Kapanlagi.com - Cuaca mendung atau musim hujan memang paling nikmat jika ditemani dengan kudapan yang hangat dan manis. Salah satu pilihan yang patut dicoba adalah resep hotteok korea, pancake isi gula merah dan kayu manis yang belakangan ini semakin populer di kalangan pencinta kuliner tanah air. Sensasi adonan roti yang digoreng garing di luar namun lembut di dalam, berpadu dengan lelehan sirup gula yang panas, dijamin akan memanjakan lidah siapa saja yang menyantapnya.
Melansir dari laman resmi Korea Tourism Organization (VisitKorea), hotteok merupakan salah satu jajanan kaki lima atau street food yang paling dicari saat musim dingin tiba di Korea Selatan. Bagi KL Lovers yang sering menonton drama Korea, pasti sudah tidak asing dengan pemandangan karakter favorit kalian meniup-niup hotteok panas di tengah udara dingin. Ternyata, camilan legendaris ini konon diperkenalkan oleh pedagang Tiongkok yang menetap di Korea pada akhir abad ke-19 dan telah beradaptasi dengan selera lokal menjadi lebih manis.
Kabar baiknya, membuat camilan autentik ini tidak sesulit yang dibayangkan dan bahan-bahannya sangat mudah ditemukan di supermarket lokal. Kita tidak perlu jauh-jauh terbang ke Seoul, cukup siapkan tepung, ragi, dan gula merah untuk mempraktikkan cara membuat hotteok yang empuk dan anti gagal di dapur sendiri. Yuk, simak langkah-langkah lengkapnya di bawah ini!
Advertisement
Sebelum masuk ke dapur, ada baiknya kita mengenal sedikit tentang karakteristik unik hotteok. Berbeda dengan pancake gaya Barat yang menggunakan baking powder dan bertekstur seperti bolu, hotteok menggunakan ragi (yeast) sehingga adonannya lebih mirip roti goreng atau donat. Teksturnya kenyal (chewy) berkat penggunaan tepung beras ketan di dalam campurannya. Isian klasik yang paling umum adalah campuran brown sugar, bubuk kayu manis, dan kacang-kacangan yang akan meleleh menjadi sirup karamel saat dipanaskan.
Untuk menghasilkan hotteok yang sempurna, takaran bahan harus pas. Berikut adalah bahan yang perlu disiapkan untuk membuat sekitar 8 buah hotteok.
Proses pembuatan hotteok membutuhkan kesabaran saat proses fermentasi (proofing) agar adonan mengembang sempurna.
Campurkan air hangat, gula pasir, dan ragi instan dalam wadah kecil. Aduk perlahan dan diamkan selama 5-10 menit hingga muncul buih atau busa, tanda ragi aktif. Dalam mangkuk besar, campurkan tepung terigu, tepung beras ketan, dan garam. Tuangkan larutan ragi tadi beserta 1 sendok makan minyak goreng. Aduk rata menggunakan spatula kayu atau tangan hingga adonan menyatu. Ingat, adonan hotteok memang cenderung lengket dan lembek, jadi jangan tergoda menambah tepung berlebihan.
Tutup mangkuk adonan dengan kain bersih yang lembap atau plastic wrap. Diamkan di suhu ruang yang hangat selama 1 jam hingga adonan mengembang dua kali lipat. Jika cuaca sedang dingin, proses ini mungkin memakan waktu lebih lama.
Sambil menunggu adonan mengembang, campurkan brown sugar, bubuk kayu manis, dan kacang cincang dalam mangkuk kecil. Aduk hingga rata dan sisihkan. Pastikan tidak ada gumpalan gula yang terlalu besar agar isian bisa meleleh merata.
Setelah adonan mengembang, kempiskan untuk membuang gasnya (tinju perlahan). Ini adalah tahap krusial: olesi kedua telapak tangan KL Lovers dengan minyak goreng agar adonan tidak lengket di tangan. Ambil segenggam adonan (sekitar 50-60 gram), pipihkan di telapak tangan, lalu beri 1 sendok makan isian gula di tengahnya. Tutup rapat pinggirannya dengan cara mencubit-cubit adonan hingga membentuk bola bulat sempurna. Pastikan tidak ada celah agar gula tidak bocor saat digoreng.
Panaskan wajan datar (pan) dengan minyak yang cukup banyak (sedikit tergenang atau semi-deep fry) menggunakan api sedang-kecil. Masukkan bola adonan dengan sisi lipatan menghadap ke bawah. Biarkan sejenak hingga bagian bawah agak kecokelatan, lalu balik adonan. Segera tekan adonan dengan alat penekan hotteok (hotteok press) atau spatula datar yang sudah diolesi minyak hingga bentuknya pipih melebar. Goreng bolak-balik hingga kedua sisi berwarna cokelat keemasan dan matang merata.
Kegagalan yang sering terjadi saat membuat hotteok adalah isian yang meletus atau bocor keluar wajan. Berikut tips jitu mengatasinya:
Meskipun versi gula merah dan kayu manis adalah yang paling autentik, KL Lovers bisa berkreasi dengan isian lain. Di Korea sendiri, variasi savory (asin) seperti isian japchae (bihun goreng korea), keju mozzarella, hingga kimchi juga sangat digemari. Untuk versi manis modern, isian cokelat leleh atau selai kacang juga bisa jadi alternatif menarik bagi si kecil.
Menyantap hotteok paling nikmat saat masih panas, sesaat setelah diangkat dari wajan. Namun, hati-hati saat menggigitnya, ya! Sirup gula di dalamnya sangat panas dan bisa membakar lidah jika tidak waspada. Selamat mencoba resep ini di rumah!
Hotteok menggunakan campuran tepung terigu protein sedang (serbaguna) dan tepung beras ketan (glutinous rice flour) untuk menghasilkan tekstur kenyal.
Adonan hotteok memang memiliki kadar air tinggi agar hasilnya empuk dan lembut setelah digoreng. Gunakan minyak di tangan agar mudah dibentuk, jangan tambah tepung.
Secara tradisional hotteok wajib pakai ragi untuk rasa dan tekstur roti. Jika tanpa ragi (pakai baking powder), hasilnya akan lebih mirip pancake biasa atau lempeng, bukan hotteok autentik.
Hotteok paling enak dimakan langsung. Namun, jika bersisa, bisa disimpan di kulkas 1-2 hari dan dipanaskan kembali di teflon atau air fryer agar kembali renyah.
Kemungkinan besar karena api terlalu besar sehingga kulit sudah gosong sebelum panas mencapai bagian dalam, atau jenis gula yang dipakai terlalu kasar. Gunakan api kecil dan tutup wajan sebentar saat memasak.
(kpl/ibr)