Kapanlagi.com - Tempe kukus telur dan daun bawang bisa menjadi pilihan lauk sederhana ketika ingin mengolah tempe dengan cara yang berbeda. Perpaduan tempe yang gurih, telur yang lembut, dan aroma daun bawang menghasilkan hidangan rumahan yang mudah dibuat.
Proses mengukus juga membuat resep ini tidak membutuhkan banyak minyak dalam pengolahannya. Dengan bahan yang mudah ditemukan, tempe kukus telur dan daun bawang cocok disajikan bersama nasi hangat untuk menu sehari-hari.
Berikut resep lengkapnya, dihimpun KapanLagi.com dari berbagai sumber, Kamis (27/8).
Advertisement
Resep ini menggunakan bahan-bahan sederhana dengan bumbu dasar agar rasa tempe, telur, dan daun bawang tetap terasa. Takaran dapat disesuaikan dengan selera, terutama untuk penggunaan garam dan lada.
250 gram tempe
2 butir telur ayam
2 batang daun bawang
2 siung bawang putih, cincang halus
3 butir bawang merah, iris tipis
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh lada bubuk
1/2 sendok teh kaldu bubuk, opsional
50 ml air
Minyak secukupnya untuk menumis
Cabai merah atau cabai rawit, opsional
Potong tempe menjadi beberapa bagian, lalu kukus selama sekitar 10 menit agar teksturnya lebih mudah dihancurkan. Setelah agak hangat, haluskan tempe menggunakan garpu atau ulekan.
Tumis bawang merah dan bawang putih dengan sedikit minyak hingga harum. Masukkan ke dalam tempe yang sudah dihaluskan, kemudian tambahkan garam, lada, dan kaldu bubuk jika digunakan.
Iris tipis daun bawang, lalu masukkan sebagian ke dalam campuran tempe. Tambahkan telur dan air, kemudian aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
Tuangkan adonan ke dalam wadah tahan panas yang sudah diolesi sedikit minyak. Ratakan permukaannya dan taburkan sisa daun bawang di atasnya.
Panaskan kukusan terlebih dahulu hingga air mendidih. Kukus adonan dengan api sedang sampai bagian tengahnya matang dan tidak lagi cair.
Untuk memastikan hidangan berbahan telur matang dengan aman, suhu bagian tengah sebaiknya mencapai setidaknya 71°C (160°F) bila diukur menggunakan termometer makanan.
Angkat, diamkan sebentar agar uap panas berkurang, kemudian potong sesuai selera dan sajikan.
Tekstur tempe yang terlalu halus dan banyaknya cairan dapat membuat hasil akhir lebih lunak. Karena itu, gunakan air secukupnya dan pastikan adonan tercampur rata sebelum dimasukkan ke dalam wadah kukusan.
Jangan memenuhi wadah terlalu tinggi agar panas dari kukusan dapat mencapai bagian tengah adonan dengan lebih merata. Waktu pengukusan juga dapat berbeda tergantung ukuran dan ketebalan wadah yang digunakan.
Jika ingin tekstur yang lebih berisi, tempe cukup dihancurkan kasar sehingga masih terdapat potongan kecil di dalam adonan. Daun bawang juga sebaiknya diiris tipis agar aromanya menyebar tanpa membuat adonan terlalu basah.
Tempe kukus ini paling sederhana disajikan sebagai lauk bersama nasi putih hangat. Anda juga bisa menambahkan sambal, irisan cabai, atau sayuran rebus sebagai pelengkap sesuai selera.
Untuk rasa yang lebih kuat, tambahkan sedikit cabai rawit atau cabai merah ke dalam adonan. Jika ingin rasa yang lebih ringan, cukup gunakan bawang, lada, garam, dan daun bawang tanpa tambahan cabai.
Apabila masih tersisa, simpan hidangan dalam wadah tertutup dan segera masukkan ke lemari pendingin setelah uap panas berkurang. Pedoman USDA (United States Department of Agriculture) menyarankan makanan mudah rusak tidak dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam dan makanan matang umumnya digunakan dalam waktu 3–4 hari bila disimpan dengan benar di lemari pendingin.
1. Apakah tempe perlu dikukus sebelum dicampur dengan telur?
Tempe sebaiknya dikukus terlebih dahulu agar lebih mudah dihancurkan dan dicampurkan dengan bahan lainnya. Namun, pastikan tempe tidak terlalu lama dikukus agar teksturnya tidak terlalu basah.
2. Berapa lama tempe kukus telur dan daun bawang perlu dimasak?
Waktu pengukusan bergantung pada ukuran dan ketebalan adonan serta wadah yang digunakan. Masak hingga bagian tengah adonan benar-benar set dan tidak lagi cair; jika menggunakan termometer makanan, telur sebaiknya mencapai suhu internal minimal 71°C.
3. Apakah tempe kukus telur bisa dibuat tanpa menumis bawang?
Bisa. Bawang merah dan bawang putih dapat langsung dicampurkan ke dalam adonan, meski menumisnya terlebih dahulu dapat memberikan aroma dan rasa yang lebih kuat.
4. Mengapa tempe kukus telur terasa terlalu lembek?
Tekstur yang terlalu lembek dapat disebabkan oleh terlalu banyak air atau adonan yang terlalu tebal. Gunakan cairan secukupnya dan pilih wadah yang tidak terlalu dalam agar adonan matang lebih merata.
5. Berapa lama tempe kukus telur dapat disimpan di kulkas?
Jika masih tersisa, simpan dalam wadah tertutup dan masukkan ke lemari pendingin sesegera mungkin. Makanan matang yang disimpan dengan benar pada suhu 4°C atau lebih rendah umumnya sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 3–4 hari.
(kpl/rmt)