Denada Ngajak Ketemu Lewat Chat, Ressa Tantang Datang Langsung
Komunikasi antara Denada dan Ressa Rizky Rosano mulai terjalin, meski masih sebatas pesan singkat. Pihak Ressa membenarkan adanya pesan WhatsApp dari Denada yang mengajak untuk bertemu.
Namun, respons Ressa terhadap ajakan tersebut terkesan dingin dan penuh kehati-hatian. Ressa mengaku sempat membalas pesan tersebut, namun ia merasa cara Denada mengajaknya bertemu kurang tepat.
Baca berita Denada lainnya di Liputan6.com.
Menurut Ressa, jika Denada benar-benar niat ingin bertemu, seharusnya sang penyanyi bisa langsung menemuinya tanpa perlu basa-basi lewat pesan singkat, mengingat keberadaan Ressa di Jakarta sudah diketahui banyak orang. Ia pun menantang ibunya itu untuk langsung bertemu.
"Kan gini intinya kan pastinya kan Mbak Denada kan tahu Ressa di mana- di mananya Jakarta, kenapa nggak langsung aja gitu, kenapa harus melalui WhatsApp?" ucap Ressa saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).
Ronald Armada, kuasa hukum Ressa, menambahkan bahwa kliennya sempat membalas pesan Denada dengan cukup panjang lebar. Namun, balasan tersebut belum mendapatkan respons balik yang memuaskan.
Hal ini semakin membuat Ressa ragu akan kesungguhan Denada. "Dia tadi menunjukkan sama saya balasan chat itu panjang sekali. Jadi di situ saya baca ada kecanggungan bagi dia sebetulnya untuk memulai lagi komunikasi," kata Ronald.
Pihak Ressa menantang Denada untuk menunjukkan keberanian dan ketulusannya dengan datang langsung menemui mereka. Ronald bahkan siap memfasilitasi pertemuan tersebut jika Denada bersedia menghubungi dirinya.
"Kalau Denada memang mau, nanti saya fasilitasi, oke. Saya nggak masalah. Tetapi kalau kita yang disuruh untuk berinisiatif untuk ketemu dan datang ke Denada, saya kan sudah bilang, takutnya nanti kita nggak dibukakan pintu lagi," tegas Ronald.
Hingga saat ini, Ressa masih belum terbiasa memanggil Denada dengan sebutan ibu. Ia masih memanggil orang yang melahirkannya itu dengan sebutan mbak yang artinya adalah kakak. Ressa pun masih canggung dengan Denada, karena selama 24 tahun mereka hidup seperti orang asing.