5cm: Revolusi Hati Eksplor Laut, Olivia Morisson Mengaku Nangis
Setelah 12 tahun, semesta 5CM kembali lewat prekuel berjudul 5CM: REVOLUSI HATI. Jika film pertamanya menyorot pendakian Gunung Semeru dengan sinematografi megah dan dirangkul 2,4 juta penonton, kali ini cerita bergerak ke lautan sebagai lanskap utama. Emil Heradi duduk di kursi sutradara, melanjutkan tradisi visual yang sebelumnya diperkenalkan Rizal Mantovani.
Dari materi promosi yang sudah tayang, 5CM: REVOLUSI HATI tampak menempatkan laut sebagai panggung cerita. Momentum itu juga dibawa para pemain saat meet and greet di Indonesia Comic Con, membagikan pengalaman syuting sekaligus menegaskan arah visual prekuel ini yang kembali mengandalkan bentang alam.
Dalam sesi meet and greet 5CM: REVOLUSI HATI di Indonesia Comic Con, Minggu (4/10/2026), para pemain menceritakan proses syuting selama 20 hari. Lokasinya berpindah-pindah, mulai dari Taman Nasional Baluran, deretan pantai di Banyuwangi, Pulau Menjangan, hingga Lombok. Momen di Pulau Menjangan menjadi salah satu yang paling mereka ingat karena benar-benar dekat dengan satwa liar. "Paling mengesankan Ketika di Pulau Menjangan. Seperti namanya, di situ ada puluhan, mungkin ratusan rusa," ujar salah satu pemain kepada pengunjung Comic Con yang memadati venue. Perpindahan lokasi dari darat ke laut memberi warna berbeda bagi para pemain. Mereka merasakan kondisi yang berubah-ubah setiap hari, menyesuaikan kebutuhan pengambilan gambar sekaligus menjaga stamina di tengah jadwal yang padat.
Di balik suasana syuting yang penuh rasa syukur menikmati bentang alam, Olivia Morisson mengalami insiden saat pengambilan gambar di laut lepas. Ia menceritakan awal mula kejadian yang membuatnya panik. "Tiba-tiba aku merasa di tangan aku kok ada yang panas, terus aku ngeliat di tangan aku ada ubur-ubur, terus di situ aku langsung teriak kenceng banget," tuturnya membuka cerita. Respons dari rekan-rekan pemain saat itu tidak sesuai dugaannya. Alih-alih panik, mereka sempat tertawa karena mengira Olivia sedang bercanda. "Mereka piker aku bercanda. Tapi aku nangis. Oh my God please please ini sakit banget," lanjutnya. Setelah melihat kondisinya, barulah tim dan pemain lain menyadari Olivia membutuhkan bantuan medis. Kejadian itu terjadi di tengah jadwal pengambilan gambar di laut, sehingga penanganan segera menjadi prioritas.
Bimasena menanggapi cerita Olivia dengan menyebut reaksi awal mereka dipengaruhi kebiasaan Olivia di lokasi yang dianggapnya sering berlebihan. Ia menyampaikan hal itu sambil mengingat suasana syuting kala itu. "Dia itu lebay banget orangnya, serius, dia aslinya waktu syuting semua dipermasalahin. Jadinya kita saat itu beranggapan, 'hadeh apa lagi ini'," ujarnya bercerita. Pernyataan Bimasena disambut tawa seluruh pemain, termasuk Olivia. Momen tersebut menjadi bagian dari dinamika kebersamaan mereka di lokasi, yang juga memperlihatkan keakraban antar pemain selama proses syuting.
Di prekuel ini, karakter Zafran tidak lagi diperankan oleh Herjunot Ali, melainkan oleh Roman King sebagai versi muda. Bagi Roman, ini kesempatan penting untuk menyelami sosok Zafran yang sebelumnya lekat di mata penonton. Zafran digambarkan energik dan mencintai sastra. Kemampuannya merangkai puisi menjadi warna dalam interaksi dan pertemanannya, ciri yang ingin dijaga Roman saat membawa Zafran di fase lebih muda. Roman menyebut dorongan langsung dari Herjunot Ali membuatnya semakin yakin. "Ya aku sih happy banget ya dan sangat respect banget sama Mas Herjunot untuk support-nya, kayak itu it means the world to me, kayak validation to go you know buat aku. Jadi kayak bisa main Zafran versi muda itu udah kayak honor banget. Jadi kayak sama dengan support dia itu it means the world," ujar Roman King.
5CM: REVOLUSI HATI dijadwalkan tayang di bioskop pada akhir tahun 2026. Film produksi Soraya Intercine Films ini diproduseri Sunil Soraya dan disutradarai Emil Heradi.Deretan pemain muda yang tampil antara lain Roman King, Rachel Aseelah, Wironggo Vercaemer, Ali Fikry, Olivia Morisson, dan Bimasena. Formasi ini menjadi tulang punggung cerita prekuel yang bergerak ke sisi lautan. Dengan lansekap bahari sebagai latar, 5CM: REVOLUSI HATI melanjutkan tradisi visual 5CM yang kuat pada pemandangan alam, namun kini berpindah dari pegunungan ke samudra.