut
Siapkan tape ketan
Haluskan atau remas perlahan hingga teksturnya lebih lembut.
Sisihkan.
Kocok telur dan gula
Masukkan bahan kering
Tambahkan santan dan tape
Siapkan cetakan
Tuangkan adonan
Kukus hingga matang
Dinginkan sebelum dikeluarkan
Menciptakan putu ayu tape ketan yang lembut, mekar, dan tidak bantat memang butuh perhatian pada detail. Ada beberapa rahasia yang bisa kamu terapkan untuk memastikan keberhasilan resep ini.
Pertama, perhatikan kualitas tape ketan yang kamu gunakan. Pilihlah tape ketan yang tidak terlalu asam dan tidak terlalu berair. Lumatkan tape ketan hingga benar-benar halus agar mudah tercampur rata dalam adonan, memastikan setiap gigitan memiliki cita rasa tape yang merata.
Kedua, kunci utama tekstur lembut dan empuk ada pada proses pengocokan telur, gula, dan SP. Pastikan ketiga bahan ini dikocok hingga benar-benar mengembang, kental, dan berjejak.
Ketiga, setelah tepung dan santan masuk, aduk adonan hanya sampai rata, jangan sampai terlalu lama atau overmix, karena ini bisa membuat adonan menjadi keras atau bantat.
Keempat, pastikan kukusan sudah benar-benar panas dan beruap banyak sebelum adonan dimasukkan. Gunakan api sedang saat mengukus; api yang terlalu besar bisa membuat kue merekah tidak cantik, sementara api yang terlalu kecil justru bisa menyebabkan kue bantat.
Terakhir, untuk menjaga kualitas dan kesegaran, putu ayu tape ketan sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara di suhu ruang dan dikonsumsi dalam 1 hingga 2 hari. Jika ingin disimpan lebih lama, kamu bisa menyimpannya di kulkas, namun sebaiknya dihangatkan kembali sebelum disajikan untuk mendapatkan tekstur terbaiknya.
Apakah tape ketan harus ditiriskan sebelum digunakan?
Ya. Tape sebaiknya ditiriskan terlebih dahulu agar cairan berlebih tidak membuat adonan terlalu encer.
Mengapa putu ayu bisa bantat?
Putu ayu bisa bantat karena telur kurang mengembang, adonan terlalu banyak diaduk, atau kukusan belum cukup panas ketika adonan dimasukkan.
Berapa lama putu ayu tape ketan dikukus?
Umumnya sekitar 15–20 menit menggunakan api sedang. Waktu dapat disesuaikan dengan ukuran cetakan.
Apakah kelapa parut perlu dikukus terlebih dahulu?
Sebaiknya iya. Kelapa dapat dikukus dengan sedikit garam dan daun pandan selama sekitar 10–15 menit agar lebih harum dan tidak cepat basi.
(kpl/nti)